Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.516 views

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

 

Oleh: Nurhayati, S.S.T.

(Pengamat Kebijakan Publik)

 

Utang negara mencapai 7000T nampaknya masih dianggap baik-baik saja oleh petinggi negeri ini. Sebut saja Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan perihal utang Indonesia ini “produktif” karena dari utang justru digunakan untuk membiayai proyek infastruktur yang beberapa tahun terakhir jor-joran dilakukan oleh Pemerintah.

Bahkan Menko Marves membandingkan utang negara ini masih kalah banyak dibanding negara-negara lain di dunia.  Dikatakan oleh Menko Marves bahwa Indonesia punya utang terkecil di dunia yakni sekitar 40 persen sekian dari PDB itu dikelola dengan baik (republika.co.id, 8/8/2022).

LBP pun yakin utang tersebut dapat dibayar dengan berbagai proyek bagus. Terlebih Indonesia menggunakannya untuk proyek yang berkualitas, salah satunya Tol Serang-Panimbang yang saat ini telah berjalan progress ground breaking.

Utang, Menolong atau Merongrong?

Nampaknya sudah menjadi hal yang biasa kita dengar bahwa hampir seluruh proyek-proyek vital termasuk infrastruktur negeri ini didanai oleh utang. Utang yang sudah mencapai 7000T bagi kalangan pengamat dan ekonom sudah mengkategorikan jumlah yang sudah tahap berbahaya.

Sebagaimana yang dikatakan oleh ekonom senior, Faisal Basri tentang posisi utang RI, menyebutkan bahwa meskipun angkanya masih dikisaran 40% dari PDB tetapi beban bunga sudah mencekik karena sudah mencapai 20% dari pengeluaran pemerintah pusat (cnbcindonesia.com, 20/8/2021).

Saat ini Beban utang RI dalam posisi tidak dalam keadaan baik-baik saja dan masuk dalam 5 besar dunia sehingga ruang fiskal pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, perlinsos hingga kesehatan menjadi terbatas karena 1/5 APBN digunakan untuk membayar bunga utang.

Mengapa utang dianggap memberikan solusi untuk pendanaan pembangunan negeri ini? Padahal jika kita meniliknya bahwa pinjaman luar negeri itu dikenakan bunga yang sangat tinggi, akhir tahun 2021 saja negara harus membayarkan bunga utang pemerintah mencapai Rp 343,5 triliun di tahun lalu (money.kompas.com, 4/1/2022).  Jumlah ini lebih tinggi dibanding tahun 2020 lalu bunga yang harus dibayarkan pemerintah adalah Rp 314,1, ada kenaikan sekitar Rp. 29,4 T. Bukankah ini menjadi beban untuk negara?

Kekayaan alam yang melimpah ruah ternyata bukan menjadi jaminan sebuah negara selamat dari jeratan utang. Sebut saja Indonesia yang memiliki tambang emas, nikel, penghasil minyak dan gas bumi terbaik di dunia justru menggantungkan hidupnya dengan utang. Alih-alih berkurang, justru setiap tahun mengalami peningkatan. Rakyat bukan sejahtera malah nelangsa tersebab beban hidup dan harga-harga yang semakin tidak terkendali.

Ini terjadi karena penerapan ekonomi kapitalisme yang menjadikan utang dan pajak merupakan sumber pembangunan ekonomi. Utang yang didapatkan pun adalah utang yang berbunga alias riba.  Dalam paradigme kapitalisme, utang yang diberikan oleh si peminjam bukanlah murni untuk tolong menolong tapi merupakan jalan untuk menguasai negara yang dipinjami dengan turut andil dalam mengontrol melalui kebijakan dinegara tersebut.

Yang terlihat sumber daya alam yang melimpah bukan mensejahterakan rakyat malah dikelola banyak oleh asing, pendek kata utang menjadikan negara menjadi tidak mandiri bahkan negara seperti menjadi tamu di negeri sendiri disebabkan mayoritas pengelolaan diserahkan kepada asing.

Pembangunan Produktif Tanpa Utang

Jika dalam sistem kapitalisme, utang adalah sumber utama pembangunan, adakah solusi untuk negara ini bisa keluar dari jeratan utang dan bisa mandiri secara ekonomi tanpa campur tangan asing lagYa, Islam sebagai agama yang syamil (sempurna) dan kamil (menyeluruh) memiliki solusi untuk pemberdayaan sumber daya yang dimiliki. Dalam ekonomi Islam, negara memiliki berbagai sumber pemasukan.

Pertama, harta kepemilikan negara yang meliputi enam macam harta, yaitu ghanimah (rampasan perang), kharaj (pajak bumi yang dahulu dibebaskan kaum muslim dengan jihad), sewa tanah milik negara, jizyah (pajak dari warga non muslim sebagai jaminan ketundukan meraka), fai (pemasukan dari barang temuan, waris yang tidak ada pewarisnya, harta sitaan), pajak (yang hanya ditarik dalam kondisi insidental dari muslim kaya apabila kondisi Baitul Mal benar-benar kosong).

Kedua, hasil dari pengelolaan harta kepemilikan umum, seperti barang tambang, hutan, dan lainnya. Ketiga, hasil dari pendapatan lain, seperti zakat harta, zakat ternak, zakat pertanian, perniagaan, emas dan perak.

Dengan sumber pemasukan yang beragam tersebut dan kegiatan ekonomi yang bertumpu pada sektor rill dan produktif, pendapatan negara akan selalu ada dari masa ke masa.

Dengan penerapan politik ekonomi Islam, negara akan mandiri secara ekonomi, tidak terjerat pada utang ke negara lain, apalagi utang riba, yang sudah jelas diharamkan oleh Allah Swt. Negara juga tidak akan membebani rakyat dengan pajak sebagaimana kapitalisme saat ini memalaki rakyat dengan dalih pajak dengan berbagai jenis pajak.

Allah ta’ala menjanjikan jaminan kesejahteraan Ketika Islam diambil sebagai solusi dalam mengarungi kehidupan ini, “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (TQS. Al-A’raf:96). Wallahu ‘alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Saudi Bebaskan Peziarah Iran Yang Ditangkap Saat Pelaksanaan Ibadah Haji 2022 Lalu

Ahad, 02 Oct 2022 21:45

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Gugatan PT 20% Ditolak MK, Sekjen PKS: Kami Hormati, Meskipun Sangat Kecewa

Ahad, 02 Oct 2022 21:44

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

PKS Terbuka Menerima Nasihat Dari Tokoh dan Ormas Islam

Ahad, 02 Oct 2022 21:32


MUI

Must Read!
X