Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
19.455 views

Seruan Genosida terhadap Muslim India, Adakah Solusinya?

 

Oleh: Vani Nurlita Santi

India kembali lagi dilanda konflik sosial antara umat hindu dan umat muslim yang ada di sana. Hal tersebut dipicu dari sebuah video viral pertemuan pemimpin hindu di India yang diselenggarakan di kota suci utara kota Haridwar, Uttakrakhand pada tanggal 17-19/12/2021. Salah seorang pembicara dalam acara tersebut mengatakan untuk tidak takut membunuh umat muslim yang ada di India. Bahkan menurut keterangan polisi setempat, para pemimpin umat hindu meminta umat hindu untuk mempersenjatai diri guna membunuh umat muslim.

Kasus tersebut sudah diselidiki oleh pihak kepolisian India namun belum ada penangkapan. Sejak partai BJP (Bharatiya Janat Party)yang dipimpin oleh perdana mentri Narendra Modi berkuasa pada tahun 2014, terdapat banyak sekali kasus kekerasan pada kaum muslim dan minoritas lain yang ada di India. Pemimpin sayap kanan yang memiliki hubungan khusus dengan perdana mentri Narendra Modi secara terang-terangan menyerukan pembersihan etnis minoritas di India. Sebenarnya apa akar masalah penyeruan genosida terhadap kaum muslim di India?

Akar konflik di India

Ada baiknya jika kita mundur sedikit ke belakang untuk melihat akar permasalahan dari genosida tersebut. Sebenarnya ancaman genosida untuk umat muslim di India tidak terjadi secara tiba-tiba. Namun kebencian umat hindu kepada umat muslim sudah terjadi sejak lama dimulai pada masa pendudukan Inggris di India. Pada saat penjajahan Inggris, Inggris memanfaatkan penguatan sebuah komunitas hindu di India untuk melengserkan kesultanan moghul.

Inggris dengan segala akalnya memberikan umat hindu kekuasaan. Hal inilah menjadi cikal bakal konflik antara umat hindu dan umat muslim yang ada di India. Saat Inggris berkuasa India dibagi menjadi dua wilayah menurut etnis keagamaannya. Yakni India yang mayoritas hindu dan Pakistan yang mayoritas Islam.

Terjadi banyak sekali permasalahan antara umat hindu dan umat muslim saat India berada di bawah kepemimpinan Inggris. Permasalahan tersebut masih terus berlanjut tanpa adanya penyelesaian yang haq hingga akhirnya Inggris berhasil hengkang dari India. Permasalahan tersebut dibiarkan terus berlanjut hingga pasca kemerdekaan di India. Pasang surut konflik masih terus berlanjut hingga saat ini.

Bantuan badan organisasi kemanusiaan internasional

Saat ini kita tidak bisa lagi mengharapkan bantuan dari organisasi-organisasi sosial bertaraf internasional buatan negara barat. Organisasi-organisasi tersebut seolah-olah menutup mata dan telinga terhadap kasus genosida yang mengancam kaum muslim di India. Namun tindakan dari organisasi internasional tersebut bisa kita pahami. Karena organisasi tersebut merupakan buatan dari negara barat yang notabene merupakan negara yang menanamkan benih permusuhan antara umat hindu dan umat muslim saat mereka melakukan penjajahan.

Oleh karena itu, sangat mustahil jika kita berharap bantuan dari organisasi internasional tersebut. Apalagi untuk membantu menyelesaikan konflik saudara kita yang ada di India. Kemudian sikap yang ditunjukkan oleh para penguasa muslim dari berbagai negara ini juga cukup mengejutkan. Akibat penerapan nation state dari berbagai negara seolah-olah kaum muslim terlepas dari ikatan aqidah islam antar saudaranya. Dengan adanya nation state ini umat muslim menjadi terkotak-kotak. Sehingga melahhirkan penguasa yang dzolim yang sampai hari ini tidak terpanggil untuk menolong saudaranya yang tengah diserukan genosida di india.

Solusi tuntas pemasalahan genosida di India

Oleh karena iu, satu-satunya solusi yang bisa kita ambil untuk mengatasi genosida yang ada di India adalah dengan mewujudkan persatuan umat Islam secara hakiki di bawah sistem pemerintahan Islam. Sistem pemerintahan Islam ini akan menghapuskan garis batas nasional yang ada di negeri-negeri kaum muslimin sehingga mampu menyatukan seluruh wilayah-wilayah negeri kaum muslimin tanpa memperdulikan darimana mereka berasal.

Tidak hanya menyatukan sebuh wilayah, penyatuan umat muslim ini juga meliputi penyatuan sumber daya manusia, sumber daya alam dan kekuatan militer. Dengan adanya penyatuan-penyatuan inilah sistem pemerintahan Islam akan terwujud dan menjadi kekuatan dunia yang akan diperhitungkan. Dengan sistem pemerintahan Islam yang menerpakan syariat islam secara kaffah, sistem pemerintahan Islam akan mampu melindungi darah, kehormatan dan harta sesama kaum muslim. Dalam sebuah hadis rasul menyatakan yang artinya “asal darah seorang muslim adalah haram untuk ditumpahkan.”

Dalam sebuah hadis yang lain rasulullah menyatakan yang artinya “Janganlah kalian saling mendengki. Janganlah kalian saling mencurigai. Janganlah kalian saling membenci. Janganlah kalian saling membelakangi. Janganlah sebagian dari kalian menjual atas penjualan sebagaian yang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Janganlah mendzolimi, merendahkan, dan jangan mengejeknya, taqwa ada di sini. Maka rasulullah menunjuk ke dadanya tiga kali. Cukup dikatan buruk seorang muslim, jika ia menghinakan saudaranya sesame muslim. setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)

Demikian syariat Islam telah memberikan hukum secara detail tentang hak-hak muslim yang satu dengan muslim lainnya. Hanya dengan menerapkan syariat Islam secara kaffah dalam sistem pemerintahan islam maka Izzah dan haibah kaum muslimin akan terjaga dan terpelihara. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Ahad, 05 Feb 2023 09:20

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Sabtu, 04 Feb 2023 21:15

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Sabtu, 04 Feb 2023 20:50

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Sabtu, 04 Feb 2023 20:35

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Sabtu, 04 Feb 2023 17:36

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Sabtu, 04 Feb 2023 16:45

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Sabtu, 04 Feb 2023 12:12

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Jum'at, 03 Feb 2023 21:25

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jum'at, 03 Feb 2023 21:12

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Jum'at, 03 Feb 2023 20:37

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Jum'at, 03 Feb 2023 17:45


MUI

Must Read!
X