Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.709 views

Pandangan ‘Perempuan Haid Boleh Berpuasa’ Sesat dan Menyesatkan

 

Oleh:

Siti Aisyah, S.Sos. || Koordinator Kepenulisan Komunitas Muslimah Menulis Depok

 

LAGI-LAGI saya dibuat geram atas pandangan nyeleneh yang dilakukan orang-orang liberal pembenci Islam. Sebelumnya, seorang liberal, pembela penista agama di akun Twitter-nya 5 April 2020 lalu, mengusulkan  kepada Kemenag dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk memberikan fatwa membolehkan umat Islam tidak puasa di tengah pandemi ini. Alasannya, puasa bisa diganti dengan membayar fidyah dan memberi makan untuk orang miskin.

Muncul lagi pandangan nyeleneh dari orang liberal lainnya. Di akun Instagram mubadalah.id, Ahad (2/5/2021), mengunggah alasan perempuan haid boleh berpuasa. Dalam unggahan tersebut, disebutkan tidak ada satu pun ayat Al-Qur'an yang melarang perempuan haid berpuasa dan juga hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Sayyidah Aisyah ra dan riwayat lainnya menyatakan Rasulullah hanya melarang shalat bagi perempuan haid dan tidak melarang puasa.

Pernyataan ngawur dan mengada-ada tersebut tentunya membuat kaum Muslimin geram karena sudah menyimpang dari aturan Islam. Banyak pula yang menyanggahnya. Salah satunya datang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan perempuan dilarang melaksanakan puasa Ramadhan saat datang bulan atau haid. Ketentuan itu sudah dijelaskan dalam hadits Nabi dan ijma atau konsensus ulama seluruh dunia.

Begitu juga Wakil Ketua MUI Anwar Abas angkat bicara. Menurutnya hadits dari Aisyah ra  yang disampaikan oleh Imam Muslim, menjadi salah satu rujukan soal perempuan yang haid dalam puasa. Dalam hadits itu, diceritakan Aisyah isteri nabi berkata, “Kami pernah kedatangan hal itu (haid), maka kami diperintahkan meng-qada puasa dan tidak diperintahkan meg-qada shalat.” (HR Muslim).

Ia pun memberikan hadits lainnya  yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam bentuk dialog, Nabi SAW bersabda, “Bukankah wanita itu jika sedang haid, tidak shalat dan tidak berpuasa?" Mereka menjawab, Ya." (HR Bukhari).

Nah, dari dua hadits di atas dapat disimpulkan perempuan yang haid tidak gugur kewajibannya untuk melaksanakan puasa. Dia tetap wajib berpuasa tapi harus meng-qada atau menggantinya di hari-hari di bulan lain atau di luar bulan Ramadhan. Ini merupakan kesepakatan para ulama, maka setiap Muslim harus mematuhinya.

Menurut Al hafidz Ibnu Hajar -rahimahullah-, dalam Fathul Bari Syarh hadits nomor 304 mengatakan, “Larangan shalat bagi perempuan haid adalah perkara yang telah jelas karena kesucian dipersyaratkan dalam shalat dan perempuan haid tidak dalam keadaan suci. Ada pun puasa tidak dipersyaratkan di dalamnya kesucian maka larangan puasa bagi perempuan haid itu sifatnya adalah ta’abudi (pemahaman yang harus diikuti tanpa harus mempertanyakan alasan di balik sebuah perintah syariah). Sehingga butuh suatu nash pelarangan berbeda dengan shalat.”

Seperti yang dilansir dari Itnujabar.or.id, terdapat kutipan-kutipan ijma para ulama yang menjelaskan jika seorang perempuan memilih berpuasa ketika haid dan nifas, maka puasanya tidak sah dan haram hukumnya apabila tetap melakukannya. Salah satunya menurut Al-Imam Abi al-Ma’ali Abdul Malik Ibn Abdillah Ibn Yusuf al-Juwaini (w.478H), “Umat (ulama) telah berijma bahwa yang wajib dilakukan itu adalah puasa yang sah dilakukan. Kemudian, mereka sepakat tidak sah puasa wanita haid. Karena, bagaimana bisa sah, sedangkan telah ada ijma wanita haid dianggap bermaksiat kepada Allah apabila mereka menahan diri dari yang membatalkan sembari tetap berniat berpuasa.” (Al-Juwaini, al-Talkhish Fi Ushul al-Fiqh, volume 1, halaman 422-433).

Begitu juga menurut Al-Imam Tajuddin Abdul Wahhab Ibn ‘Ali Ibn Abdil Kafi al-Subuki (w.771H) mengatakan, “Larangan berpuasa menurut agama bagi wanita haid adalah berdasarkan ijma, sehingga mereka haram berpuasa dan memang tidak sah.” (Al-Subuki, al-Ibhaj Fi Syarh Minhaj al-Wushul Ila ‘IIm al-Ushul, volume 1, halaman 79).

Memang, di dalam Al-Qur’an tidak disebutkan larangan perempuan haid berpuasa, tapi itu tidak bisa dijadikan dalih bolehnya seorang wanita berpuasa dalam keadaan haid. Begitu dalam menafsirkan sebuah hadits, tidak boleh membuat tafsirannya sesuai dengan pemahaman manusia sendiri. Sering kali tafsiran manusia menyalahi atau menyimpang dengan aturan yang Allah SWT buat.

