Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.844 views

Marabahaya Dibalik Maraknya Industri Kontes Kecantikan

 

Oleh: Helmiyatul Hidayati

Akhir tahun 2021 adalah waktu-waktu mendebarkan dan menyenangkan bagi para Pageant Lovers (Sebutan untuk para pecinta kontes kecantikan, biasanya disingkat PL). Karena triwulan terakhir tahun ini diwarnai dengan terselenggaranya 3 (tiga) besar Beauty Pageant di dunia yakni : Miss Universe, Miss World dan Miss Grand International. Selain itu beberapa kontes kecantikan tingkat internasional lainnya pun telah selesai terselenggara dan kontes kecantikan tingkat nasional masih terus produktif.

Di antara top 3 ajang tersebut, kecuali Miss Universe, perwakilan Indonesia telah berangkat ke negara-negara yang menjadi Host Country tempat berlangsungnya kompetisi. Tidak adanya delegasi dari Indonesia di ajang Miss Universe pada tahun ini, bukan hanya karena masalah pandemik, tapi kemungkinan juga karena host country adalah Israel. Sedangkan Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik sebagai bentuk kecaman atas penjajahan yang dilaksanakan Israel di tanah Palestina.

Bukan tanpa alasan, kontes kecantikan di Indonesia semakin melambungkan popularitasnya dan menjaring lebih banyak orang menjadi PL. Menurut penulis, berdasarkan komentar para netizen (PL) di akun-akun media social mereka. Salah satu factornya adalah dengan dicabutnya badan hukum ormas Islam seperti HTI dan FPI. Sehingga gelombang protes dan kritik terhadap penyelenggaraan atau terlibatnya Indonesia dalam ajang seperti ini dianggap angin lalu saja. Bahkan sebaliknya, para pengemban dakwah, justru mendapat stempel buruk karena menentang visi dan misi yang dimiliki oleh beauty pageant yang mereka agung-agungkan.

Para PL Indonesia pun semakin berani menampakkan taringnya, selain secara terang-terangan memperkenalkan “Queen” dengan megah, mewah, heboh dan sexy. Indonesia secara terang-terangan juga mengadakan Beauty Pageant bagi transgender, pemenang yang merupakan seorang transgender tidak berhenti wara-wiri berbagai media massa tanpa terpengaruh kritikan. Seorang national director pemegang lisensi beauty pageant baru-baru ini bahkan mengajukan ijin untuk menjadikan Indonesia sebagai Host Country kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Uno. Hal ini tak pelak langsung diamini oleh banyak PL.

Tanpa banyak orang sadari, industry pageant sebenarnya telah menyimpan marabahaya bagi generasi-generasi muslim masa kini. Ini bukan hanya tentang diumbarnya aurat dalam sesi Swimsuit Competition yang menjadi salah satu penjurian setiap beauty pageant. Juga bukan hanya tentang Evening Gown kekurangan bahan yang dipakai oleh para kontestan dan disiarkan ke seluruh dunia. Dimana hal ini memang bertentangan (haram) dalam hukum Islam, yang mewajibkan para wanita untuk menutup aurat dan memakai jilbab dan gamis ketika keluar dari rumahnya.

Baca: Urgen, Mari Support Dakwah Media Voa Islam

Pertama, beauty pageant mulai meracuni negara-negara Arab dan Timur Tengah. Iraq dan Iran pernah memiliki lisensi Miss Unervese. Turki dan Marocco adalah beberapa negara Islami yang memiliki lisensi Miss Universe. Pakistan memiliki lisensi Miss Grand International. Dunia Islam makin berduka dengan hadirnya Uni Emirat Arab yang baru-baru ini juga membeli lisensi Miss Universe.

Di Asia, Indonesia dan Malaysia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar; bahkan mengaku negaranya sudah cukup Islami, memiliki hampir semua lisensi beauty pageant yang ada di dunia sekarang. Memang lisensi beauty pageant dibeli oleh individu atau organisasi swasta, namun ini juga tak lepas dari kebijakan pemerintah yang tidak melarang hal ini terjadi. Dan tidak adanya kebijakan larangan keberangkatan terhadap kontestan terpilih.

