Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.468 views

Ketua BPIP, dari Kesombongan Horizontal Menuju Kesombongan Vertikal

 

Oleh:

Asyari Usman, wartawan senior

 

PROF YUDIAN Wahyudi, Ketua BPIP, tampaknya betul-betul menantang Yang Maha Kuasa. Sehari setelah dia membuat kegaduhan karena mengatakan agama adalah musuh terbesar Pancasila, dia meminta agar umat beragama menempatkan konstitusi di atas kitab suci. Dalam urusan bernegara. Kita sebut saja ini sebagai “gebrakan kedua” Yudian.

“Gebrakan kedua” ini disampaikannya kepada Tempo pada 13 Februari 2020. “Gebrakan pertama” dalam narasi agama (Islam) musuh terbesar Pancasila dia sampaikan dalam acara “Blak-Blakan detikcom” pada 12 Februari 2020.

Dan, ingat, lagi-lagi Yudian hampir pasti mengarahkan “gebrakan kedua” ini ke umat Islam yang berkitabsucikan al-Quran. Apa dasar dugaan “gebrakan kedua” ini ditujukan ke umat Islam? Karena umat Islam mayoritas, dan geliat umat Islam-lah yang selalu menimbulkan dampak ke semua lini kehidupan.

Baik, kita bertanya. Apa urgensi yang mendorong Yudian mengeluarkan imbauan agar umat beragama menempatkan konstitusi di atas kitab suci?

Selama 70 tahun lebih, tidak pernah ada yang mempersoalkan posisi kitab suci (termasuk al-Quran) di mata konstitusi. Tanpa harus menyebutka bahwa “dalam berbangsa dan bernegara, konstitusi menjadi pegangan”, semua komponen umat Islam selalu mematuhi konstitusi. Tidak perlu ada imbauan dari ketua BPIP.

Yudian memang menggunakan istilah “dalam bernegara”. Tetapi, frasa yang berbunyi “konstitusi di atas kitab suci” akan dimaknai oleh siapa pun (termasuk umat Islam dengan kitab suci al-Quran) sebagai ujaran yang merendahkan kitab suci itu. Sebab, bagi umat Islam, al-Quran adalah panduan suci, agung, dan tak boleh berubah. Yang datang langsung dari Allah SWT untuk urusan dunia-akhirat. Sedangkan konstitusi adalah pasal-pasal yang dibuat manusia sesuai keperluan duniawi.

Yudian pastilah paham kitab suci al-Quran sangat sensitif bagi umat. Meminta umat agar memposisikan al-Quran di bawah konstitusi, mutlak akan menyulut reaksi keras. Apalagi, ujaran ini dilontarkan tak lama setelah dia menteorikan “agama musuh terbesar Pancasila”.

Kenapa tiba-tiba Yudia mengusik posisi kitab suci di mata konstitusi? Padahal, dia sadar narasi “konstitusi di atas kitab suci” itu akan menimbulkan kegaduhan lagi bagi umat Islam.

Kita menjadi semakin ingin tahu, apakan Yudian mengeluarkan semua narasi tentang agama (Islam) musuh Pancasila dan kitab suci (al-Quran) di bawah konstitusi, hanyalah sekadar ingin menunjukkan bahwa dia memiliki visi dan misi untuk BPIP? Atau, mungkinkah ada pesanan dari berbagai pihak dan kelompok yang tidak ingin umat Islam kuat? Atau, apakah Yudian sendiri memang membenci Islam dan umat Islam?

Jika ditelusuri jejak akademisnya, Yudian disebut-sebut sebagai seorang intelektual Islam yang “hebat”. Dia doktor lulusan McGill University di Kanada. McGill terkenal sebagai sarang Islam liberal. Yudian adalah dosen pertama perguruan tinggi keislaman yang magang di Harvard Law School di Amerika Serikat (AS). Dia juga menjadi dosen di Tufts University, Massachusetts, juga di AS. Yudian ikut dalam Asosiasi Profesor Amerika.

Yudian disebut fasih berbahasa Arab. Dia bisa berbahasa Inggris dan Prancis. Menulis dan menerjemahkan banyak buku.

Prof Yudian pulang ke Yogyakarta dan menjadi rektor UIN Sunan Kalijaga. Di kampus ini pula, Abdul Aziz mempertahankan desertasi S3 tentang hubungan seks di luar nikah yang tidak haram kalau dilakukan di ruang pribadi atas dasar suka sama suka. Seperti diketahui, desertasi Abdul Aziz itu menyulut reaksi keras dari para ulama dan masyarakat Islam ketika kegaduhan itu terjadi Agustus 2019.

