Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.490 views

Menolak Indonesia Tanpa Pacaran = Pendukung Gaul Bebas?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Indonesia Tanpa Pacaran kembali viral setelah menjelang akhir tahun 2019 menduduki trending topik di Twitter land. Beragam responpun bermunculan dari para netizen, dukungan maupun nyinyiran. Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran(ITP) sebenarnya sudah dimulai sejak tahun 2015, dicetuskan oleh seorang pemuda bernama La Ode Munafar. ITP memiliki pendukung dengan jumlah besar di dunia maya juga di dunia nyata. Hal ini terbukti dengan jumlah besar pengikutnya hingga mencapai angka satu juta di grup Facebook, Fanpage, Instagram, dan Line. Bila ITP menggelar acara, ribuan peserta Ikhwan dan akhwat dipastikan memadati tempat acara.

Alasan Para Penolak ITP

Pantas bila respon tidak sekadar dilontarkan oleh netizen, bahkan wakil DPR periode lalu, Agus Hermanto juga menanggapi gerakan ini. Tepatnya setelah deklarasi gerakan Indonesia Tanpa Pacaran di pertengahan April 2018. Gerakan ini dianggap sebagai gerakan yang berpengaruh. Menurut Agus, berpacaran adalah suatu tahapan yang harus dilakukan sebelum memasuki pernikahan(idntimes.com). Dan masih menurut Agus, berpacaran atau tidak adalah keputusan masing-masing individu, tidak  ada yang bisa mengintervensinya.

Salah satu slogan dari gerakan ITP, "Putusin atau Nikah" dianggap sebagai propaganda nikah muda. Padahal pemerintah saat itu sedang dalam pertimbangan mengubah usia minimal menikah terutama bagi  perempuan, yang sebelumnya 16 tahun menjadi 19 tahun. Dengan begitu, gerakan ITP dianggap sebagai gerakan yang sesat dan berbahaya. Karena dengan meningkatnya pernikahan di usia muda, diasumsikan menyebabkan kemiskinan di kemudian hari.

Poin lain dari ditolaknya gerakan ITP karena ditengarai pencetusnya adalah seorang yang memiliki jejak rekam sebagai pendukung perjuangan penerapan Islam kaffah, di bawah naungan Khilafah. Dan memang, setiap menutup materi yang disampaikan di acara-acara ITP, Munafar selalu menutupnya dengan sebuah kesimpulan, bahwa meniadakan pacaran dibutuhkan solusi secara sistemik yaitu dengan penerapan Islam secara menyeluruh, dengan khilafah.

Pacaran dan Kemaksiatan, Bergandeng Tangan

Pacaran, sebagai jalan menuju zina atau seks bebas telah diharamkan dengan jelas dalam syariat. Bahkan MUI menguatkannya dengan menyatakan bahwa pacaran bukan masalah baru, dan keharamannya sudah jelas dalam Islam. Kalangan milenial yang ikut bergabung dalam ITP merasakan banyak manfaat setelah mereka mengikuti beragam acara ITP. Semua acara untuk mewadahi mereka meninggalkan aktivitas pacaran dan memahami makna hidup sebagai seorang muslim. Mereka pun memiliki pandangan untuk mengisi masa muda dengan hal yang bermanfaat dan menjauhi maksiat.

Syariat Islam ada sebagai rahmat dari Allah SWT. Bila syariat melarang pacaran,  pasti Allah SWT tengah melindungi manusia dari kesengsaraan dan bahaya. Pacaran sudah terlihat jelas menimbulkan masalah lain, yaitu kejahatan demi kejahatan. Angka aborsi yang mencapai 2,5 juta setiap tahunnya, dan 50% darinya dilakukan oleh remaja. Hal ini menunjukkan bahwa pacaran sebagai akumulasi aktivitas mendekati zina jelas bukan asumsi. Perzinahan yang selalu dimulai dengan pacaran, menghantarkan para remaja putri hamil di luar nikah dan aborsi menjadi jalan keluar menghilangkan jejak maksiat mereka.

Setiap hari kita disuguhi berita di media massa online atau cetak, beragam kejahatan yang berjalan beriringan dengan aktivitas pacaran. Baru-baru ini media diramaikan berita 'merekam video asusila dengan pacar', 'mahasiswi dibunuh pacarnya karena meminta pertanggung jawaban', 'memperkosa anak pacar yang masih di bawah umur'. Tidak pernah kita temukan kegiatan positif dan bermanfaat yang melekat dengan aktivitas pacaran.

