Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.965 views

Mengungkap Rahasia Metodologi Islam dalam Pendidikan Dasar di Barat

 

Oleh: Ustadzah Nia Nuraeni Gustini, Lc.,M.A.

(Disampaikan dalam Seminar Metodologi Pendidikan Islam di SDIT An-Najahul Islami Bekasi, 2 Februari 2019)

Pendidikan Dasar di Barat khususnya di Australia, saat ini menyesuaikan dengan perkembangan manusia. Metodologi ini bukan hal baru, karena jauh sebelumnya sudah tertuang dalam Kitab Suci Al-Qur'an:

“Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat” (Qs Al-Insan 2).

Jadi, pendidikan dasar lebih diutamakan pada kemampuan mendengar terlebih dahulu, sebelum mengasah kemampuan melihat, berpikir dan berbicara.

Di Australia, anak-anak mulai dari bayi sudah terbiasa dibacakan cerita. Anak-anak diajarkan aturan melalui cerita, seperti cara bertanya, mengontrol diri, empati terhadap sesama, dan sebagainya. Inipun sesuai dengan nilai Islam yang mengutamakan akhlakul karimah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak mulia” (HR Bukhari).

Pengajaran anak yang berurutan (step by step) mulai dari budaya mendengar, baru kemudian melihat, berpikir hingga berbicara, akan memberikan hasil positif, antara lain: anak-anak didik akan lebih patuh kepada aturan.

...Pendidikan Dasar di Barat saat ini menyesuaikan dengan perkembangan manusia. Jauh sebelumnya metodologi ini sudah tertuang dalam Kitab Suci Al-Qur'an...

Metodologi Pendidikan yang Keliru di Indonesia

Sementara di Indonesia, sebagian besar pengajaran dimulai dari melihat. Misalnya anak diajarkan membaca sejak dini sebelum memasuki sekolah dasar. Atau anak diajarkan baca Iqro’ sebelum sering diperdengarkan Al-Qur’an.

Karena diawali dari membudayakan ‘melihat’, akibatnya anak-anak menjadi kurang berkembang akhlaknya. Ketika diberikan suatu perintah, anak lebih sulit untuk patuh.

Contoh lain dari pengembangan budaya ‘melihat’ dibandingkan ‘mendengar’ di Indonesia, anak-anak dikenalkan televisi, ponsel, dan gadget sejak dini. Berbeda dengan kebiasaan di luar negeri yang lebih sering membacakan cerita kepada anak.

Akibat dari salah urutan mengajar tadi, akhlakul karimah pada anak kurang terbentuk. Anak hanya shalat atau mengaji ketika disuruh, tidak memahami mengapa harus shalat dan mengaji. Anak berbuat baik hanya ketika ada yang melihat, tapi ketika tidak diawasi orang tua atau guru malah berlaku buruk.

Hal ini karena tidak tertanamnya ihsan di jiwa masing-masing anak, yaitu perasaan Allah selalu melihat di manapun kita berada.

...Keseimbangan otak kanan dan kiri akan berpengaruh pada kecerdasan, kesuksesan dan akhlak seseorang dalam kehidupannya...

Makanan Sehat, Halal dan Thayyib

Nilai Islam yang dipraktikkan di Australia juga misalnya: anak-anak dibiasakan makan makanan sehat. Mereka makan kismis di pagi hari. Kismis adalah salah satu buah yang disenangi Nabi.

Dalam Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 168, manusia diperintahkan untuk makan makanan yang halal lagi baik. Memakan makanan baik ternyata penting, karena akan berpengaruh pada cara berpikir dan emosi seseorang.

Pengaruh makanan terhadap cara berpikir dan emosi anak disadari betul oleh orang tua dan guru di Australia, sehingga anak lebih dibiasakan makan buah dan air mineral sebagai snack saat pergi sekolah.

Budaya bermain di alam juga dibiasakan di Australia. Bermain di alam sangat bermanfaat untuk melatih otak kanan, yang akan berhubungan dengan akhlak yang baik.

Hal tersebut mengikuti kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Setelah dilahirkan, Nabi dibesarkan di pegunungan dan terbiasa bermain di alam seperti menggembala kambing, dan sebagainya. Ini turut berperan bagi perkembangan otak kanan beliau. Dan keseimbangan perkembangan otak kiri diasah dengan membiasakan mengerjakan segala sesuatu yang baik dengan tangan kanan.

Keseimbangan otak kanan dan kiri akan berpengaruh pada kecerdasan, kesuksesan dan akhlak seseorang dalam kehidupannya.

Semoga nilai-nilai Islam yang diadaptasi pendidikan dasar di Barat bisa diterapkan di Indonesia. [Eva Fauzah, M.Psi.]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X