Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.014 views

Lembaran Alquran Jadi Bungkus Petasan, HNW: Penistaan Berulang Perlu Diusut Tuntas

JAKARTA (voa-islam.com)--Anggota DPR sekaligus Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengutuk keras dipergunakannya lembaran-lembaran Al-Qur’an sebagai pembungkus dan bahan petasan.

Pria yang akrab disapa HNW ini sepakat dengan MUI dan Muhammadiyah yang menegaskan penggunaan lembaran Al-Qur’an sebagai bungkus petasan sebagaimana kedapatan di Ciledug, Tangerang, merupakan perbuatan penistaan terhadap AlQuran, kitab Sucinya Umat Islam, sehingga perlu diusut tuntas dan diberikan sanksi hukum yang tegas, agar tak berulang.

Apalagi, kata HNW, kasus ini sempat jadi viral di medsos yang menandakan kasus seperti ini sudah jadi perhatian publik. Dan berulangnya kejadian penistaan terhadap Agama-agama dan Simbol semua Agama yang diakui di Indonesia membuktikan makin diperlukan adanya instrumen hukum yang ‘lex specialis’ yang bisa melindungi simbol Agama-agama di Indonesia, agar bisa membuat jera siapapun yang akan kembali melakukan penistaan Agama, Tokoh Agama maupun Simbol Agama-agama yang diakui di Indonesia.

“Saya mengutuk keras berulangnya penistaan Agama, dan mendukung sikap Muhammadiyah dan MUI yang secara terbuka telah meminta agar Polisi segera mengusut kasus ini secara tuntas. Ini memang harus segera dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan umat Islam yang sangat menghormati Al-Qur’an sebagai Kitab Suci, agar kesucian Agama dan ajarannya tetap terjaga, sehingga ajaran Agama dapat dijalankan untuk kebaikan kemanusiaan, dan harmoni kerukunan antar Umat beragama juga selalu dapat dijalankan,” ujarnya melalui siaran pers di Jakarta, Senin (13/09/2021).

HNW sapaan akrabnya mengatakan untuk mendukung penegak hukum menjaga ketertiban terkait keharmonisan umat beragama, diperlukan juga instrumen hukum yang lebih memadai dan spesifik (lex specialis) untuk melindungi simbol Agama secara efektif dan sistematis.

HNW mengatakan bahwa instrumen hukum yang tersedia untuk saat ini belum menimbulkan efek jera kepada pelaku penistaan terhadap Agama Islam dan simbolnya, sehingga masih terus terjadi.

Sehingga ada tokoh Budha yang heran dengan terus terjadinya penistaan terhadap Agama Islam (Simbol atau Tokohnya) di Indonesia, Negara Pancasila, yang mayoritas warganya justru beragama Islam.

“Semakin seringnya penistaan Agama dan simbol Agama, bahkan selain saat ini dijadikan sebagai bungkus petasan, juga beberapa kali menjadi bahan lawakan atau candaan oleh para aktivis stand up comedy. Itu terjadi karena permisifnya publik, juga karena tidak adanya sanksi hukum yang tegas, sehingga para penista Agama atau Simbol Agama mengira mereka tidak melakukan pelanggaran hukum, sehingga nista itu terulang lagi dan lagi,” ujar HNW tegas.

HNW mengatakan bahwa selama ini perbuatan penistaan agama kerap kali diusut dengan UU PNPS No. 1 Tahun 1965 tentang Pencegahaan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama atau Pasal 156s KUHP, dengan ancaman maksimal 5 tahun.

“UU tersebut hanya terdiri dari 5 pasal, jadi tidak secara komprehensif mengatur perlindungan terhadap Agama atau Simbolnya seperti Rumah Ibadah maupun Kitab Suci,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat saat ini sedang menyiapkan RUU Pelindungan Tokoh Agama dan Simbol Agama (RUU PTASA) sebagai upaya untuk memberikan perlindungan terhadap semua Agama yang diakui di Indonesia dan simbol-simbolnya.

“Ini seharusnya bisa menjadi fokus prioritas DPR, agar segera bisa diundangkan, agar kejadian penistaan Agama dan Simbol Agama yang meresahkan masyarakat, tidak terulang lagi,” ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI yang salah satunya membidangi urusan Agama ini mengatakan bahwa dalam draft RUU PTASA itu telah dijelaskan secara rinci mengenai simbol-simbol Agama-agama yang diakui oleh Negara Indonesia dan yang dihormati oleh pemeluk-pemeluknya.

“Tujuannya adalah selain memberikan kepastian hukum, juga memberi pemahaman terhadap masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran hukum berupa penistaan Agama, dan agar Agama dan Simbol Agama yang sangat terkait dengan sila I Pancasila dan pasal 29 UUD NRI 1945, bisa dihormati dan dijaga,” tegas HNW.

Lebih lanjut, HNW menambahkan bahwa RUU PTASA juga mengatur upaya sistematis dalam melakukan perlindungan.

“Jadi, pengaturannya selain memberikan sanksi yang lebih keras, tetapi juga ada upaya preventif, berupa edukasi kepada masyarakat untuk menghormati simbol semua Agama yang diakui di Indonesia itu, sehingga tidak menjadi bahan penistaan, lawakan atau candaan atau hal-hal lain yang tidak meletakkannya pada posisi yang dihormati.

“Agar terciptalah kondisi yang lebih kondusif untuk merawat toleransi dan harmoni juga kokoh kuatnya kedaulatan NKRI. Dan ditengah kesulitan ekonomi dan sosial yang dialami Bangsa dan NKRI akibat covid-19, mestinya Agama dan simbol-simbolnya makin dihormati dan jadi rujukan, karena memberikan solusi untuk penguatan spirit kehidupan atasi tantangan-tantangan, jangan malah terus dibiarkan terjadinya penistaan dalam berbagai modusnya, yang bisa berdampak sangat negatif untuk eksistensi harmoni Bangsa dan keutuhan NKRI,” pungkas HNW.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07


MUI

Must Read!
X

Jum'at, 15/10/2021 16:00

Status Ibadah Menjadi Rutinitas