Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.411 views

Membaca Kritis Moderasi di Indonesia

 

Padahal kalau membaca kritis moderasi beragama di Indonesia maka akan terlihat hubungannya dengan proyek global Barat. 

Oleh:

Rahmi Surainah, M.Pd || Alumni Pascasarjana Unlam

 

DUA tahun terakhir, moderasi kembali marak menjadi perbincangan. Terutama sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencanangkan tahun 2019 sebagai Tahun Moderasi.

Secara konseptual gagasan ini muncul sebagai respon masih maraknya kekerasan berkedok menjaga agama di satu sisi, dan menggampangkan agama di sisi lain. Sikap berlebih-lebihan (radikal) maupun mengurang-ngurangi (liberal) inilah yang menjadi dua kubu ekstrem yang berupaya dihindari melalui konsep moderasi; konsep jalan tengah. 

Agama sesungguhnya sudah bersifat moderat sehingga tidak perlu moderasi yang perlu dimoderasi adalah cara beragama. Ini berarti bahwa keekstreman sesungguhnya bukan lahir dari agama, tetapi dari cara memahami dan mempraktikkan ajaran agama. 

Dikatakan kasus terakhir ekstremisime agama di Indonesia adalah upaya pembunuhan Jend TNI (Purn) Wiranto yang ketika itu akhir tahun 2019 menjabat selaku Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam). (Tribunkaltim.co, 20/12/2020).

Moderasi agama memang menjadi program prioritas Kemenag periode 2020-2024. Dalam mewujudkan misi besar itu, Kemenag telah melakukan berbagai upaya. Seperti pembaruan buku-buku ajar, pembinaan penceramah berwawasan kebangsaan, sertifikasi dai, pembentukan Pokja Moderasi Beragama, penyusunan buku Moderasi Beragama, pendirian Rumah Moderasi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), dst yang berhubungan dengan aspek penguatan moderasi beragama melawan radikalisme dan terorisme.

Padahal kalau membaca kritis moderasi beragama di Indonesia maka akan terlihat hubungannya dengan proyek global Barat. 

Paham moderasi agama akan terus dikampanyekan sebagai upaya menangkal paham ‘radikal’ yang sejatinya enggan berkompromi dengan nilai-nilai Barat. Gerakan politik Islam dan kesadaran umat Islam akan butuhnya syariat sebagai solusi kehidupan menjadi kewaspadaan tersendiri bagi Barat dan anteknya di Indonesia.

Pelabelan Islam moderat berupa pengkotakan Islam akan memecah belah Islam yang satu. Islam tradisional, moderat, dan radikal sebenarnya tidak ada dalam Islam tetapi pengkotakan yang disengaja untuk memetakan Islam mana kawan atau lawan dari Barat termasuk prorezim dan kritis terhadap kebijakan rezim. 

Pengotak-ngotakan seperti ini sebenarnya murni merupakan bagian dari strategi Barat untuk menghancurkan Islam, sebagaimana dituangkan dalam dokumen Rand Corporation. Strategi penghancuran ini dibangun dengan dasar falsafah “devide et impera” atau politik pecah belah. Dengan demikian, penjajahan atas kaum muslim dapat tetap langgeng.

Umat Islam yang dianggap moderat tidak akan protes dan akan terus mendukung kebijakan/ berada di pihak rezim. Sehingga Islam pun berubah menjadi sekadar agama ruhiyah yang dihilangkan sisi politisnya sebagai solusi seluruh aspek kehidupan termasuk dalam mengatur rakyatnya.

Dengan cara halus moderasi beragama akan melanggengkan sistem kapitalisme sekulerisme. Selanjutnya akan memecah belah persatuan umat, memalingkan perjuangan kaum muslimin, dan menjauhkan penerapan Islam kaffah.

Allah Swt memerintahkan kita untuk mengamalkan Islam secara kaffah, ajaran Islam yang dicontohkan dan dibawa Rasulullah Muhammad Saw bukan Islam moderat.

Sebagaimana firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu.” (TQS Al-Baqarah [2]: 208). 

Islam tidak mengenal istilah moderasi beragama. Dalam surat Al Baqarah ayat 143 mengenai “ummatan wasatho” (umat pertengahan) yang dimaksud dalam ayat tersebut bukanlah definisi moderat ala Barat yang dikampanyekan di Indonesia yakni Islam kompromis dan mengedepankan jalan tengah.

