Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.646 views

Bapak Menolak Menikahkan Putrinya untuk Dipoligami, Bolehkah Mencari Wali Guru Ngaji?

Oleh: Badrul Tamam

GAl-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam.  Shalawat dan salam atas Rasulillah –Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Seorang gadis dilamar untuk dipoligami. Ingin dijadikan istri kedua. Calonnya telah beristri dan memiliki dua orang anak. Wanita tadi sudah sangat mantap dengan pilihannya. Dia yakin, calonnya tadi sangat sholeh sehingga bisa memperbaiki dunia, agama, dan akhiratnya.

Masalahnya, orang tua wanita tadi –menurut gadis tadi- tidak setuju kalau anaknya di poligami. Lebih-lebih, laki-laki tadi telah memiliki 2 orang anak. Jika bapaknya menolak untuk menikahkannya, bolehkah ia mengambil wali ustadz yang membinanya atau imam masjid di tempat tinggalnya?

Apabila gadis tadi ridha kepada agama dan akhlaknya serta sangat suka kepadanya, hendaknya ia menyuruh laki-laki tadi mendatangi orang tuanya. Tentu harus ada muqoddimah darinya ke orang tuanya, ia sampaikan kelebihan-kelebihannya. Sampaikan ke orang tua, dirinya sangat suka kepadanya. Jika orang tuanya setuju dan mau menerima, maka Al-Hamdulillah. Jika ia menolak dengan argumentasi yang masuk akal maka gadis tadi tidak boleh mencari wali lain; seperti ke ustadz pembimbingnya atau imam masjid di tempat tinggalnya. Karena nikah tidak sah kecuali dengan wali.

Bersumber dari Abu Musa Al-Asy’ari, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda,

لَا نِكَاحَ إِلّا بِوَلِيٍّ

“Tidak sah nikah kecuali dengan wali.” (HR. Abu Dawud, Al-Tirmidzi, dan Ibnu Abbas. Syaikh Al-Albani menyatakan keshahihannya)

Sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ نُكِحَتْ بِغَيِرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ ، فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ ، فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ

“Siapa saja wanita yang dinikahi dengan tanpa izin walinya, maka pernikahannya batil, maka pernikahannya batil, maka pernikahannya batil.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Tirmidzi. Syaikh Al-Albani Menyatakan keshahihannya)

Ini berbeda jika dia menghalangi pernikahan. Sementara alasannya tidak syar’i dan tidak masuk akal. Kemudian tetap tidak mau menikahkan. Maka perwalian bisa berpindah kepada urutan terdekat setelah bapak. Seperti kakek, saudara kandung, paman, keponakan saudara laki-laki, dan seterusnya. Jika tidak ada seorangpun dari mereka atau mereka menolak menikahkan wanita tadi, maka hakim muslim bisa menjadi wali nikahnya; jika ada. Jika tidak ada hakim muslim, maka imam masjid dan tokoh kaum muslimin bisa menjadi walinya,

Namun, alasan wali menolak untuk menikahkan karena calonnya sudah beristri dan punya anak tidak termasuk orang yang menghalangi menikah apabila ia melihat itu tidak cocok bagi putrinya, khawatir diperlakukan tidak adil, atau khawatir muncul problem antara putrinya dengan istri pertama suaminya. Contoh kasus semacam ini dalam poligami sangat banyak yang akhirnya berujung perceraian.

Seorang wali wajib memperhatikan kemaslahatan orang yang ada di bawah perwaliannya. Umumnya seorang wali (orang tua) lebih bisa berpikir jernih dan bersikap arif dalam menentukan perkawinan anaknya. Karenanya, Syariat memberikan hak yang agung ini kepadanya.

Diriwayatkan dari Buraidah, ia berkata: Abu Bakar dan Umar Radhiyallahu 'Anhumai pernah melawar Fathimah. Lalu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menjawa, “Sesungguhnya ia masih kecil.” Kemudian Ali datang melamarnya dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menikahkannya dengan Ali.” (HR. Al-Nasa’i dan dishahihkan Al-Albani)

Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam melihat jauhnya jarak usia Abu Bakar dan Umar dengan Fathimah menjadi alasan. Berbeda dengan Ali, jarak usianya dengan Fathimah tidak terlapau jauh. Karena usia yang sebanding bisa membantu terciptanya keharmonisan. Dari sini, mungkin sekali lamaran orang berakhlak baik dan beragama bagus itu ditolak jika seorang wali melihat tidak ada keselarasan (kecocokan) dari sisi usia, atau khawatir anaknya ditelantarkan, atau akan diperlakukan kasar.

Bagi anak-anak wanita, jangan cepat berprasangka buruk kepada orang tua sehingga buru-buru mengambil keputusan dalam pernikahannya. Orang tua memiliki pengalaman dalam kehidupan. Asam dan garam kehidupan sudah banyak dirasakannya. Banyak peristiwa sudah disaksikannya. Sehingga ia akan lebih matang dalam mempertimbangkan dan memutuskan urusan anaknya. Dan terpenting, sesungguhnya orang tua selalu menginginkan kebaikan untuk anak-anaknya. Wallahu a’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Tsaqofah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Pihak Berwenang Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X