Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.755 views

Khitan Perempuan Disoal, Ada Apa?

 

Oleh:

Ernadaa Rasyidah || Penulis Bela Islam

 

AKHIR-AKHIR ini kembali masif didengungkan tuntutan pencegahan bahkan pelarangan terhadap aktivitas sunat perempuan, yang dinilai sebagai bentuk kekerasan terhadap perempuan. Mereka berdalih sunat perempuan merugikan perempuan, belum terbukti secara ilmiah serta dinilai suatu bentuk kekerasan berbasis gender.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menegaskan bahwa pemerintah serius berkomitmen mencegah terjadinya praktik perlukaan dan pemotongan genitalia perempuan (P2GP) atau sunat perempuan. Kasus ini juga sering disoroti dunia internasional bahkan dinilai merupakan suatu pelanggaran terhadap HAM. (kompas.com 01/10/2021).

 

Fatamorgana Perlindungan Perempuan

Sekilas terlihat apa yang diserukan adalah bentuk perlindungan pada perempuan, namun sebagai seorang muslim kita harus menelusuri lebih dalam adanya agenda terselubung berupa penyerangan pada syariah Islam. Terlebih khitan atau sunat bagi perempuan bukan hanya sekedar tradisi turun temurun tetapi sesuatu yang disyariatkan dalam Islam.

Bukan kali pertama, bahkan berkali-kali kaum feminis menyerang hukum-hukum Islam tentang perempuan, dengan dalil logika yang lemah. Misal kewajiban menutup aurat, kebolehan poligami, perwalian, larangan safar bagi perempuan lebih dari sehari semalam kecuali disertai mahramnya, kepemimpinan suami, pembagian waris dan sebagaianya, mereka pandang sebagai bentuk keterbelakangan dan ketidakadilan berbasis gender. Padahal aturan tersebut adalah bentuk perlindungan dan penjagaan hakiki yang berasal dari zat yang menciptakan dan mengatur manusia, yaitu Allah Swt. 

Seruan perlindungan dan perjuangan hak-hak wanita yang dilakukan oleh kaum feminis yang menuntut kesetaraan antar laki-laki dan perempuan di segala aspek, nyatanya semakin membuat perempuan jauh dari fitrahnya. Bahkan pembangkangan atas nama kesetaraan peran dan finansial menjadi momok dalam rumah tangga khususnya keluarga muslim.

Dorongan untuk eksis di ruang publik dan meninggalkan ranah domestik, terbukti menjadi keran meningkatnya kasus-kasus kekerasan dan pelecehan bagi perempuan. 

Perlindungan semu ala feminisme adalah hal yang wajar, solusi tambal sulam juga menjadi kepastian dari ide turunan sistem sekular yang menihilkan peran agama dalam kehidupan. Kebebasan individu harus dijunjung tinggi, begitupun prestasi tertinggi seorang perempuan diukur pada pencapaian materi semata.

Adapun HAM yang menjadi jargon untuk melindungi kaum perempuan, hanyalah omong kosong. Nyatanya HAM seperti pisau bermata dua, yang tajam jika sesuai dengan nafas sekulerisme dan tumpul bagi  Islam. Jika sunat perempuan dikatakan melanggar HAM, lantas dimana letak hak dan kebebasan bagi seorang meyakini hal tersebut bagian perintah dan praktek beragama? bukankah kebebasan beragama juga sesuatu yang diagungkan di dalamnya? inilah salah satu bukti standar ganda ala HAM yang di gembor-gemborkan Barat dan pengusungnya.

 

Islam Melindungi Tanpa Memandang Gender

Tidak bisa dipungkiri, sejak ketiadaan sistem Islam baik laki-laki maupun perempuan berada dalam keterpurukan di segala lini kehidupan. Kebodohan, kemisikinan, ketidakadilan menjadi menu sajian yang dipertontonkan setiap hari. Keadaan ini adalah buah penerapan sistem kehidupan yang jauh dari panduan agama.

Dalam sistem kapitalis sekuler hari ini, perempuan sering menjadi kelas kedua dalam pemenuhan hak-hak mereka. Hal tersebut berawal dari persepsi bahwa perempuan adalah objek yang bisa di eksploitasi. Kemudian muncullah ide feminisme sebagai bentuk perlawaan yang menuntut penyetaraan gender. Bukannya memberikan solusi, malah menambah keruh keadaan saat perempuan justru diposisikan untuk menyaingi laki-laki.

Islam sebagai sistem kehidupan,  memandang permasalahan perempuan dan laki-laki sebagai permasalahan manusia, tidak terpisah. Laki-laki dan perempuan bukan diciptakan untuk saling menyaingi melainkan untuk saling melengkapi. Laki-laki diwajibkan menjadi penanggung jawab dan pencari nafkah keluarganya, adapun perempuan diwajibkan sebagai ummun wa robbatul bayt (ibu dan pengatur rumah tangga). Mereka memiliki porsi dan fitrahnya masing-masing untuk bersama-sama meraih derajat takwa. Firman Allah SWT : “… Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu…” (TQS Al-Hujurat [49] : 13).

 

Hukum Islam Tentang Sunat (khitan) Perempuan

Terdapat perbedaan pendapat dikalangan para fuqoha tentang hukum sunat baik bagi laki-laki maupun perempuan, dari dalil-dalil yang dikemukakan pendapat Imam Ibnu Qudamah menyatakan, ”Adapun hukum khitan, hukumnya wajib atas laki-laki dan suatu kemuliaan (makrumah) atas perempuan, tidak wajib atas mereka.” (Ibnu Qudamah, Al-Mughni, 1/141).

Meski terdapat perbedaan mengenai hukumnya, namun mereka sepakat bahwa sunat bagi perempuan adalah yang disyariatkan. Nabi Saw. pernah bersabda kepada perempuan tukang khitan,”Jika kamu mengkhitan [perempuan], maka hendaklah kamu sisakan dan janganlah kamu berlebihan dalam memotong.” . (HR Abu Dawud). 

Adapun diantara tujuan, Ibnu Taimiyah menjelaskan tujuan sunat laki-laki adalah untuk menghilangkan najis yang terdapat dalam penutup kulit kepala penis, dan suci dari najis adalah syarat untuk melakukan ibadah salat.

Sementara tujuan khitan perempuan adalah untuk menstabilkan syahwatnya, karena apabila wanita tidak dikhitan maka syahwatnya sangat besar.” (Majmu’ Fatawa 21/114).

Maka sudah selayaknya sebagai seorang muslim meyakini setiap yang disyariatkan Allah pasti mengandung kebaikan untuk manusia. Adalah logika absurd jika ada seorang muslim yang mengatakan sunat perempuan sebagai bentuk kekerasan seksual dan merupakan bentuk kriminalisasi pada syariah jika terjadi pelarangan atasnya. Bahkan, penyerangan terhadap syariah sebenarnya adalah penyerangan terhadap Islam yang harus kita lawan. Waalahu'alam bi shawwab.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X