Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.100 views

Islamophobia Justru Menarik Simpati Ummat Untuk Memilih Islam

Oleh: Abdurrahman Anton Minardi

(Assoc. Professor at Pasundan University and Advocate at Peradi)

IslamoPhobia tidak mungkin ada jika tidak ada yang memusuhi Islam. Apalagi orang-orang yang memusuhi Islam tersebut ketakutan akan kembalinya Islam ke panggung tahta dunia.

Sesungguhnya IslamoPhobia adalah bagian dari upaya memadamkan api Islam sampai Ummat Islam benar-benar jauh dari Islam dan Islam menjadi punah.
Setelah dengan fitnah dan War on Terrorism terhadap Ummat Islam tidak berhasil melemahkan ummat Islam, lalu siasat pecah-belah pun tidak mampu melumpuhkan gerakan Da'wah Islam, maka dibuatlah strategi untuk menyebarkan faham IslamoPhohia dengan berbagai fitnah dan propaganda buruk terhadap Islam.

Tapi kickback to all IslamoPhobic justru sebaliknya, jumlah kesadaran ummat untuk mengetahui dan memahami Islam melampaui orang-orang yang terkena fitnah para penyebar IslamoPhobic.

Buktinya di berbagai negara yang cukup berani para IslamoPhobic nya, justru dari sanalah perkembangan para pembela Islam jauh lebih marak dan berani seperti di Eropa dengan lahirnya Hari Anti IslamoPhobia 15 Maret dan Amerika Serikat dengan lahirnya UU Anti IslamoPhobia.

IslamoPhobia dihidupkan, dibiayai dan dibesarkan dan disebarkan. Sejumlah Yayasan dan donatur yahudi terutama yang berasal dari Amerika Serikat diantara pemain utamanya. Begitu pun kalangan kristen barat dan musyrikin seperti hindu india yang harbi (memusuhi Islam).

IslamoPhobia menyebar dan disebarkan ke berbagai negara dan berbagai kalangan baik pejabat negara, pengusaha ataupun masyarakat biasa. Dan yang mengherankan cukup marak juga di negara yang mayoritas penduduknya Muslim seperti Indonesia.

Kemungkinan karena faktor kurang fahamnya mereka terhadap Islam atau faktor ekonomi atau faktor orang-orang yang memang munafik yang pura-pura muslim padahal sebenarnya musuh Islam.

Bahkan dapat pula karena faktor politik, dimana negara-negara yang mayoritas non muslim mereka berupaya untuk meraup suara pemilih non muslim yang dianggapnya membenci Islam dan ummat Islam dan membangkitan egosentris nasionalisme dan nilai-nilai agama non muslimnya.

Hal ini terbukti cukup berhasil untuk meraih kepentingan politik mereka seperti kemenangan partai-partai right alt atau left alt yang memenangkan pemilu di negara-negara eropa barat, begitu juga partai bjp di india yang berhaluan hindu non teleran atau partai berhaluan budha non toleran di myanmar.

Mereka menyebarkan faham bahwa Islam agama pembawa kekerasan bahkan teror, Kitab Suci Al Qur'an dianggap sumber kejahatan, Ummat Islam dianggap kalangan yang bodoh dan keras terhadap non muslim. Tidak jarang dalam aksi-aksi nya, para IslamoPhobic melakukan demo anti Islam, melecehkan Muslim dan Muslimah, membakar Al Qur'an dan merusak Masjid.

Propaganda tersebut dimaksudkan agar tersebar ketakutan dan kebencian terhadap Islam dan ummat Islam. Sehingga Islam dijauhi dan dijauhkan.

IslamoPhobia tidak mungkin berkembang jika tidak ada masyarakat yang kurang literasi atau kurang belajar atau tidak terbiasa Tabayyun (mencari kebenaran yang sesungguhnya).

IslamoPhobia tidak saja berkembang di masyarakat yang non muslim tapi juga terjadi pada masyarakat Muslim yang tidak atau belum mau mempelajari Islam dengan benar

IslamoPhobia sesungguhnya dapat hilang jika ummat cerdas mencari kebenaran, terbuka untuk menerima penjelasan dan pemerintahan yang benar-benar faham arti dari kebebasan yang bertanggungjawab dan keadilan

Solusinya adalah Ummat meningkatkan belajar Islam dengan baik, para Ulama harus lebih giat BerDa'wah dan pemerintah bersikap Adil dengan Undang-Undang Anti IslamoPhobia nya.

Khusus di Indonesia, laksanakan Pancasila dengan benar maka tidak ada lagi IslamoPhobia in sya ALLOH. Begitu pun Muslim tidak akan phobia terhadap non muslim karena faham harus kapan, dalam hal apa dan sampai dimana harus bertoleransi.

ALLOHU A'LAM

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56


MUI

Must Read!
X