Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.810 views

Benci Produk Luar Negeri, Fakta atau Ilusi?

 

Oleh: Yulweri Vovi Safitria

Dalam pidatonya Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk membenci produk-produk asing, serta meminta produk asing tersebut ditaruh di tempat yang sepi. Dengan begitu masyarakat menjadi konsumen yang loyal terhadap produk-produk Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Pembukaan Rapat Kerja Nasional Kemendag secara virtual pada Kamis, 14/3 .

Sementara itu, menurut ekonom Universitas Indonesia yang juga direktur Eksekutif Next Policy, Fithra Faisal menganggap bahwa  Indonesia belum sepenuhnya lepas dari produk asing.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), periode Januari-Desember 2020, nilai impor mencapai USD 141.568,8 juta. Di periode yang sama tahun lalu, nilai impor ada di angka 171.257,7 juta. Dan dalam data 5 tahun terakhir, nilai impor terbesar terjadi pada tahun 2018 dengan nilai impor mencapai USD 188.711,30 juta. (m.kumparan.com, 6/3/2021)

Jika dilihat secara seksama asal komoditas impor terbanyak  berasal dari Cina. Dan terbanyak adalah kategori peralatan dan suku cadang telekomunikasi. Dengan angka yang cukup fantastis yaitu mencapai USD 39.634,7 juta, dalam kurun waktu Januari-Desember 2020. Artinya impor dari negeri Tirai Bambu tersebut  menguasai  28 persen dari total impor nasional. Setidaknya terdapat 10 propinsi dengan impor terbanyak di Indonesia.

Bahkan dalam beberapa kasus, Indonesia menggantungkan hingga 100 persen impor kepada suatu negara terhadap komoditas tertentu. Sebut saja bawang putih. Lantas benarkah bisa benci dengan produk asing, kalau pada kenyataannya produk impor menjamur di bumi pertiwi? Bahkan saat menjelang  panen raya aktivitas impor tetap berjalan.

Tidak salah dengan seruan untuk membenci produk luar negeri, namun sayangnya tidak sesuai dengan fakta yang ada. Aktivitas impor terus berlansung bahkan pada sektor vital dan strategis. Padahal impor pada sektor strategis dikhawatirkan bisa menyebabkan tidak adanya kemandirian sebuah negara. Berpotensi dikuasai oleh asing. Asumsi bahwa ini merupakan politik untuk memikat hati rakyat akhirnya muncul dibenak publik. Ya, seruan untuk membenci produk luar negeri seharusnya sejalan dan sebanding dengan usaha untuk memandirikan kemampuan dalam negeri.

Sebagaimana diketahui, Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang sangat luar biasa. Potensi sumber daya alam di laut maupun di darat yang terkandung di dalam bumi Indonesia tidak terhitung jumlahnya. Baik sumber daya alam mikro maupun makro. Maka tidak heran istilah,” tongkat kayu dan batu jadi tanaman,” untuk menggambarkan kayanya alam nusantara. Indonesia negeri yang kaya raya memang nyata adanya.

Perlu dipahami bahwa langgengnya aktivitas impor adalah karena sistem ekonomi yang tidak berlandaskan syariat.  Sistem ekonomi yang pro kepada pemilik modal sejatinya akan terus meningkatkan tsunami impor. Regulasi yang tidak jelas terkait impor, mengakibatkan menjamurnya produk impor. Untuk itu dibutuhkan negara dengan visi yang jelas, pemerintah yang berperan sebagai pelayan bukan pebisnis, serta sistem ekonomi syariah bukan ekonomi yang prokapitalis.

Oleh sebab itu hanya negara yang memiliki visi besar dan lengkap, dengan pengaturan yang digali dari Al Quran dan Sunah yang mampu mengatasi urusan ekspor impor.  Menjalankan ekonomi syariat  berdasarkan aturan Sang Pencipta, bebas  dari kepentingan manusia. Ini  telah terbukti 1.300 tahun lebih, berhasil meratakan kesejahteraan, dan menciptakan keadilan bagi umat.

