Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.115 views

Jasa Bahasa Arab Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

SEORANG pengamat intelijen menyatakan kekhawatirannya terhadap terorisme dan radikalisme. Dalam sebuah diskusi yang diunggah sebuah media dan platform berbagi video, ia menyatakan salah satu ciri radikalisme adalah sekolah yang seluruhnya menggunakan Bahasa Arab.

Tentu pernyataan itu amat menyinggung umat Islam. Pasalnya, Bahasa Arab adalah bahasa kaum Muslimin, di mana kitab suci Al-Qur’an, hadits dan buku-buku para ulama seluruhnya berbahasa Arab.

Sebagaimana diketahui, ketika Islam hadir di tengah Bangsa Arab dan menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa agama, Bahasa Arab semakin menguat menjadi lingua franca (bahasa bersama) di berbagai wilayah, khususnya Timur Tengah.

Kaum Muslimin yang notabene menggunakan Bahasa Arab juga memiliki andil dalam ilmu pengetahuan ketika masa kekhilafahan Islam tengah berkembang pesat. Berbagai istilah Arab dalam sains masih abadi hingga kini, sebut saja aljabar, alkali, atlas, katulistiwa dan lain-lain.

Ketika Islam masuk ke nusantara, Bahasa Arab berurat akar menjadi bagian tak terpisahkan bagi umat Islam di bumi nusantara. Apalagi, sebagai negeri berpenduduk Muslim dengan pengaruh mazhab Syafi’i yang dominan, umat Islam ditekankan untuk mempelajari Bahasa Arab. Hal itu sebagaimana disampaikan Imam Syafi’i,

فعلى كل مسلم أن يتعلم من لسان العرب ما بلغه جهده...

“Maka wajib atas setiap muslim untuk mempelajari Bahasa Arab sekuat kemampuannya... (Ar-Risalah, I/48).

Begitu menyatunya Bahasa Arab dengan budaya nusantara, maka lahirlah aksara Arab Pegon. Yaitu, tulisan yang menggunakan huruf Arab atau huruf hijaiyah, akan tetapi dalam praktik bahasanya menggunakan bahasa Jawa atau bahasa daerah lainnya yang sesuai dengan selera orang yang ingin menggunakannya.

Jadi, jauh sebelum para penjajah datang, Bahasa Arab sudah lebih dulu mendarah daging dalam dunia pendidikan dan budaya bangsa Indonesia.

Maka tak heran bila Pahlawan Nasional Muhammad Natsir menyebut Bahasa Arab sebagai bahasa yang berjasa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dalam mentjapai ketjerdasan dan kemerdekaan berfikir, bahasa Arab bagi anak Indonesia adalah satu alat pentjerdasan jang terlebih dulu, lebih murah dan tidak kalah paedahnja dari bahasa asing jang lain itu!" (Capita Selecta I/106).

Selanjutnya, dalam kehidupan berbangsa den bernegara, Bahasa Arab telah memberikan sumbangsih yang tidak sedikit. Saat proklamasi kemerdekaan, Prof HM Rasjidi seorang intelektual muda waktu itu dengan kemahirannya menerjemahkan teks proklamasi ke dalam Bahasa Arab dan menyiarkannya ke Timur Tengah lewat radio.

Tak berhenti di situ, ia bersama Haji Agus Salim, Nazir Dt. Pamuntjak, Abdul Kadir, dan AR Baswedan, ditugaskan menjadi tim diplomasi RI ke Timur Tengah. Hasilnya, Arab Saudi, Mesir, Palestina, Irak dan Yordania serta Liga Arab memberi dukungan penuh bagi kemerdekaan Indonesia. Tentu berdiplomasi dengan para tokoh negara timur tengah, menggunakan Bahasa Arab.

Setelah Indonesia merdeka, Pancasila yang merupakan dasar negara banyak menyerap kosakata Bahasa Arab. Kata ‘Adil’ dalam sila kedua dan kelima, ‘rakyat’ pada sila keempat dan kelima, ‘adab’ pada sila kedua, serta ‘hikmat’, ‘musyawarah’, dan ‘wakil’ pada sila keempat.