Tetapi, kata sejumlah penulis, Prof Yudian itu arogan atau sombong ketika berhadapan dengan lawan-lawan intelektualnya. Sebutlah ini semacam “kesombongan horizontal”. Kesombongan horizontal ini, konon, dia pamerkan dalam tulisan-tulisan yang ditujukannya kepada para akademisi lain yang sebidang dengannya.

Nah, mungkinkah kesombongan horizontal Yudian itu semakin subur begitu dia dilantik menjadi ketua BPIP? Ketika dia sekarang masuk ke ring satu Istana? Wallahu a’lam.

Yang jelas, dia sangat kental menempatkan Pancasila di atas agama Islam. Dan dia meminta agar umat Islam memposisikan al-Quran di bawah konstitusi. Gagasan ekstrem ini pastilah memunculkan kegaduhan. Publik menjadi resah karena dia sekarang mengepalai lembaga penting yang akan melahirkan “fatwa-fatwa” tentang keagungan Pancasila.

Yang dikhawatirkan, Prof Yudian sedang tergiring oleh kesombongan horizontalnya menuju kesombongan vertikal. Ini sangat menyeramkan. Sebab, kesombongan vertikal itu terarah ke Langit. Yaitu, kesombongan di depan Allah SWT. Semoga saja tidak.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

DSKS Desak Kepolisian Usut Motif Pembunuhan Ketua MUI Labura

Kamis, 29 Jul 2021 22:19

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Indonesia Sudah Lampu Kuning, Anis Matta: Kita Harus Hati-hati Membaca Tanda-tanda Ini

Kamis, 29 Jul 2021 21:42

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Soal Polemik Baha’i, Bukhori Yusuf Ingatkan Menteri Agama untuk Tidak Buat Gaduh Publik

Kamis, 29 Jul 2021 21:10

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Bentrokan Baru Pecah Di Kota Daraa Al-Balad Suriah Setelah Serbuan Pasukan Rezim Teroris Assad

Kamis, 29 Jul 2021 21:00

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Pendiri Ben & Jerry's: 'Kami Bangga Sebagai Yahudi Dan Mendukung Israel Tapi Menentang Pemukiman'

Kamis, 29 Jul 2021 19:35

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

7 Tentara Suriah Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Gurun Deir Al-Zor

Kamis, 29 Jul 2021 19:06

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Bocah 12 Tahun Mohammed Al-Allami Jadi Anak Palestina Ke-77 Yang Dibunuh Oleh Israel Tahun Ini

Kamis, 29 Jul 2021 18:35

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-4)

Kamis, 29 Jul 2021 11:14

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-3)

Kamis, 29 Jul 2021 11:11

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayorandi Surabaya (Bagian-2)

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kritik ''Cuitan'' Komunikasi Publik Mahfud MD

Kamis, 29 Jul 2021 11:02

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Napak Tilas Perjuangan ke Penjara Kalisosok dan Masjid Kemayoran di Surabaya (Bagian-1)

Kamis, 29 Jul 2021 10:54

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kamis, 29 Jul 2021 06:58

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Ketua FPKS: Isoman Anggota Tak Perlu di Hotel, Cukup Manfaatkan Fasilitas Milik DPR

Rabu, 28 Jul 2021 23:56

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Alumni IPB Kumpulkan Donasi 1,3 M untuk Pengadaan Tabung Oksigen Medis

Rabu, 28 Jul 2021 22:45

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Peningkatan Kompetensi SDM Bank Syariah Harus Menjadi Perhatian

Rabu, 28 Jul 2021 22:27

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Indonesia Juara Angka Kematian Covid, Anggota DPR: Pantau Pasien Isoman!

Rabu, 28 Jul 2021 22:09

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Bertemu Menlu Cina, Delegasi Taliban Bahas Proses Perdamaian Dan Masalah Keamanan Di Afghanistan

Rabu, 28 Jul 2021 22:00

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Ketua MUI Labura Wafat Dibunuh, MUI Percayakan kepada Aparat Hukum

Rabu, 28 Jul 2021 21:47

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Optimis Takwa dan Dakwah di Tengah Wabah

Rabu, 28 Jul 2021 21:36


MUI

Must Read!
X

Senin, 26/07/2021 08:19

Rakyat Buntung, Ada Yang Ambil Untung