Tidak hanya itu, pemimpin yang sadar akan perannya sebagai pelayan umat, akan menjamin agar produk dalam negeri lebih berkembang, serta memberikan dukungan dan jaminan terhadap usaha dalam negeri. Menolak berbagai tekanan global terkait perdagangan bebas yang bisa menggerus usaha rakyat dan dapat membuka jalan bagi kaum kafir untuk menguasai umat muslim.

Maka hanya keterikatan pada Islam kaffah yang mampu menuntaskan problem impor dan masalah lainnya yang terjadi pada negeri. Agar stabilitas ekonomi bisa terjamin, menciptakan kesejahteraan rakyat, serta terpenuhinya hak-hak rakyat sebagaimana mestinya. Wallahu’alam bisshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Latest News
Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Brigade Al-Qassam Tidak Akan Rilis Informasi 'Tak Ternilai' Terkait Tentara Israel Yang Mereka Tahan

Senin, 02 Aug 2021 21:51

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Vaksinasi Jadi Syarat Aktivitas di DKI?

Senin, 02 Aug 2021 21:23

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Pasukan Keamanan Tunisia Tangkap 2 Lagi Anggota Parlemen Pengkritik 'Kudeta' Presiden Kais Saied

Senin, 02 Aug 2021 19:30

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

15 Tentara Niger Tewas 6 Lainnya Hilang Setelah Serangan 'Teroris' Dekat Perbatasan Burkina Faso

Senin, 02 Aug 2021 17:45

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani Salahkan Penarikan Tiba-tiba AS Untuk Memburuknya Keamanan Di Afghanistan

Senin, 02 Aug 2021 17:05

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Pandemi Diperkirakan Berakhir 5 Tahun Lagi, Epidemiolog Ingatkan Potensi Chaos di Masyarakat

Senin, 02 Aug 2021 15:03

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Banyak Ulama Wafat saat Pandemi, HNW: Pentingnya Sanggar Al-Quran Cetak Generasi Penerus Ulama

Senin, 02 Aug 2021 09:41

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Pemilu 2024, Aleg PKS: Untuk Kebaikan Negara, Jangan Asal Coblos!

Senin, 02 Aug 2021 08:34

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Sang Wartawan Itu Telah Pergi

Senin, 02 Aug 2021 07:32

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Innalillahi, Pegiat Dakwah Masjid Jogokariyan Ustaz Fanni Rahman Wafat

Senin, 02 Aug 2021 07:07

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

UEA Kirim 6 Mantan Tahanan Guantanamo Ke Yaman

Ahad, 01 Aug 2021 21:30

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Makin Digoyang, Anies Semakin Matang

Ahad, 01 Aug 2021 21:17

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Taliban Hujani Bandara Kandahar Dengan Roket Untuk Gagalkan Serangan Udara Pasukan Pemerintah

Ahad, 01 Aug 2021 21:10

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Bahaya “Jurnalisme Omongan” Pejabat

Ahad, 01 Aug 2021 21:02

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

11 Tentara Mesir Tewas Atau Terluka Dalam Serangan Islamic State Di Semanjung Sinai

Ahad, 01 Aug 2021 20:50

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ismail Haniyeh Terpilih Kembali Sebagai Pemimpin Kelompok Hamas Untuk Kali Kedua

Ahad, 01 Aug 2021 19:17

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Ahad, 01 Aug 2021 16:05

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

ACT dan Gernas MUI Kerja Bareng Atasi Pandemi Covid-19

Ahad, 01 Aug 2021 13:04

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Pemerintah Segera Luncurkan Program Sertifikasi Halal Gratis bagi UMK

Ahad, 01 Aug 2021 11:10

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Wasathi: Khutbah Jumat Perlu Diatur 15 Menit

Sabtu, 31 Jul 2021 23:54


MUI

Must Read!
X