Demikian pula pada preambule (pembukaan) UUD 1945, lagi-lagi Bahasa Arab turut mewarnai konstitusi tersebut, contoh; hak, keadilan, selamat, daulat, adil, makmur, berkat, rahmat, Allah, rakyat, umum, tertib, dan lain-lain.

Dengan demikian, Bahasa Indonesia sendiri amat banyak menggunakan kata serapan dari Bahasa Arab. Soedarno, seorang peneliti dalam bukunya “Kata Serapan dari Bahasa Arab” (1992) menemukan 2.336 buah kata bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia.

Begitu berjasanya Bahasa Arab, mengantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan, hingga menata negara, lantas apakah layak bila bahasa tersebut dituding dengan stigma negatif sumber radikalisme dan terorisme?

Sejarawan dan wartawan senior Alwi Shahab mengungkapkan; “Belanda selalu menyebut kelompok yang melakukan perlawanan terhadap penjajah sebagai radikal dan Islam fundamentalis.”

Stigma negatif atau mendiskreditkan suku bangsa lain, tentu merupakan tindakan intoleran berbau SARA yang melanggar undang undang dan bisa dipidana.

"Setiap Orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar." (UU ITE Pasal 45A ayat (2) UU 19/2016).

Seyogyanya setiap anak bangsa menjaga tutur kata dan perbuatan, agar tercipta kehidupan yang rukun dan harmonis antar sesama.* [Ahmed Widad, Relawan IDC]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Haftar Dan Saif Al-Islam Khadafi Gunakan Perusahaan Israel Untuk Jalankan Kampanye Pemilu Libya

Rabu, 27 Oct 2021 17:30

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Harga PCR Turun, Fahira Idris: Semakin Murah Semakin Baik

Rabu, 27 Oct 2021 11:49

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Harga PCR Rp300 Ribu, Legislator Bandingkan di India Bisa Mematok Harga di Bawah Rp100 Ribu?

Rabu, 27 Oct 2021 09:56

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Pentagon: Kelompok Jihadis di Afghanistan Dapat Menyerang AS Dalam Enam Bulan

Rabu, 27 Oct 2021 09:36

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Korupsi Jadi Ritual Bangsa, Berapa Harga Percaya?

Rabu, 27 Oct 2021 07:47

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Pinjol, Transaksi Ribawi yang Menjerat Umat

Rabu, 27 Oct 2021 07:37

Menag dan Kegaduhan

Menag dan Kegaduhan

Selasa, 26 Oct 2021 23:28

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Hamas Serukan Penduduk Yerusalem Lawan Israel Terkait Pembongkaran Makam Al-Yusufiya

Selasa, 26 Oct 2021 22:13

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Pemain Kriket Muslim India Jadi Sasaran Pelecehan Setelah Timnya Dikalahkan Pakistan

Selasa, 26 Oct 2021 22:00

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Anis Tegaskan PKS Fokus Bantu Kesejahteraan Masyarakat

Selasa, 26 Oct 2021 21:16

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Mustafa Kemal Attaturk Tidak Sekuler

Selasa, 26 Oct 2021 21:00

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Pemerintah Waspadai Varian Baru Corona AY.4.2 dari Inggris

Selasa, 26 Oct 2021 16:15

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Legislator PKS Desak Pemerintah Investigasi Tabrakan LRT

Selasa, 26 Oct 2021 15:54

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selamat Hari Santri, Saatnya Video Menjadi Dakwah Utama

Selasa, 26 Oct 2021 13:07

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Mantan Pejabat Intelijen Saudi Saad Aljabri Sebut Mohammed Bin Salman 'Pembunuh Dan Psikopat'

Selasa, 26 Oct 2021 09:45

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Stop Ashobiyah Qaumiyah

Selasa, 26 Oct 2021 08:58

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Mau Profit Bisnis Kuliner Meningkat? Intip Bocoran 26 Resep ini

Selasa, 26 Oct 2021 08:30

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Menag Sebut Kemenag Hadiah Untuk NU, Kader Muda PERSIS: Ahistoris

Selasa, 26 Oct 2021 08:05

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Mengapa Jokowi Butuh Ganjar?

Selasa, 26 Oct 2021 04:29

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Peringatan Hari Santri Harus Terus Menginspirasi Semangat Jihad Mengisi Kemerdekaan

Senin, 25 Oct 2021 23:10


MUI

Must Read!
X