Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.521 views

Bukti Hubungan Mesra Indonesia dan Palestina Sejak Abad ke-15 M (Bagian 2-Selesai)

Oleh: Tatang Hidayat (Pegiat Student Rihlah Indonesia)

Salim A Fillah (2020) menjelaskan di samping masjid itu, beliau membangun menara yang sangat cantik, bentuknya seperti candi Hindu. Kemudian kota tempat beliau tinggal akhirnya diberi nama dengan kota kelahirannya, pada saat itu Baitul Maqdis atau Yerussalem dikenal dalam dunia Islam sebagai kota al Quds, maka beliau kasih nama juga kotanya ini sebagai kota Al Quds, tetapi karena orang Jawa itu ketika disuruh membaca qof itu susah, maka kota itu dikenal sebagai Kudus. Jadi kota Kudus ini monumen persaudaraan Indonesia dan Palestina sejak abad ke 15 M. 

Sementara itu, Dwi Wahyuningsih (2021) mencatat Kota Kudus adalah monumen kerinduan tentang Al-Aqsha. Sebuah kota dengan nama yang sama dengan tempat asal Sang Pendakwah. Bahkan satu-satunya nama tempat yang namanya berasal dari bahasa Arab di antara seluruh tanah Jawa ini.  Kudus diambil dari nama tempat asal Sunan Kudus yang pada masa itu memang popular di sapa Al-Quds. Maka dalam lisan masyarakat jawa pada masa itu, disebutlah dengan nama Kudus karena lebih mudah diucapkan. 

Yang menarik bukan sekedar nama kotanya. Namun dari segi nama bangunan dan tempat pun dibuat layaknya miniatur di Baitul Maqdis sana sebagaimana dalam buku Solichin Salam (1977) yang berjudul Kudus Purbakala dalam Perjuangan Islam yang dikutip Dwi Wahyuningsih (2021). Seperti nama Al-Aqsha pada masjid yang dibangun oleh Sunan Kudus yang senama dengan masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis. Kemudian, nama gunung yang ada di sebelah utara Kota Kudus yang bernama Muria. Jika kita menengok lokasi atau peta di Palestina, ada sebuah bukit karang dengan nama serupa, yakni Moriah yang kelak akan dijadikan sebagai Masjid Umar. 

Solichin Salam (1977) dalam Dwi Wahyuningsih (2021), penamaan Muria berasal dari nama bukit di Palestina tersebut. Menariknya adalah, bahwa di atas Gunung Muria tersebut juga didirikan masjid yang pendiri masjid tersebut juga bernama Umar atau lebih tepatnya Umar Said (Sunan Muria) sebagaimana bukit Moriah dengan Masjid Umar yang didirikan Umar ibn Khattab ketika datang ke Baitul Maqdis. Dari deretan fakta ini, tidak aneh rasanya jika kita sebut Kota Kudus sebagai miniatur Baitul Maqdis. Mulai dari nama kota, masjid, hingga gunungnya pun nampaknya memang sengaja disesuaikan dengan kondisi tempat di Baitul Maqdis. Kota Kudus, layaknya sebuah monumen kerinduan tentang Al-Aqsha. Bukan hanya monumen kerinduan Sayyid Ja’far As-Shadiq dengan tanah kelahirannya, namun boleh jadi di masa dewasa ini, juga adalah kerinduan kita sebagai umat muslim terhadap pembebasan Al-Aqsha dari tangan para penjajah Zionis tersebut.

Di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia, hubungan mesra Indonesia dan Palestina pun dilanjutkan. Asma Nadia (2019) mencatat sebenarnya jika diurut sejak awal, pembelaan ini bermula dari dukungan seorang Mufti besar Palestina yang mengakui kemerdekaan Indonesia sejak masa penjajahan Jepang. Ya, jauh sebelum negara lain.


Hal tersebut diungkap dalam buku "Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri", yang ditulis oleh M. Zein Hassan Lc pun dalam buku "Ziarah Sejarah; Mereka yang Dilupakan" karya Hamid Nabhan.

Pada tahun 1944 Jenderal Kuniaki Koiso (Perdana Menteri Jepang) berjanji akan memberi kemerdekaan terhadap Indonesia.

Mufti Besar Palestina, Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini secara terbuka mengumumkan dukungannya atas kemerdekaan Indonesia via Radio Berlin berbahasa Arab. Berita yang disiarkan melalui radio tersebut terus disebarluaskan selama 2 hari berturut-turut.

