Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.923 views

Seperti Apa Bumi 4,5 Tahun Lalu? Ilmuwan Beri Gambarannya

JAKARTA (voa-islam.com) - Tim ilmuwan internasional yang dipimpin oleh Paolo Sossi dari ETH melakukan penelitian yang membuat wawasan baru mengenai atmosfer Bumi pada 4,5 miliar tahun lalu. Hasil penelitian itu juga dapat berimpilkasi pada kemungkinan mengenai asal usul kehidupan di Bumi. 

Pada 4,5 miliar tahun lalu, tidak ada seorang pun yang mengetahui tentang planet ini. Alih-alih hutan, gunung, maupun laut yang terlihat oleh manusia saat ini, permukaan Bumi saat itu diyakini tertutup sepenuhnya oleh magma. 

Upaya penelitian internasional baru yang dipimpin oleh Paolo Sossi, peneliti senior di ETH Zurich dan NCCR PlanetS, berupaya untuk mengangkat beberapa misteri atmosfer purba bumi. Penemuan ini dipublikasikan di jurnal Science Advances.

"Empat setengah miliar tahun yang lalu, magma terus-menerus bertukar gas dengan atmosfer di atasnya, udara dan magma pun saling memengaruhi,” ujar Sossi, dilansir Phys, Sabtu (28/11). 

Guna mempelajari atmosfer purba Bumi yang sangat berbeda dari sekarang, para peneliti membuat magma sendiri di laboratorium. Mereka melakukannya dengan mencampurkan bubuk yang cocok dengan komposisi dari bahan batuan cair yang muncul ketika gunung berapi meletus itu dan memanaskannya. 

Sossi mengatakan komposisi bubuk yang seperti mantel membuatnya sulit untuk meleleh, karena itu dibutuhkan suhu yang sangat tinggi sekitar 2.000 derajat celcius.

Diperlukan tungku khusus, yang dipanaskan dengan laser. Di dalamnya para peneliti dapat mengangkat magma dengan membiarkan aliran campuran gas mengalir di sekitarnya. Campuran gas ini adalah kandidat yang masuk akal untuk atmosfer purba pada 4,5 miliar tahun lalu.

Jadi, dengan setiap campuran gas yang mengalir di sekitar sampel, magma menjadi sedikit berbeda. Sossi mengatakan perbedaan utama yang dicari dalam penelitian ini adalah bagaimana besi di dalam magma teroksidasi. 

Ketika besi bertemu oksigen, ia teroksidasi dan berubah menjadi apa yang biasa kita kenel sebagai karat. Jadi, ketika campuran gas yang ditiup para ilmuwan di atas magma buatan mengandung banyak oksigen dan besi di dalam magma menjadi lebih teroksidasi.

Tingkat oksidasi besi dalam magma yang didinginkan ini memberi Sossi dan rekan-rekannya sesuatu yang dapat mereka bandingkan dengan bebatuan alami pembentuk mantel Bumi saat ini, yang disebut peridotit. Oksidasi besi dalam batuan ini masih memiliki pengaruh atmosfer purba yang tercetak di dalamnya. 

Membandingkan peridotit alami dan peridotit dari laboratorium memberi para ilmuwan petunjuk tentang campuran gas mana yang paling dekat dengan atmosfer purba Bumi. Sossi mengatakan setelah mendingin dari keadaan magma, Bumi muda memiliki atmosfer yang sedikit teroksidasi, dengan karbon dioksida sebagai penyusun utamanya, serta nitrogen dan beberapa air. 

Tekanan permukaan juga jauh lebih tinggi, hampir seratus kali lipat dari sekrang dan atmosfer jauh lebih tinggi, karena permukaan yang panas. Karakteristik ini membuatnya lebih mirip dengan atmosfer Venus dibandingkan dengan Bumi saat ini.

Hasil penelitian memiliki dua kesimpulan utama. Pertama adalah bahwa Bumi dan Venus dimulai dengan atmosfer yang sangat mirip, tetapi  kemudian kehilangan air karena kedekatannya dengan matahari dan suhu yang lebih tinggi.

Sementara, Bumi tetap menyimpan air, terutama dalam bentuk lautan. Planet manusia ini juga menyerap banyak CO2 dari udara, sehingga mengurangi tingkat CO2 secara signifikan.

Kesimpulan kedua adalah bahwa teori populer tentang munculnya kehidupan di Bumi sekarang tampaknya jauh lebih kecil kemungkinannya. Apa yang disebut ‘eksperimen Miller-Urey’, di mana sambaran petir berinteraksi dengan gas tertentu, terutama amonia dan metana untuk menciptakan asam amino, bahan penyusun kehidupan akan sulit untuk direalisasikan. Gas yang diperlukan juga disebut tidak cukup melimpah. [syahid/voa-islam.com]

sumber: republika.co.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Science lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Sabtu, 12 Jun 2021 21:48

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Sabtu, 12 Jun 2021 21:08

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Sabtu, 12 Jun 2021 20:45

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Sabtu, 12 Jun 2021 20:41

HRS Ulama Terzalimi

HRS Ulama Terzalimi

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Sabtu, 12 Jun 2021 19:57


MUI

Must Read!
X

Sabtu, 12/06/2021 20:15

HRS Ulama Terzalimi