Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.418 views

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

 

Oleh: Siti Saodah, S. Kom

 

Sekolah menjadi tempat mendidik anak-anak dengan sistem pendidikan yang sudah ditetapkan. Sekolah-sekolah yang tersebar di setiap pelosok wilayah baik itu sekolah negeri ataupun sekolah swasta memiliki taraf pendidikan yang berbeda. Oleh sebab itu tidak bisa disamakan pendidikan di sekolah swasta dengan sekolah negeri.  Kemudian kapasitas jumlah murid sekolah swasta ataupun negeri jelas berbeda.

Protes Permendikbud Nomor 6 tahun 2021

Kapasitas murid yang berbeda seharusnya menjadi perhatian pemerintah pusat, maka dalam hal penyaluran dana BOS harus dilihat kemampuan masing-masing sekolah. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi  perlu meninjau ulang penyaluran dana BOS yang mensyaratkan jumlah minimal siswa. Aturan ini pun menuai protes dari berbagai kalangan seperti yang disuarakan oleh Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah yaitu bapak Kasiyarno di Jakarta, beliau menolak Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tentang petunjuk teknis penyaluran dana BOS tentang pasal 3 ayat 2 huruf terkait penerimaan dana BOS reguler.

Aturan baru ini jelas menjadi hambatan bagi sekolah swasta untuk mendapat dana BOS. Sebab sekolah-sekolah swasta yang ada saat ini memiliki jumlah murid yang tak tentu ditambah  keadaan gedung sekolah yang kurang layak. Hal ini akhirnya menjadikan sekolah-sekolah swasta jarang diminati. Kemudian ditambah kebijakan aturan baru penerimaan murid, mulai dari zonasi, afirmasi dan lainnya sehingga sekolah-sekolah swasta menjadi tak dilirik.

Pendidikan Berkualitas Harus Ditopang oleh Sarana dan Prasarana

Minimnya perhatian penguasa kepada sekolah-sekolah yang tak layak gedungnya menjadi cambuk bagi pendidikan kita saat ini. Demi menghasilkan pendidikan yang berkualitas harus ditopang oleh sarana dan prasarana sekolah yang bagus, salah satunya adalah gedung sekolah. Persyaratan khusus yang diberikan dalam penyaluran dana BOS akan mengakibatkan banyak gedung sekolah tak layak akan dibiarkan tanpa ada bantuan. Pembiaran gedung sekolah tak layak pakai mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar dan lainnya.

Hal ini akan semakin menambah angka kualitas pendidikan yang rendah. Belum lagi masalah yang muncul dari para murid yang tak mampu dalam membayar uang sekolah. Kemudian kualitas pendidik juga sangat berperan penting untuk kemajuan pendidikan bangsa. Pemerintah harusnya lebih mengutamakan sekolah-sekolah yang membutuhkan suntikan dana bantuan.

Beban Berat Sekolah dengan Syarat Baru Penyaluran Dana Bos

Namun nyatanya guyuran dana bantuan hanya datang ke sekolah-sekolah gemuk yang telah memiliki murid banyak dan gedung sekolah yang memadai dengan fasilitas lain yang mendukung. Sedangkan sekolah yang minim murid kini harus meringis dan bersabar tanpa bantuan dana BOS. Mereka harus lebih mandiri dengan keterbatasan sarana dan prasarana sekolah.

Ironi di tengah kondisi belajar mengajar daring, pihak sekolah ditambah beban dengan sulitnya mendapat bantuan dana BOS. Sedangkan pembelajaran tatap muka saat ini sudah mulai dilaksanakan di beberapa sekolah tertentu. Kini pihak sekolah dikejar dengan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak akibat tak ditempati selama pandemi. Nasib pendidikan negeri ini semakin memprihatinkan jika Permendikbud Nomor 6 Tahun 2021 tetap dijalankan tanpa ada evaluasi ulang.

Islam Menjamin Pendidikan Umat

Kualitas pendidikan ditopang dari sarana dan prasarana yang mendukung dalam aktivitas belajar mengajar. Aktivitas belajar dan mengajar termasuk kedalam aktivitas menuntut ilmu (thalabul ‘ilmi).  Menuntut ilmu dalam pandangan islam adalah wajib bagi seluruh umat. Oleh sebab itu peran negara sangat menentukan demi terciptanya lingkungan belajar mengajar secara nyaman.

Seperti masa-masa keemasan islam yang berhasil memimpin dunia selama 14 abad lamanya yaitu pada masa daulah abasiyah. Masa itu pendidikan islam sangat menjulang tinggi, bahkan para pelajarnya bukan hanya warga daulah islam namun dari luar daulah yang belajar ke daulah islam. Mereka adalah bangsa non muslim yang tertarik dengan ilmu-ilmu sains dari islam dan mendalaminya di daulah islam.