Bahkan buletin harian “Al-Ahram” yang terkenal juga menyiarkan. Saat itu, sang ulama tengah bersembunyi di Jerman pada permulaan Perang Dunia II,  berjuang melawan imperialis Inggris dan Zionis yang ingin menguasai kota Al-Quds, Palestina.

Tak hanya memberi dukungan, Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini kemudian mendesak Negara-negara Timur Tengah lain untuk mengikuti jejaknya. Seruan yang disampaikan Syaikh Muhammad Amin Al-Husaini ini lalu disambut baik oleh Mesir. Setelah Palestina, Mesir merupakan negara  yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Mesir mengakui kedaulatan Republik Indonesia tepatnya pada 22 Maret 1946

Tak hanya Amin, ada beberapa tokoh lainnya yang juga berjasa bagi Indonesia untuk meraih pengakuan tersebut. Salah satunya saudagar kaya sekaligus jurnalis Palestina Muhammad Taher Ali.

Bangsa Indonesia punya hutang sejarah dan hutang budi kepada Palestina, karena kemerdekaan Indonesia saat ini tidak akan pernah hadir tanpa peran Palestina. Begitupun nikmat iman dan Islam yang sampai saat ini kita rasakan salah satunya atas peran pendakwah yang berasal dari Palestina, yakni Maulana Utsman Haji dan Syaikh Ja’far Shadiq atau Sunan Kudus.

Pada awal November 2019 – awal Desember 2019 dalam lawatan saya keliling tanah Jawa untuk napak tilas perjuangan dakwah Walisongo, saat itu setelah melakukan napak tilas di daerah Jawa Timur, saya melanjutkan perjalanan ke daerah Jawa Tengah seperti Semarang, Demak dan Kudus. 

Setelah napak tilas di Masjid Agung Demak dan Komplek Makam Raden Fatah serta Komplek Makam Sunan Kalijaga, atas dasar cinta, ta’zhim dan penasaran siang terik kala itu saya melanjutkan perjalanan ke arah timur Kota Demak. Atas izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala, siang itu saya diberikan kesempatan yang mulia dan berharga bisa napak tilas di kota Kudus serta berziarah ke makam sang Qadhi dan Panglima Perang Kesultanan Demak yakni Sunan Kudus.

Selanjutnya saya melakukan shalat di Masjid Al-Aqsha Manarat Qudus yang dibangun oleh Sunan Kudus, shalat di Masjid Al-Aqsha Manarat Qudus setidaknya bisa sedikit mengobati kerinduan saya yang belum bisa bersujud di Masjid Al-Aqsha Baitul Maqdis. 

Berolah-alih dengan suasana komplek makam Sayyid Ja’far Shadiq (Sunan Kudus) dan Masjid Al-Aqsha Manarat Qudus dengan melibatkan perasaan seolah saya dibawa menembus ruang dan waktu layaknya sedang berolah-alih di Masjid Al-Aqsha Baitul Maqdis, Palestina. Dengan napak tilas, kerinduan dan kecintaan saya yang belum bisa bersujud di Masjid Al-Aqsha, Baitul Maqdis setidaknya sedikit terobati. 

Hadirnya Sunan Kudus di tanah Jawa, Nusantara yang sekarang bernama Indonesia adalah bukti cinta dan hubungan mesra antara Indonesia dan Palestina yang sudah terbangun jauh hari, bahkan sebelum Indonesia lahir.

Masjid Al-Aqsha Manarat Qudus adalah monumen kerinduan tentang Masjid Al-Aqsha Baitul Maqdis. Menara Kudus adalah monumen persaudaraan Indonesia dan Palestina. Kota Kudus adalah monumen hubungan mesra Indonesia dan Palestina. Oleh karena itu, bangsa Indonesia memiliki hutang sejarah dan hutang budi kepada Palestina. Hutang sejarah dan hutang budi ini harus dibayar sampai anak cucu kita kelak selama penjajah zionisme Israel masih merampas bumi Palestina. 

Saat ini Palestina sedang merana dan dinista bagaikan anak ayam yang tidak memiliki induknya, sangat ironis jika kita umat Islam Indonesia membiarkan tanah Palestina dirampas oleh Zionisme Israel dan bangsa Palestina dihinakan oleh Zionisme Israel. Sangat ironis jika ada Muslim membiarkan Muslim yang lain dalam kondisi tertindas, terlebih lagi dia penguasa yang memiliki kemampuan untuk menolong saudaranya. Dan yang lebih sangat ironis, bila ada penguasa Muslim bersekutu dengan para penindas saudaranya. 