Sebagaimana orang liberal tahun lalu meminta agar puasa bisa diganti dengan fidyah, orang liberal sekarang yang berpedapat wanita haid boleh berpuasa di bulan Ramadhan adalah pandangan sesat dan menyesatkan. 

Menjamurnya pandangan yang menyimpang tersebut karena negara kita saat ini masih menganut sistem demokrasi. Di sistem demokrasi ini akan mendorong terjadinya liberalisasi  dalam  masalah syariah dan menumbuhsuburkan pandangan menyimpang, ngawur, nyeleneh, sesat bahkan menyesatkan umat. 

Bukan kali ini saja para penista itu menyesatkan umat, tapi berkali-kali terjadi. Ini menandakan, tidak ada sanksi yang tegas bagi mereka (para penista agama), sehingga dengan seenaknya melontarkan kata-kata ngawur dan nyeleneh, tanpa ada penyesalan sama sekali. 

Dari sini jelas sekali, negara dalam sistem demokrasi tidak akan bisa melindungi akidah umat, khususnya umat Muslim. Malah terlihat membiarkan pandangan nyeleneh terus menjamur. 

Maka, jalan satu-satunya agar akidah umat Islam dapat terlindungi dan terselamatkan dari para penista agama yakni dengan adanya institusi yang menerapkan aturan Islam secara kaffah. Institusi tersebut tiada lain hanya khilafah Islam. Di bawah naungan Khilafah Islam, insyaAllah pandangan yang ngawur, nyeleneh, sesat dan menyesatkan tidak bisa tumbuh subur.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Pengacara: Israel Siksa Pejuang Pelestina Yang Ditangkap Kembali Setelah Kebur Dari Penjara Gilboa

Kamis, 16 Sep 2021 22:16

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Semarak Muktamar IV, Tiga DPW Wahdah Islamiyah Gelar Tablig Akbar Undang Sandiaga Uno

Kamis, 16 Sep 2021 21:28

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Media Sosial Perlu Dimanfaatkan untuk Sebar Pesan Wasathi

Kamis, 16 Sep 2021 20:59

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Pembina Wasathi: Umat Islam Indonesia Harus Menjadi Role Model Pelopor Toleransi

Kamis, 16 Sep 2021 20:19

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Laporan: Saudi Pertimbangkan Beli Sistem Pertahanan Udara Israel

Kamis, 16 Sep 2021 15:55

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Emmanuel Macron Klaim Tentara Prancis Bunuh Pemimpin ISIS Di Sahara Barat

Kamis, 16 Sep 2021 14:27

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Legislator Dukung Kebijakan Gubernur Anies Menutup Etalase Rokok di Minimarket

Kamis, 16 Sep 2021 10:56

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Pandemi Momentum Reformasi Total Sisdiknas, Anis Matta: Pendidikan Sudah Bisa Gratis

Kamis, 16 Sep 2021 09:46

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Bullying terhadap Para Hafidz, Siapa Intoleran?

Kamis, 16 Sep 2021 08:56

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Langgar Kedaulatan, Legislator Minta Menhan dan Menko Marves Amankan Natuna dari China

Kamis, 16 Sep 2021 08:26

Tangisan Mega

Tangisan Mega

Rabu, 15 Sep 2021 22:55

Agar Viral Dunia Akhirat

Agar Viral Dunia Akhirat

Rabu, 15 Sep 2021 22:43

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Khawatir Tertular Covid, 83 Persen Masyarakat Batalkan Rencana Bepergian

Rabu, 15 Sep 2021 22:38

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

2,5 Juta Warga KTP DKI Belum Divaksinasi, Ini Tanggapan Senator

Rabu, 15 Sep 2021 22:35

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Alquran dan Musik Tidak Bertemu dalam Satu Hati

Rabu, 15 Sep 2021 22:09

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Gerakan Nasional Sejahterakan Dai Indonesia Diluncurkan

Rabu, 15 Sep 2021 21:34

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Israel Tahan Ayah Dari Anak 'Palestina Yang Terkena Kanker, 'Tanpa Ada Rasa Kemanusiaan Atau Hormat'

Rabu, 15 Sep 2021 21:25

Senator Republik Desak Presiden Joe Biden Tetapkan Taliban Sebagai Kelompok Teroris

Senator Republik Desak Presiden Joe Biden Tetapkan Taliban Sebagai Kelompok Teroris

Rabu, 15 Sep 2021 20:15

Tentara Pemerintah Yaman Tewaskan 80 Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 2 Hari Pertempuran Di Marib

Tentara Pemerintah Yaman Tewaskan 80 Pemberontak Syi'ah Houtsi Dalam 2 Hari Pertempuran Di Marib

Rabu, 15 Sep 2021 20:00

Yunani Akan Kirim Sistem Rudal Patriot Ke Arab Saudi

Yunani Akan Kirim Sistem Rudal Patriot Ke Arab Saudi

Rabu, 15 Sep 2021 19:45


MUI

Must Read!
X