Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
984 views

Tahun-tahun Suram Pembangunan Iptek Nasional

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PKS, Mulyanto menilai sejak tahun 2019 pembangunan riset dan dan teknologi (ristek) di tanah air semakin suram. Mulyanto mencatat ada beberapa momen dan kebijakan yang menjadi tolok ukur kemunduran pembangunan ristek. Terutama soal kelembagaan ristek.

Sebagai salah satu politisi yang lama berkarir di lembaga penelitian dan Kementerian Ristek, Mulyanto sangat menyayangkan kondisi ini terjadi.

Mulyanto menyarankan Pemerintah berhati-hati menata kelembagaan ristek ini agar tidak membuatnya ambruk. Sebab pembangunan techno-structure tersebut sudah melalui proses dan waktu yang panjang.

“Awalnya adalah diundangkannya UU No. 11/2019 tentang Sistem Nasional Iptek (Sisnas Iptek) yang mengganti UU. 18/2002 tentang hal yang sama. Melalui UU itu dihapus eksistensi Dewan Riset Nasional (DRN). Dewan yang semula diketuai oleh Presiden, lalu turun menjadi hanya diketuai oleh Menristek. Dengan diundangkannya UU No. 11/2019 ini DRN secara resmi dihapus,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, ada hal yang cukup mengganjal, dalam UU No. 11/2019 tidak diatur ketentuan mengenai Menteri yang bertanggung jawab untuk menjalankan UU Sistem Nasional Iptek tersebut. Dalam beberapa pasal disebut hanya Pemerintah Pusat. Padahal di dalam UU sebelumnya, yakni UU No. 18/2002 pada pasal 1 ayat (18) ditegaskan bahwa: Menteri adalah menteri yang membidangi penelitian, pengembangan, dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Jadi untuk menjalankan Sistem Nasional Iptek tidak ada menteri yang didedikasikan khusus untuk itu. Pertanyaannya adalah hilangnya ketentuan tersebut by design atau hanya sekedar ketelingsut,” tanya Mulyanto.

Selanjutnya Mulyanto juga mencatat kebijakan lain yang dianggap sebagai langkah mundur pembangunan ristek.

“Hari-hari berikutnya kita menyaksikan dengan pilu, bagaimana si Gatot Kaca N-250 yang pernah kita elu-elukan, sebagai pesawat terbang yang asli seratus persen buatan anak bangsa diderek perlahan menuju museum. Tersayat hati kita melihat drama ini karena bagi kita Si Gatot Kaca bukan saja dapat terbang fly by wire, namun yang utama is telah menerbangkan martabat kita sebagai bangsa,” papar Mulyanto.

Lalu, kata Mulyanto, kita pun menunggu-nunggu wujudnya kelembagaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai implementasi dari amanat UU No. 11/2019 tentang Sisnas Iptek, setelah Menristek/Ka. BRIN dilantik.

“Draft Perpres BRIN sudah ditandatangani Presiden, namun setahun lebih tidak diundangkan tertahan di Kemenkumham. Aneh bin ajaib, Presiden kalah pamor dari Menterinya”, urainya.

Puncaknya, imbuhnya, adalah surat Presiden akhir Maret 2021 tentang peleburan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, yang langsung membuat Menristek almarhum.

“Akhirnya publik dapat memahami, mungkin ini maksud UU. No.11/2019 yang tidak mengatur Menteri yang bertanggung jawab mengurusi Sistem Nasional Iptek,” papar Mulyanto.

Menurut Mulyanto, secara filosofis dan ukuran, tidak tepat menggabungkan Kemenristek dan Kemendikbud. Kemendikbud mengurusi PAUD sampai Pendidikan Tinggi (PT), mengurus ijazah palsu, PT abal-abal sampai soal plagiarisme. Badan yang besar. Irisannya hanya pada riset dasar yang dilakukan PT.

“Sementara Kemenristek bertugas merumuskan dan mengkoordinasikan pelaksanaan riset dan teknologi di Indonesia baik yang ada di lembaga litbang, PT, badan usaha, maupun lembaga penunjang,” pungkasnya.

Sementara itu sejak setahun terakhir wacana peleburan lemlitbang di LPNK Ristek dan balitbang kementerian teknis ke dalam BRIN terus berlanjut.

“Saya dengar lembaga litbang kementerian yang besar-besar seperti Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM sudah bersiap untuk reorganisasi menghapus Balitbangnya. Maka sebentar lagi kita akan menyaksikan pula bubarnya BPPT, LIPI, BATAN, dan LAPAN, lembaga-lembaga riset yang tradisi ilmiahnya sudah sangat panjang,” tegas Mulyanto.

Bila Pemerintah tidak hati-hati dalam mengambil kebijakan, katanya, bongkar-pasang kelembagaan ristek ini, maka bisa jadi techno-structur pembangunan Iptek nasional kita akan runtuh.

“Karena kelembagaan Iptek (orgaware) di samping SDM Iptek (humanware) adalah unsur yang utama dan menjadi pilar penting bangunan techno-structure tersebut,” terang Mulyanto.

Wakil Ketua FPKS DPR RI ini merasa Pemerintah gagal membangun peta jalan pembangunan Iptek. Kebijakan yang dibuat sebatas program jangka pendek yang bisa berubah setiap saat.

“Begawan teknologi, Prof. Dr. BJ. Habibie sudah almarhum, kita tidak bisa lagi meminta nasehat beliau. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan beliau melihat kondisi suram pembangunan ristek yang tengah berlangsung ini,” tandas Mulyanto.* [Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
KH Muhyiddin: Normalisasi Hubungan dengan Israel Tak Banyak Manfaatnya

KH Muhyiddin: Normalisasi Hubungan dengan Israel Tak Banyak Manfaatnya

Rabu, 12 May 2021 09:16

Soroti Kekerasan Israel, MUI Gelar Pertemuan Ormas Islam

Soroti Kekerasan Israel, MUI Gelar Pertemuan Ormas Islam

Rabu, 12 May 2021 09:05

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Selasa, 11 May 2021 22:46

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Selasa, 11 May 2021 22:35

Anakku Investasi Akhiratku

Anakku Investasi Akhiratku

Selasa, 11 May 2021 22:32

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Selasa, 11 May 2021 22:20

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Selasa, 11 May 2021 22:19

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Selasa, 11 May 2021 22:05

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Selasa, 11 May 2021 22:05

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

Selasa, 11 May 2021 21:58

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Selasa, 11 May 2021 21:47

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 21:45

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Selasa, 11 May 2021 21:43

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Selasa, 11 May 2021 21:11

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Selasa, 11 May 2021 17:01

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Selasa, 11 May 2021 16:57

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Selasa, 11 May 2021 16:45

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

Selasa, 11 May 2021 16:39

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Selasa, 11 May 2021 16:24

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Selasa, 11 May 2021 16:11


MUI

Must Read!
X