Pendidikan dimasa daulah abasiyah berada di puncaknya karena ditopang oleh negara yang mendukung sarana dan prasarana pendidikan. Seperti keberadaan bait al hakam sebagai lembaga pendidikan terbesar pada masanya. Disana terdapat ruang belajar belajar, perpustakaan yang sangat lengkap koleksi bukunya, tempat pertemuan para ilmuwan, tempat tinggal penerjemah, tempat diskusi para pelajar dan juga tempat pengamatan bintang.  Bahkan daulah islam mengapresiasi ilmuwan muslim yang mampu membuat kitab kemudian diberikan hadiah emas seberat kitab yang ditulisnya.

Salah satu ilmuwan muslim yang menghasilkan penemuan seperti Ibnu Sina yang berjasa dalam bidang kedokteran bahkan kitabnya masih digunakan hingga saat ini. Abbas bin firnas yang berhasil menciptakan mesin penerbangan pertama kali dan banyak ilmuwan islam lain yang berjasa bagi dunia. Ilmuwan-ilmuwan muslim yang berhasil membuat terobosan bagi dunia hingga kini namanya tercatat di dalam sejarah kegemilangan Islam. Mereka bukan hanya seorang ilmuwan biasa tapi juga orang yang faqih dalam agama.

Al-Quran dan As-sunah dijadikan landasan para ilmuwan untuk menghasilkan penemuan. Ditambah peran daulah Islam dalam mensupport pendidikan tanpa ada syarat dan diskriminasi untuk membantu terciptanya pendidikan berkualitas dan unggul. Masa-masa kegemilangan Islam ini akan mampu terwujud jika ada peran negara dalam meriayah umat dan penerapan aturan islam secara menyeluruh dalam kehidupan sehingga akan menghasilkan generasi emas yang cemerlang. Waalahualam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
Putri Pendiri Microsoft Bill Gates Menikah Secara Islam Dengan Pengusaha Keturunan Mesir

Putri Pendiri Microsoft Bill Gates Menikah Secara Islam Dengan Pengusaha Keturunan Mesir

Ahad, 17 Oct 2021 17:27

India Khawatir Kemenangan Taliban Berdampak Pada Kashmir Di Tengah Meningkatnya Kekerasan

India Khawatir Kemenangan Taliban Berdampak Pada Kashmir Di Tengah Meningkatnya Kekerasan

Ahad, 17 Oct 2021 15:45

Ribuan Demonstran Pro-Militer Tuntut Pembubaran Temerintahan transisi Sudan

Ribuan Demonstran Pro-Militer Tuntut Pembubaran Temerintahan transisi Sudan

Ahad, 17 Oct 2021 15:00

Bos Liverpool Jurgen Kloop Kecam Pengambil Alihan Newcastle Oleh Saudi, Tuntut Penjelasan Dari EPL

Bos Liverpool Jurgen Kloop Kecam Pengambil Alihan Newcastle Oleh Saudi, Tuntut Penjelasan Dari EPL

Ahad, 17 Oct 2021 14:10

Bakal Diprotes Nama Jalan Kemal Atturk Di Menteng

Bakal Diprotes Nama Jalan Kemal Atturk Di Menteng

Ahad, 17 Oct 2021 10:45

Pengamat Terorisme: Usul Pembubaran Densus 88 Harus Disikapi dengan Bijaksana

Pengamat Terorisme: Usul Pembubaran Densus 88 Harus Disikapi dengan Bijaksana

Ahad, 17 Oct 2021 10:30

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Jangan Berspekulasi Ibukota Jakarta Sudah Herd Immunity

Sabtu, 16 Oct 2021 23:59

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

IDEAS Soroti Pelonggaran PPKM yang Munculkan Klaster PTM dan PON XX

Sabtu, 16 Oct 2021 23:21

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Vaksinasi COVID-19 Dosis Pertama Lampaui 50 Persen Sasaran

Sabtu, 16 Oct 2021 22:46

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Zaim Saidi, Pendiri Pasar Muamalah Divonis Bebas

Sabtu, 16 Oct 2021 22:34

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

LPPOM MUI Silaturrahim ke BPJPH

Sabtu, 16 Oct 2021 22:19

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Dinas Rahasia Israel Shin Bet akan Ungkap Pembayaran yang Dilakukan kepada Kolaborator Palestina

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Ini Upaya Pemerintah Lindungi Masyarakat dari Pinjaman Online Ilegal

Sabtu, 16 Oct 2021 21:45

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Waspada Computer Vision Syndrome Selama WFH

Sabtu, 16 Oct 2021 21:36

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Atasi Pinjol Ilegal, PKS Sarankan Perbankan Jemput Bola dan Permudah Akses Masyarakat ke Bank

Sabtu, 16 Oct 2021 21:12

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Saudi Akan Mulai Cabut Beberapa Pembatasan COVID-19 Mulai Ahad

Sabtu, 16 Oct 2021 20:30

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Serangan Bom Jibaku Di Masjid Syi'ah Fatimiya Kandahar

Sabtu, 16 Oct 2021 20:10

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52


MUI

Must Read!
X