Jalan Ketaatan, Usah Hiraukan Penolaknya

Memberikan jalan dan peluang bagi generasi untuk aktif berpacaran adalah langkah yang sesat. Membiarkan generasi berjibaku dengan aktivitas maksiat berarti membuka jalan kehancuran bagi bangsa. Tingginya angka aborsi dan penderita HIV/AIDS tidak bisa diselesaikan dengan penderasan pendidikan kesehatan reproduksi kepada remaja. Terbukti meskipun pendidikan kesehatan reproduksi telah dilakukan, tetap tidak berhasil menurunkan angka aborsi juga penderita HIV/AIDS. Masalah ini tak akan pernah usai bila tidak diselesaikan dari akar masalahnya yaitu kehidupan sekular.

Penolakan terhadap aturan Allah adalah hal yang pasti dalam sistem sekular. Kebebasan menjadi hal yang mutlak dalam sistem buatan manusia ini. Maka tidak mengherankan, larangan pacaran juga ditolak di sistem ini. Meskipun masalah demi masalah bertambah pelik karena menolak larangan pacaran, tetap saja para penganut sistem ini menutup mata dan telinga dengan solusi yang benar, yang datang dari Zat Yang Maha Benar.

Selanjutnya, dengan apa sebenarnya kita bisa menjadikan generasi kita sebagai sumber daya manusia yang unggul? Dengan menunda usia pernikahan mereka dan membiarkan mereka dengan perilaku bebas? Atau dengan aturan Allah SWT, yang menjadikan mereka fokus mengoptimalkan masa mudanya dengan hal-hal yang bermanfaat?

Pilihannya ada pada manusia sendiri dan sistem yang melingkupinya. Bila sistem yang ada tidak mendukung, maka gerakan independen semacam ITP ini bisa menjadi alternatif untuk menjauhi pacaran/zina. Jadi, cuekin aja para penolak gerakan ITP itu. Fokus saja membimbing remaja untuk berdaya dan berprestasi tanpa harus pacaran di masa muda. Setuju? (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Bertambah Takwa Pasca Ramadhan

Selasa, 11 May 2021 22:46

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Korban Tewas Meningkat Jadi 26 Akibat Serangan Zionis Israel Di Jalur Gaza

Selasa, 11 May 2021 22:35

Anakku Investasi Akhiratku

Anakku Investasi Akhiratku

Selasa, 11 May 2021 22:32

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Pastor Katholik Palestina Desak Umat Kristen Lindungi Al-Aqsa Dari Agresi Israel

Selasa, 11 May 2021 22:20

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Tengku Zulkarnain, Adikku dan Harapanku

Selasa, 11 May 2021 22:19

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Amnesty: Israel Gunakan Kekuatan Kejam dan Tanpa Alasan Terhadap Demonstran Palestina

Selasa, 11 May 2021 22:05

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Kebijakan yang Membuat Kelabakan

Selasa, 11 May 2021 22:05

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

HNW Ingatkan Pentingnya Jokowi Hadirkan Langkah Kongkret untuk Palestina

Selasa, 11 May 2021 21:58

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021

Selasa, 11 May 2021 21:47

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Hamas Bersumpah Lanjutkan Serangan Roket Jika Israel Tidak Hentikan Agresi Di Yerusalem Dan Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 21:45

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Selasa, 11 May 2021 21:43

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Kabar Duka dan Proyek Regenerasi Ulama

Selasa, 11 May 2021 21:11

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Israel Serang Masjid Al Aqsha, Ini Pernyataan Sikap DSKS

Selasa, 11 May 2021 17:01

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Sikap Wahdah Islamiyah Atas Penyerangan Israel ke Masjid Al Aqsha

Selasa, 11 May 2021 16:57

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Ditjen Bimas Islam: Ustaz Tengku Zulkarnain Pegiat Dakwah yang Gigih dan Berkarakter

Selasa, 11 May 2021 16:45

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

WNA Cina Masuk RI di Tengah Larangan Mudik, Muhaimin: Pemerintah Harus Peka

Selasa, 11 May 2021 16:39

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Anis: Rencana Kenaikan PPN Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Selasa, 11 May 2021 16:24

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Idul Fitri di Tengah Pandemi, Masjid JIC Gelar Shalat Id dengan Prokes Ketat

Selasa, 11 May 2021 16:11

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Ucapkan Selamat Idul Fitri, Partai Ummat Mengajak Umat Islam Bersatu

Selasa, 11 May 2021 16:08

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Aksi Solidaritas Umat Muslim Indonesia untuk Palestina dan Bela Masjid Al-Aqsa

Selasa, 11 May 2021 12:38


MUI

Must Read!
X