Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
33.920 views

Klenik tak Mendidik dalam Lingkar Sekuler

 

Oleh: Sunarti

 

"Pawang hujan bekerja menggunakan gelombang otak Teta untuk 'berkomunikasi' dengan semesta ketika sedang melaksanakan tugasnya." Ini adalah pernyataan Kemendikbud dalam akun resmi Instagram @kemendikbud.ri.

Masih segar di ingatan kita dengan peristiwa MotoGP beberapa waktu lalu. Menghebohkan bukan karena pemenang para peserta dari tanah air. Akan tetapi tingkah pawang hujan yang menyedot perhatian mata dari dalam maupun luar negeri, bahkan seluruh penjuru dunia. Dari sanjungan hingga nyinyiran tak lepas dari pemberitaan.

Bukan saja perhatikan kalangan masyarakat awam hingga pendapat para ulama, tapi menembus hingga kalangan pendidikan. Bukan kaleng-kaleng jika pawang hujan mendapat perhatian besar dari dunia pendidikan. Kalimat di atas dari Kemendikbud bak ritual syirik ini (pawang hujan) adalah hal yang patut diperhatikan. Pasalnya pernyataan tersebut merupakan pernyataan yang tidak sepantasnya diucapkan oleh seorang pendidik yang memiliki landasan ilmu pengetahuan. Miris memang.

Bagaimana nasib generasi yang akan datang?

Jika saja bukan seorang Kemendikbud atau orang yang memiliki kekuasaan di dalam payung hukum, bisa saja pernyataan tersebut akan dianggap biasa oleh khalayak. Namun, karena menyangkut pendidikan, maka hal ini sangat sungguh disayangkan dan seharusnya tidak diucapkan oleh seorang Kemendikbud.

Yang dilakukan seharusnya membuat kalimat, tanggapan dan kebijakan yang mencerdaskan generasi masa depan. Sebagai sosok pendidik yang telah terdidik dengan ilmu pengetahuan yang tidak biasa, kesyirikan bukan hal yang harus disanjung, dipelajari, diajarkan hingga diterapkan.

Bersamaan dengan hal itu kebijakan juga musti memiliki unsur yang menghantarkan masyarakat taat kepada aturan Tuhannya. Hal ini bisa ditempuh dengan cara menjaga akidah sejak usia anak-anak, dan mengajarkan ketaatan sesuai dengan perkembangan usianya. Disertai dengan  program pendidikan berjenjang dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Agar selaras dengan perkembangan usia serta pola pikir anak didik.

Berikutnya mengembangkan bakat maupun potensi anak masing-masing tanpa mengurangi rasa taat kepada Allah SWT. Pun mengarahkan bakat dan potensi tersebut dengan berstandar kepada aturan Allah SWT. adalah sebuah keharusan. Dan tanpa mengurangi bakat maupun potensi yang telah dimiliki dengan tidak melanggar hukum Allah.

Pendidikan adalah hal penting bagi masyarakat. Karena itu pendidikan yang dilaksanakan harus memiliki tujuan, target serta sasaran.  Demikian pula bagi pendidik harus memiliki tsaqafah yang kuat dan keilmuan yang menghantarkan kepada Rabb Pemilik Alam Semesta yang memiliki aturan untuk menyelesaikan segala persoalan manusia di dunia.

Memang, kewajiban sebagai muslim adalah menuntut ilmu. Akan tetapi tidak semua hal dipelajari. Inilah efek samping yang buruk dari sistem sekuler. Di mana sistem ini menghilangkan aturan Tuhan sebagai pemecah problematika umat manusia. Tak ayal lagi, orang dengan pendidikan tinggi pun mendukung aktivitas klenik dan syirik.

Sementara tujuan pendidikan sendiri bukan keilmuan yang sifatnya mengarah kepada pendangkalan akidah hingga lepasnya akidah. Karena pendidikan bertujuan untuk merealisasikan penghambaan kepada Sang Pencipta dalam kehidupan, baik secara individu, sosial maupun negara.

Karena kecerdasan berpikir manusia, muncullah perkembangan ilmu dengan berbagai aplikasinya. Namun, banyaknya  ilmu-ilmu yang sudah ada maupun muncul ilmu baru dari kecerdasan dan kegeniusan manusia tersebut, tidak semuanya boleh dipelajari, diajarkan dan diaplikasikan. Karena ada ilmu-ilmu yang akan merusak akidah. Seperti ilmu sihir, ilmu ramalan, ilmu mantera.

Persoalan klenik yang berbuah kesyirikan akan selalu bermunculan jika manusia masih mengandalkan sistem sekuler. Sistem ini akan selalu mengbil jalan keluar dengan azaz manfaat. Akidah dan ketaatan terhadap Allah SWT. tidak lagi menjadi prioritas dalam segala penyelesaian problematika umat. Selama ada keuntungan berupa materi, kedudukan dan kepentingan lain, solusi atas segala masalah akan dikembalikan kepada kecerdasan manusia.

Sistem sekuler yang secara langsung tetap membolehkan beribadah, akan tetapi tidak mengizinkan manusia dalam kehidupannya menggunakan aturan Tuhannya. Aturan Allah dicampakkan begitu saja dengan berbagai alasan dan tipu daya.

Penerapan sistem pendidikan terpengaruh dengan sistem yang diterapkan dalam sebuah negara. Maka saat ini nampak jelas landasan sistem pendidikan bukanlah menghantarkan kepada ketaatan, melainkan semakin menjauhkan manusia dari Tuhannya. Pokok yang harus diingat adalah pendidikan harus menghantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman dan taat secara total pada syariat Allah.

Negara sebagai penyelenggara pendidikan harus berperan untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Baik terwujud secara individu yang beriman dan tunduk kepada hukum Allah, masyarakat yang bisa saling mengingatkan dan negara sebagai penegak hukum harus tegas dengan berbagai penyimpangan yang mengarah pada rusaknya akidah rakyatnya. Waalllahu alam bisawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Sambo Tersangka, Fadil Imran Kapan Bezuk?

Kamis, 11 Aug 2022 14:02

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Jangan Lupakan Kejahatan Israel

Kamis, 11 Aug 2022 13:00

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Ilmuwan : Awas 90% Penyakit Karena Pikiran, 10% Karena Makanan

Kamis, 11 Aug 2022 05:17

Laporan: Korea Utara Tawari Rusia 100.000 Pasukan Relawan Untuk Perang Melawan Ukraina

Laporan: Korea Utara Tawari Rusia 100.000 Pasukan Relawan Untuk Perang Melawan Ukraina

Rabu, 10 Aug 2022 22:00

Pesepak Bola Prancis Paul Pogba Nyatakan Rasa Simpati Untuk Orang-orang Palestina Di Gaza

Pesepak Bola Prancis Paul Pogba Nyatakan Rasa Simpati Untuk Orang-orang Palestina Di Gaza

Rabu, 10 Aug 2022 21:30

Apresiasi Usut Kasus Brigadir J, HNW Minta Kapolri Kembali Usut Tragedi KM 50

Apresiasi Usut Kasus Brigadir J, HNW Minta Kapolri Kembali Usut Tragedi KM 50

Rabu, 10 Aug 2022 19:28


MUI

Must Read!
X

Rabu, 10/08/2022 10:20

Cabut UU Cinta Kerja!