Para mufasir menafsirkan kata “wasath” dengan “al ‘adl” (adil) atau “al khiyar” (terbaik dan pilihan). Sikap wasath tidak lain adalah sikap adil, yaitu menempatkan segala sesuatu sesuai posisi dan ketentuannya menurut syariat. Sikap wasath juga mencakup sikap memilih yang benar dan sikap melaksanakan dan terikat dengan syariat Islam. (Muslimahnews.com, 15/2/2020). 

Allah memerintahkan kita mengambil seluruh bagian Islam dalam Alquran, bukan malah terjebak dengan istilah moderat yang Barat ciptakan. Mencampuradukkan pemahaman Islam dengan pemikiran Barat justru bertentangan dengan Islam.

Barat atau musuh-musuh peradaban Islam akan terus menghalangi kebangkitan Islam salah satunya dengan propaganda moderasi beragama. Oleh karena itu jangan sampai umat Islam terjebak dan berhasil diadodomba, teruslah perjuangkan kebangkitan Islam, Allahu Akbar!**

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Latest News
Sambut Ramadhan, DDII Luncurkan Program 24 Jam Raih Berkah Bersama Dewan Da'wah

Sambut Ramadhan, DDII Luncurkan Program 24 Jam Raih Berkah Bersama Dewan Da'wah

Senin, 12 Apr 2021 11:50

Meski Masih Pandemi, JIC Lakukan Rukyat Hilal 1 Ramadhan 1442 H di Pulau Karya Kepulauan Seribu

Meski Masih Pandemi, JIC Lakukan Rukyat Hilal 1 Ramadhan 1442 H di Pulau Karya Kepulauan Seribu

Senin, 12 Apr 2021 11:41

Doa Saat Terlihat Hilal Ramadhan 1442 H

Doa Saat Terlihat Hilal Ramadhan 1442 H

Senin, 12 Apr 2021 11:00

Anis: Holding Ultra Mikro BRI-Pegadaian-PNM Bukan Jawaban untuk Tingkatkan UMKM

Anis: Holding Ultra Mikro BRI-Pegadaian-PNM Bukan Jawaban untuk Tingkatkan UMKM

Senin, 12 Apr 2021 08:47

Masalah Gizi Buruk Meningkat Saat Pandemi

Masalah Gizi Buruk Meningkat Saat Pandemi

Senin, 12 Apr 2021 08:24

Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Mesir Tidak Akan Lepaskan Kapal Konteiner Ever Given Sampai Bayar Kompensasi

Ahad, 11 Apr 2021 22:30

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Bersyukur Mendapati Ramadhan Tahun 1442 H, Ini Alasannya!

Ahad, 11 Apr 2021 22:00

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Saudi Eksekusi 3 Tentaranya Karena Lakukan 'Penghiatan Tingkat Tinggi'

Ahad, 11 Apr 2021 21:46

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Pertempuran di Marib Yaman Meningkat, 53 Orang Tewas dalam 24 Jam Terakhir

Ahad, 11 Apr 2021 20:50

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Anggota Kongres AS Dari Partai Republik Tunda Bantuan Sebesar 75 Juta USD Untuk Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:35

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

AS dan Israel Khawatir Tentang Potensi Kemanangan Hamas Dalam Pemilu Palestina

Sabtu, 10 Apr 2021 21:15

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Arab Saudi Akan Denda 10.000 Riyal Jemaah Yang Melakukan Umrah Ramadhan Tanpa Izin

Sabtu, 10 Apr 2021 20:42

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Kemitraan Sushi Halaliciouz, Resep untuk Raih 20-30 Juta/bulan

Sabtu, 10 Apr 2021 14:15

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Reseller Siomay Mojang, kini Rp. 950rb raih omset puluhan juta

Sabtu, 10 Apr 2021 14:05

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Darwin Akui Kesesatan 'Teori Evolusi' Jelang Akhir Hayatnya

Sabtu, 10 Apr 2021 14:00

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Perjuangan Perguruan Tinggi Islam Melanjutkan Misi Hatta-Natsir

Sabtu, 10 Apr 2021 13:55

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Ternyata Hadits ''Berpuasalah, Kamu Akan Sehat'' Dhaif

Sabtu, 10 Apr 2021 11:53

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Ditolak Kemenkumham, Moeldoko Berpeluang Menang di PTUN

Sabtu, 10 Apr 2021 08:32

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Tokoh MUI Serukan Umat Munculkan Natsir-Natsir Baru

Sabtu, 10 Apr 2021 05:05

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Sabtu, 10 Apr 2021 00:28


MUI

Must Read!
X