Palestina adalah persoalan kita bersama. Masalah utama mereka adalah penjajahan. Bukan kelaparan, kemiskinan atau kesehatan. Maka, masalah ini akan selesai manakalah penjajah diusir dari wilayah tersebut. Ini adalah akar masalahnya. Selama Zionisme Israel ada, Palestina akan terus terhina. 

Tapi, tanpa negara yang melindungi Palestina khususnya dan umat Islam pada umumnya, sanggupkan tanah suci kaum muslim dibebaskan? Tidak.

Negara harus dilawan dengan negara. Tak boleh ada kompromi. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh negara yang menerapkan Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Karena itu, inilah urgensi kaum muslim bersatu dan mengangkat pemimpin sejati sebagai junnah (pelindung) umat Islam sebagaimana dulu zaman Khulafaur Rasyidin, mengikuti manhaj kenabian. 

Kita perlu terus mendorong para penguasa muslim, karena mereka memiliki kekuatan nyata, untuk menolong Palestina. Mengusir zionisme Israel dari bumi Palestina. Jika mereka punya tentara, kirim tentara kesana. Inilah wujud ukhuwah sesama muslim dan kecintaan sejati kepada Islam. Wallohu’alam bi al-Shawab

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Ajak Sinergi dan Kolaborasi, Muslimah Wahdah dan Mushida Siap Berkontribusi untuk Indonesia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:45

 Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Indonesia Berpeluang Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah dan Industri Halal Dunia

Jum'at, 22 Oct 2021 22:31

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

ACN Membentangkan Spanduk Protes Kebebasan Seksual di Pancoran

Jum'at, 22 Oct 2021 21:36

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

43 Negara PBB Serukan Cina Buka Akses 'Segera' Ke Xinjiang Untuk Para Pengamat

Jum'at, 22 Oct 2021 17:35

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Laporan: Hampir Setengah Dari Seluruh Pengungsi Afghanistan Di AS Anak-anak

Jum'at, 22 Oct 2021 16:45

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Pihak Berwenang Filipina Klaim Tangkap Anggota Abu Sayyaf Yang Terlibat Penculikan 2 Warga Kanada

Jum'at, 22 Oct 2021 15:45

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

DDII: Hari Santri Momentum Kebangkitan Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Terbaik

Jum'at, 22 Oct 2021 15:34

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Laporan: Apple Akan Mulai Paksa Karyawan Yang Tidak Divaksin Untuk Tes COVID-19 Setiap Masuk Kantor

Jum'at, 22 Oct 2021 14:50

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Murid Kiai Ahmad Dahlan Jelaskan Bahwa Maulid Nabi Adalah Hal yang Baik

Kamis, 21 Oct 2021 16:35

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

2 Mantan Tentara Jerman Ditangkap Karena Berusaha Bentuk Unit Paramiliter Untuk Bertempur Di Yaman

Kamis, 21 Oct 2021 15:12

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Mulianya Nabi Hinanya Kita

Kamis, 21 Oct 2021 14:14

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Maraknya Pinjaman Online Ilegal, Waketum PERSIS: Dampak Krisis Ekonomi dan Perilaku Konsumtif

Kamis, 21 Oct 2021 13:14

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Ketua Bidgar Ekonomi PP PERSIS: Semua Pihak Harus Bersatu Berantas Pinjol Ilegal

Kamis, 21 Oct 2021 13:02

Hanya Satu: Islam

Hanya Satu: Islam

Kamis, 21 Oct 2021 12:55

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Rizal Ramli: Kereta Cepat dan Ibu Kota Baru Bukan Prioritas

Kamis, 21 Oct 2021 09:27

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak  Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

HNW Dukung Perkuat Hubungan Indonesia-Turki tapi Tolak Attaturk Dijadikan Nama Jalan di Jakarta

Rabu, 20 Oct 2021 22:58

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Mungkinkah, Nama Jalan Mustafa Kemal Atuturk Diganti dengan Osman Bey?

Rabu, 20 Oct 2021 22:05

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Laporan: Facebook Berencana Ubah Nama Untuk Fokus Pada Metaverse

Rabu, 20 Oct 2021 21:30

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rezim Teroris Assad Bombardir Pasar di Kota Ariha Idlib, 11 Warga Sipil Tewas 35 Lainnya Terluka

Rabu, 20 Oct 2021 21:20

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Menkes: Vaksinasi di Indonesia Capai 171,9 Juta Dosis

Rabu, 20 Oct 2021 21:07


MUI

Must Read!
X