Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.941 views

Sajadah di Tengah Serpihan KRI Nanggala-402

Oleh: Abu Muas T. (Pemerhati Masalah Sosial)

Sajadah yang kita ketahui sebagai alat shalat, telah menjadi salah satu alat bukti autentik di tengah serpihan-serpihan kapal selam KRI Nanggala-402 yang diketemukan di seputar tempat kejadian perkara, sehingga dapat segera diputuskan oleh otoritas yang berwenang bahwa kondisi kapal telah tenggelam.

Diketemukannya sajadah yang notabene sebagai alat shalat tempat sujud meletakkan dahi orang yang mengaku beriman dalam penghambaannya kepada Sang Khalik, minimal 34 kali sujud dalam sehari menunaikan shalat fardlu 17 rakaat sebagai pengakuan manusia yang lemah dihadapan Allah SWT. Apakah ditekemukannya sajadah di antara serpihan-serpihan kapal dapat dikatakan ada pesan khusus dari langit untuk kita? Wallahu a'lam.

Terlepas dari telah diketemukannya sajadah di tengah serpihan-serpihan KRI Nanggala-402 yang mungkin kita hingga kini belum bisa mengambil hikmahnya, namun kiranya layak tenggelamnya kapal ini jika kita kaitkan dengan sebuah pertanyaan dari beberapa pertanyaan Imam Al Ghazali kepada para muridnya.

Alkisah suatu hari Imam Al Ghazali bertanya beberapa pertanyaan kepada para muridnya. Salah satu pertanyaan dari beliau: Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?

Jawab para muridnya, ada yang menjawab yang paling dekat ibu, ayah, kakak, adik, Om, Uwa, dan Bapak/Ibu Guru. Jawaban Sang Imam sangat mengejutkan para muridnya. Kata Sang Imam: Jawaban kalian itu benar, tetapi hakikatnya yang paling dekat dengan diri kita ini adalah "mati". Karena janji Allah SWT tentang kematian mutlak kebenarannya, sebagaimana tersirat dan tersurat pada awal ayat 185 Surat Ali Imran: "Kul-lu nafsin dzaa-iqatul maut" (Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati)

Narasi ayatnya "bukan" tersurat: "Tiap-tiap yang tua/yang sakit akan merasakan mati", tapi tersurat : "Tiap-tiap yang bernyawa akan merasakan mati", arti di balik dari yang tersurat ini bahwa kematian pasti menghampiri setiap yang bernyawa. Dalam masalah kematian, bisa terjadi yang muda mendahului yang tua, bahkan bayi yang baru lahir pun dapat mendahului orang yang lebih muda maupun yang lebih tua. Demikian pula, orang yang sehat pun sangat dimungkinkan mati terlebih dahulu daripada orang yang sakit.

Berbicara soal kematian seperti yang menjadi salah satu jawaban Imam Al Ghazali tatkala menyampaikan pertanyaan kepada para muridnya tentang yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini, layak kiranya jika kita kaitkan dengan peristiwa tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang telah dinyatakan oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dalam konferensi pers, pada Ahad (25/4/2021) bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.

Diakui atau tidak, disadari atau tidak, bahwa kematian sungguh paling dekat dengan diri kita. Pelajaran berharga dari tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402, belum genap dalam hitungan sepekan setelah keberangkatan kapal selam untuk menjalani latihan, kelimapuluhtiga crew KRI tersebut telah meninggalkan kita semua. Kini, layak kiranya diri kita masing-masing mengadakan upaya perenungan sekaligus mengingatkan akan kematian yang sewaktu-waktu menjemput diri kita.

Tragedi KRI Nanggala-402, semoga menambah kuat keyakinan dan keimanan diri kita, bahwa betapa lemahnya diri kita dihadapan-Nya, kita hanyalah makluk-Nya yang "Laa hawla wa laa quwwata illa billah".

Kita doakan seluruh crew yang gugur, semoga mereka memperoleh rahmat, ampunan, dan karunia-Nya untuk menempati surga-Nya. Dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Citizens Jurnalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Studi: Makan Berlebih Bukan Penyebab Utama Obesitas Tapi...

Rabu, 22 Sep 2021 17:30


MUI

Must Read!
X