Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
15.590 views

Ternyata Ustadz Yusuf Mansur Belum Tahu Kalau Disomasi

JAKARTA (voa-islam.com)- Meski sudah dari sepekan Somasi dilayangkan, namun ternyata Ustadz Yusuf Mansur belum mengetahui kalau disinya telah disomasi dalam soal Patungan Usaha (PU), sebab masih berada di Kota Suci Makkah.

Somasi dilayangkan warga Solo, Era Fadillah, melalui kuasa hukumnya, Hamdan Barumun SH. Sebab dirinya merasa ditipu karena telah menyerahkan dana Rp 12 juta untuk digunakan dalam bisnis PU membangun Hotel Siti di dekat Bandara Soetta, Jakarta. Namun setelah dua tahun, tidak ada penjelasan sama sekali dari Yusuf Mansur mengenai dana itu, padahal dirinya  telah menyerahkan dananya beserta lima anggota keluarganya masing-masing Rp 12 juta.

“Saya malah belum faham, saya masih berada di Makkah. Mudah-mudahan ada perlindungan Allah buat gerakan kita,” ujar Yusuf Mansur kepada Voa-Islam.Com melalui WA, Kamis (2/7) kemarin.

Menurut Yusuf Mansur, PU itu bukan sekedar bisnis, tetapi sebuah gerakan mulia, untuk menyadarkan umat Islam bahwa dengan bersatu bisa melakukan banyak hal.

Mengenai pembangunan Hotel Siti, Yusuf Mansur menjelaskan telah selesai pada 27 April 2015 lalu dan telah mengantongi ijin resmi dari pemerintah untuk beroperasi dan baru akan beroperasi penuh pada Agustus 2015 nanti, sehingga sampai  sekarang belum menghasilkan apa-apa.

Sebagaimana diberitakan Voa-Islam.Com kemarin, gara-gara merasa ditipu oleh Ustadz Yusuf Mansur setelah menyetor dana Rp 12.000.000 pada tahun 2013 lalu dalam investasi Patungan Usaha (PU), akhirnya warga Solo Era Fadillah melayangkan Somasi  kepada Yusuf Mansur. Somasi dikirimkan pada 25 Juni lalu dan telah diterima kantor  Yusuf Mansur di Jakarta pada 27 Juli lalu.

Pengacara Era Fadillah dari Kantor Hukum Barumun and Partners, Hamdan Barumun SH yang didampingi Ahmad SH menjelaskan, Somasi akan dilayangkan sampai tiga kali. Jika tidak ada tanggapan, maka akan dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Sampai sekarang Somasi pertama tidak pernah ditanggapi Yusuf Mansur.

“Sebagaimana sebuah Somasi, jika ini tidak diindahkan oleh Yusuf Mansur, bisa jadi masalah ini akan berlanjut ke Pengadilan,” tegas Hamdan Barumun.

Menurut Hamdan Barumun, Somasi itu dilayangkan kliennya dikarenakan Yusuf Mansur tidak pernah memberitahu bahwa usaha investasi Patungan Usaha itu sudah dihentikan oleh pemerintah sejak Juli 2013 lalu, dimana saat itu pemerintah sudah meminta Yusuf Mansur untuk menutup usaha investasi itu.

Selain itu Yusuf Mansur tidak pernah memberikan pertanggungjawaban terhadap penggunaan investasi yang telah disetorkan. Padahal sudah ribuan orang yang ikut investasi Patungan Usaha dari Yusuf Mansur ini. “Bahkan melalui SMS, Yusuf Mansur meminta Era Fadillah untuk ikut lagi dalam bisnis investasi baru, Koperasi Umroh dan Haji,” ungkap Hamdan Barumun.

