Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
656 views

Jadi Narasumber Diskusi HMI, Anis Sebut Jokowi Gagal Tangani Kemiskinan

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, menjadi pembicara utama dalam webinar yang diselenggarakan oleh HMI Cabang Tulungagung dengan tema "Peran Pemuda dalam Mengawal Peluang dan Tantangan Politik di Era Digital" pada Jumát (7/5/2021).

Pembicara lain dalam acara ini adalah Saivol Firdaus (akademisi dan Praktisi Hukum) dan Agnia Addini (Duta Politik & Fungsionaris Kohati PB HMI 2021-2023).

Mengawali pemaparannya, Anis menjelaskan tentang peningkatan kemiskinan di Indonesia terutama sejak terjadinya pandemic Covid-19. “Pandemi telah menyebabkan gelombang pemutusan hubungan kerja atau PHK yang cukup besar,”ungkapnya.

Selain pengangguran, jumlah rakyat miskin mengalami peningkatan dan akan semakin memburuk dengan tekanan dampak pandemi Covid-19. Pada Maret 2020 rakyat miskin meningkat sebesar 1,63 juta jiwa dari September 2019, totalnya menjadi 26,42 juta atau 9,78 persen dari penduduk Indonesia. Pada September 2019, jumlah penduduk miskin mencapai 24,79 juta atau sekitar 9,22 persen dari total penduduk Indonesia.

“”Angka ini menunjukan peningkatan sebesar 1,28 juta jiwa terhadap Maret 2019,” katanya.

Anis menekankan, meskipun digambarkan bahwa pandemi Covid-19 menjadi penyebab utama terjadinya lonjakan tingkat kemiskinan 2020, namun melihat data yang disajikan dengan rentang waktu sebelum terjadinya pandemi Covid-19, hal ini memberikan kesimpulan lain bahwa Pemerintah belum berhasil menangani kemiskinan di Indonesia. “Pandemi Covid-19 memperparah keadaan dengan banyaknya penduduk yang kehilangan mata pencaharian,”ujar Anis

Selain itu, ketua DPP PKS Bidang Ekonomi dan Keuangan ini juga mengangkat tentang isu ketimpangan. Anis memaparkan sejumlah data yang menggambarkan kondisi mutakhir, dimana menurut data BPS tahun 2020, gini ratio mengalami kenaikan menjadi 0,381 pada Maret 2020 dari 0,38 pada Agustus 2019 (BPS, 2020). “Meningkatnya gini ratio menggambarkan tidak optimalnya kinerja pemerintah dalam upaya menekan kesenjangan,”ungkapnya. Ia juga menyampaikan pendapat seorang peneliti senior terkait ekonomi Indonesia dari University of London, Anne Booth (2020) yang menilai bahwa persoalan ketimpangan pendapatan dan kekayaan di Indonesia adalah masalah yang serius, bahkan persoalan ketimpangan mutakhir juga dianggap lebih buruk dibandingkan di era Orde Baru. “Ketimpangan pendapatan yang meningkat antara yang kaya dan yang selebihnya tidak, hanya akan menciptakan ketidakstabilan sosial ke depannya, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Hal lain yang digarisbawahi oleh Anis, mengenai menurunnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM Indonesia. Pandemi Covid-19 membawa pengaruh terhadap pembangunan manusia di Indonesia. Hal ini terlihat dari perlambatan pertumbuhan IPM tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya. IPM Indonesia tahun 2020 tercatat sebesar 71,94 atau tumbuh 0,03 persen (meningkat 0,02 poin) dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Mirisnya, dilihat dari status pembangunan manusia per Propinsi pada 2020 maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar propinsi di Indonesia (23 dari 34 propinsi) berada di bawah IPM rata-rata nasional (71,94). Level pendidikan Indonesia dalam konteks internasional juga tidak terlalu memuaskan, berada dalam posisi 65 dari 141 negara terkait skills (kemampuan) dalam laporan World Economic Forum - Global Competitiveness Index 2019. Angka ini menempatkan Indonesia berada dalam urutan 4 di ASEAN dibawah Singapura (19), Malaysia (30), dan Brunei (59).

Karena itu, Anis yang menjabat sebagai wakil ketua Badan AKuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini menegaskan bahwa tugas pemuda pada hari ini adalah memberikan masukan dan menghadirkan solusi. Ia menyampaikan bahwa peluang yang dimiliki Indonesia hari ini sangat terkait dengan besarnya jumlah pengguna internet (dunia digital). Lembaga pemantau penggunaan dunia maya Hootsuiter menyampaikan pada Januari 2020, pengguna internet di Indonesia berjumlah 174,5 juta orang (64% dari populasi penduduk), 160 juta orang aktif di sosial media (59% populasi penduduk) dan terdapat 332,4 telfon seluler aktif di Indoensia (124% populasi penduduk).

“Data ini menunjukkan bahwa peran pemuda terutama dalam pemanfaatan dunia digital, sangat potensial dioptimalkan,” pesan Anis. Namun demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam penggunaan digitalisasi di Indonesia diantaranya kehadiran buzzer yang belum bisa ditertibkan, UU ITE dengan pasal karetnya serta belum meratanya akses internet. “Dengan tantangan yang ada, bukan bearti pemuda harus berhenti berkontribusi, akan tetapi justru harus memicu para pemuda untuk bisa kreatif dan inovatif lagi dalam memanfaatkan dunia digital,” pungkasnya.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Sabtu, 12 Jun 2021 21:48

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Sabtu, 12 Jun 2021 21:08

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Sabtu, 12 Jun 2021 20:45

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Sabtu, 12 Jun 2021 20:41

HRS Ulama Terzalimi

HRS Ulama Terzalimi

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Sabtu, 12 Jun 2021 19:57


MUI

Must Read!
X