Kedua, host country Miss Universe 2021 adalah Israel. Beberapa negara atau kontestan yang mendukung pembebasan Palestina memang tidak mengirimkan wakilnya ke Israel, namun jumlahnya hanya beberapa. Lebih banyak yang dating untuk berkompetisi di sana.

Miss Universe menjadi alat bagi Israel untuk mendapat pengakuan dunia. Karena dengan hadirnya para Queen dari berbagai negara menunjukkan bahwa negara-negara tersebut mengakui Israel sebagai sebuah negara. Pada dasarnya hal ini adalah langkah Israel untuk menggertak negara-negara yang menentang pembentukan Israel sebagai sebuah negara. Ini adalah pukulan besar bagi dunia Islam dan mulai mengikisnya kemanusiaan di antara bangsa-bangsa di dunia.

Ketiga, hadirnya Khadija Omar, Queen dari Somalia di ajang Miss World 2021 semakin menegaskan bahwa generasi muslim masa kini telah jauh dari Islam dan terjerat sekulerisme akut. Memang bukan pertama kalinya muslimah mengikuti ajang beauty pageant. Indonesia sendiri telah mengirimkan banyak muslimah dalam kontes-kontes kecantikan international, namun Khadija Omar menjadi kontestan berhijab pertama di kancah international.

Hadirnya Khadija Omar akan menimbulkan kesalahpahaman internasional tentang wajah Islam yang sebenarnya, terutama para muslimahnya. Muslimah sejati adalah muslimah yang mengerti jati dirinya sebagai hamba dan taat syariah-Nya. Dia akan selalu menjaga izzah dan iffah dirinya, eksistensi dirinya ditunjukkan dengan ketaatannya kepada Allah bukan melalui sebuah ajang kecantikan dunia yang bersifat sementara.

Keempat, issue yang dibawa oleh beauty pageant sangat dipengaruhi oleh perjanjian international yang diadakan oleh PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), sebelum tahun 2021 issue yang dibawa adalah tentang penghapusan diskriminasi wanita. Hal ini mengacu pada konferensi CEDAW (International Convention on Elimination of All Forms of Discrimation Againts Women) pada tahun 1979.

Dengan adanya platform berupa beauty pageant seperti ini, LGBTQ makin berkembang karena menjadikan beauty pageant sebagai wadah untuk menunjukkan diri mereka dan mendapat perhatian serta simpati dunia. Baik sebagai peserta, support system atau sebagai PL yang jumlahnya tidak terhitung.

Pada tahun 2021 ini, issue yang dibawa menyangkut tentang Climate Change yang mengacu pada konferensi COP (Conference of the Parties) baru-baru ini. Secara khusus, Miss Grand International memiliki visi advokasi untuk menghentikan perang dan kekerasan.

Padahal sudah jelas, perubahan iklim dan perang tidak bisa diselesaikan hanya dengan advokasi dari para Queen cantik jelita. Namun diperlukan sebuah aturan yang akan menyelesaikan masalah perubahan iklim dan perang tak berkesudahan dari akarnya.

Sejauh ini, penyelesaian masalah secara menyeluruh tidak bisa dilakukan oleh PBB atau negara-negara adidaya seperti Amerika dll. Bahkan tidak jarang negara-negara adidaya justru menyebabkan konflik antar negara lebih rumit dengan provokasi dan keikutcampurannya.

Islam, dengan seperangkat syariahnya yang mengatur segala aspek kehidupan menawarkan solusi yang telah terbukti secara empiric mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia yang berada dalam naungannya. Hanya ketika seluruh syariat Islam tegak, maka dunia Islam berada di puncak kejayaan. Tidak hanya melindungi kaum muslim, namun juga melindung kaum non-muslim. Dan waktu itu adalah sebentar lagi! Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47


MUI

Must Read!
X