Padahal sesuai dengan surat perjanjian kepada ada investor termasuk Era Fadillah, dana investasi akan digunakan untuk membangun Hotel Siti di Tangerang, dekat Bandara Soekarho-Hatta, dengan keuntungan 8 persen pertahun dan mulai diberikan bagi hasilnya setelah setahun. Namun ternyata setelah Hotel Siti berdiri, keuntungan bagi hasil tidak pernah diberikan oleh Yusuf Mansur, padahal yang ikut investasi tidak hanya Era Fadillah tetapi lima orang anggota keluarganya, masing-masing Rp 12,000.000. Saat ini invertasi PU telah diikuti ribuan orang di seluruh Indonesia.

“Kami juga akan melakukan gugatan perdata terhadap Yusuf Mansur, dengan mensita seluruh aset-asetnya yang dibeli dari dana masyarakat dalam investasi Patungan Usaha,” tegas Hamdan Barumun.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa staf Yusuf Mansur di Jakarta tidak memberitahu melalui telephone kalau ada Somasi dari Era Fadillah, padahal kabar ini sangat penting bagi Yusuf Mansur. Padahal sekarang sudah zaman informasi yang menjadikan jarak di dunia semakin dekat.   (Abdul Halim/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Suara Pembaca lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Warga Yogya Harap Anies Jadi Presiden Penerus Jokowi

Rabu, 05 Oct 2022 07:47

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Sampaikan Duka Cita, Yusril Dorong Komnas HAM Investigasi Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 05 Oct 2022 07:41

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Wanita Boleh Membaca Dzikir Pagi dan Sore Hari?

Rabu, 05 Oct 2022 05:38

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Tragedi Besar Akibat Suporter Tak Siap Kalah dan Polisi Represif

Selasa, 04 Oct 2022 10:51

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Anies Baswedan Resmi Jadi Bakal Capres, Fahira Idris: Kawal dari Upaya Dugaan Penjegalan

Selasa, 04 Oct 2022 09:12

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Ribuan Warga Rusia Yang Dimobilisasi Untuk Perang Di Ukraina Dipulangkan Karena Tidak Layak Bertugas

Senin, 03 Oct 2022 23:15

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

BPOM: Vaksin Covid-19 Dalam Negeri Sudah Tersertifikasi Halal

Senin, 03 Oct 2022 23:06

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

MUI Jatim Beri Dukungan Spiritual untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oct 2022 21:14

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Indonesia Masuk 100 Negara Paling Miskin di Dunia, Ini Tanggapan Legislator PKS

Senin, 03 Oct 2022 20:49

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Kelompok Hak Asasi: Israel Tahan Hampir 800 Warga Palestina Tanpa Pengadilan

Senin, 03 Oct 2022 19:15

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Hasbulla 'Mini Khabib' Magomedov Tandatangani Kesepakatan 5 Tahun Dengan UFC

Senin, 03 Oct 2022 18:35

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Partai Gelora Dorong Pihak yang Bertanggungjawab atas Tragedi Kanjuruhan Diproses Hukum

Senin, 03 Oct 2022 17:11

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

The Worldview of Islam: Kacamata Jernih Muslim Memandang Dunia

Senin, 03 Oct 2022 13:30

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Dokter Paru: Rokok Elektrik Bukan Rokok yang Sehat

Senin, 03 Oct 2022 12:44

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

NasDem Umumkan Anies Baswedan sebagai Capres

Senin, 03 Oct 2022 11:17

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Tragedi Kanjuruhan, Haedar Nashir: Satu Jiwa Saja Sangat Berharga yang Harus Dijaga

Senin, 03 Oct 2022 09:31

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Tenaga Ahli DPR RI Ajak Melek Menulis Berita

Senin, 03 Oct 2022 07:38

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Mari Bantu Operasional Dakwah Media Voa Islam

Senin, 03 Oct 2022 07:13

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Dokter Ungkap Syarat untuk Turunkan Kasus Kanker di Indonesia

Senin, 03 Oct 2022 06:41

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

JAS: Sepak Bola Harus Menjadi Hiburan Bukan Tragedi yang Memilukan

Ahad, 02 Oct 2022 21:55


MUI

Must Read!
X