Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.400 views

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

JAKARTA (voa-islam.com)--Direktur Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Yusuf Wibisono menyoroti pelonggaran aktivitas sosial ekonomi oleh pemerintah yang berdampak pada kemunculan berbagai klaster baru covid-19 seperti klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan klaster PON XX Papua.

Seiring kondisi pandemi yang kian terkendali, pemerintah dengan percaya diri kini terus melonggarkan pembatasan berbagai aktivitas sosial ekonomi. Meningkatnya kembali mobilitas masyarakat secara signifikan ini, ironisnya terlihat beriringan dengan semakin melemahnya disiplin protokol kesehatan.

“Munculnya berbagai klaster Covid-19 mulai dari penyelenggaran pertemuan tatap muka sekolah hingga dari arena PON XX menunjukkan kecenderungan yang mengkhawatirkan,” kata Yusuf Wibisono dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (16/10/2021).

Dia menambahkan bahwa pemerintah dan masyarakat seolah lupa bahwa Covid-19 masih ada dan kita hanya baru beberapa bulan yang lalu merasakan getirnya serangan virus ini. Begitu pendek ingatan bangsa ini yang pada Juni-Agustus 2021 lalu dihantam gelombang ke-2 begitu keras.

“Pemulihan pandemi Indonesia yang sangat menjanjikan ini kemudian memunculkan euphoria sebagian kalangan masyarakat dan bahkan berspekulasi bahwa Indonesia kini telah mencapai herd-immunity,” ujar Yusuf.

Yusuf menegaskan bahwa dengan penduduk yang telah mendapat vaksin ke-1 dan ke-2 berturut-turut baru di kisaran 35 dan 20 persen dari total penduduk, herd-immunity jelas masih jauh dari tercapai.

“Seandainya vaksinasi berjalan cepat dan optimal, herd-immunity tetap sulit diraih. Dalam skenario konservatif dengan cakupan vaksinasi di kisaran 74 persen populasi, dan dengan menggunakan asumsi daya penularan virus (R0) 3,0 seperti varian awal di Wuhan, maka dibutuhkan tingkat efikasi vaksin setidaknya 90 persen, untuk meraih herd-immunity,” ucap Yusuf.

Menurut Yusuf kehadiran varian baru yang jauh lebih menular, yaitu Alpha (R0 = 4,5) dan Delta (R0 = 6,5), membuat skenario herd-immunity akan sangat sulit tercapai, bahkan bisa dikatakan mustahil.
Dari simulasi yang dilakukan IDEAS, Untuk R0 = 4,5 setidaknya dibutuhkan tingkat efikasi vaksin 85 persen dengan cakupan vaksinasi 92 persen populasi. Sedangkan untuk R0 = 6,5 setidaknya dibutuhkan tingkat efikasi vaksin 90 persen dengan cakupan vaksinasi 94 persen populasi.

“Hipotesis lain dari kinerja tinggi pemulihan pandemi Indonesia adalah besarnya herd-immunity yang diperoleh bukan dari vaksin, namun dari paparan virus di masa lalu,” ungkap Yusuf.

Spekulasi ini mendapat dukungan dari beberapa temuan empiris. Survei serologi di DKI Jakarta pada Maret 2021 menemukan sekitar setengah penduduk Jakarta pernah terinfeksi Covid-19. Terkini, Universitas Washington mengestimasi sekitar 29 persen penduduk Indonesia pernah terinfeksi Covid-19.

“Survei kami pada Agustus 2021 menemukan hal serupa yaitu tingginya tingkat infeksi dari gelombang ke-2, terutama di Jabodetabek dan wilayah perkotaan. Dalam 3 bulan terakhir, sebanyak 20,8 persen responden di Jabodetabek mengaku pernah terpapar Covid-19,” beber Yusuf.

Lebih jauh, 48,0 persen responden di Jabodetabek mengaku ada anggota keluarga inti mereka (anak, istri-suami, ayah-ibu, adik-kakak) yang pernah terpapar Covid-19 dalam 3 bulan terakhir.

“Fakta yang semakin sulit dibantah adalah imunitas populasi baik yang berasal dari vaksin maupun infeksi Covid-19 sebelumnya, tidaklah bertahan selamanya. Vaksin memberi perlindungan 6 bulan pasca vaksinasi, setelahnya perlindungan vaksin akan memudar secara perlahan,” tutur Yusuf.

Vaksin yang memiliki tingkat proteksi 90 persen terhadap Covid-19 misalnya, diperkirakan hanya akan efektif 70 persen setelah 6-7 bulan.

Fenomena reinfeksi juga menunjukkan bahwa imunitas dari paparan virus di masa lalu juga tidak bertahan selamanya. Survei IDEAS menunjukkan bahwa dalam 3 bulan terakhir, sebanyak 40,7 persen responden di Jabodetabek mengaku ada diantara responden, keluarga, kerabat, atau tetangga/teman dekat mereka, yang sudah pernah terpapar Covid-19 sebelumnya, kembali terpapar Covid-19 (reinfeksi) di gelombang ke-2.

“Situasi pandemi ke depan masih sangat dinamis, ketidakpastian masih sangat tinggi, lengah dan berpuas diri adalah sebuah kesalahan fatal, terlebih bagi negeri yang baru saja dihantam kerasnya serangan virus gelombang ke-2,” tutup Yusuf.*[Ril/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Omnibus Tertabrak Bus

Omnibus Tertabrak Bus

Rabu, 01 Dec 2021 10:51

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Berhenti Merokok Cegah PPOK dan Kanker Paru

Rabu, 01 Dec 2021 10:25

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Masyarakat Harus Waspada Saat Bertransaksi Digital

Rabu, 01 Dec 2021 10:13

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Permendikbud Ristek Nomor 30 Tahun 2021 Abai Terhadap Perzinahan

Rabu, 01 Dec 2021 10:09

Tasyakuran Milad ke-17, LAZ Al Azhar Sampaikan Pencapaian

Tasyakuran Milad ke-17, LAZ Al Azhar Sampaikan Pencapaian

Rabu, 01 Dec 2021 10:04

Ambisi Erick

Ambisi Erick

Rabu, 01 Dec 2021 09:24

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Dewan Da’wah Kota Bukittinggi Gelar Pelatihan Rohis Tingkat SLTA

Rabu, 01 Dec 2021 09:00

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Fahri Hamzah: Pemerintah Buka Dong Peluang Bagi Daerah Ajukan Calon Presiden

Rabu, 01 Dec 2021 06:34

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Bukhori Dukung Keberpihakan Menteri Agama kepada Guru Madrasah Honorer

Rabu, 01 Dec 2021 06:15

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Komisi Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel Gagas Pengkaderan Ulama Setara Program Pascasarjana

Rabu, 01 Dec 2021 06:06

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian 3-Selesai)

Rabu, 01 Dec 2021 04:22

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Permendikbudristek PPKS Terlalu Sekuler

Rabu, 01 Dec 2021 02:02

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-2)

Selasa, 30 Nov 2021 23:17

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

BPJPH Dorong Produk Halal UMK Perluas Jaringan Pemasaran Hingga Mall

Selasa, 30 Nov 2021 21:37

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Algojo Baliho Siap Terapkan Gaya Era Soeharto

Selasa, 30 Nov 2021 21:25

Diskriminasi Hukum

Diskriminasi Hukum

Selasa, 30 Nov 2021 20:23

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Mahasiswa IAIN Kendari Kembangkan Jeruk Etno Tolaki untuk Bahan Hand Sanitizer

Selasa, 30 Nov 2021 20:05

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

DDII Jawa Barat Minta Permenristek No 30 Tahun 2021 Dicabut

Selasa, 30 Nov 2021 20:00

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

As’ad Humam, Kiai Legendaris Muhammadiyah Penemu Metode Iqro’

Selasa, 30 Nov 2021 19:48

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Pembuka Hidayah Jilid 2: Novel Uwa Ajengan (Resensi Buku, Bagian-1)

Selasa, 30 Nov 2021 19:30


MUI

Must Read!
X