Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.649 views

Choose to Challenge Perkawinan Anak, Solutifkah?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

"Choose to Challenge” menjadi tema besar Hari Perempuan Internasional tahun ini. “Memilih untuk Menantang” kaum perempuan untuk mau bicara terbuka, mengungkapkan bias dan ketidaksetaraan gender yang masih ada. Pada kesempatan kali ini isu yang diaruskan salah satunya adalah menghentikan perkawinan anak.

Fakta di lapangan mencatat ada enam puluh empat ribu anak perempuan Indonesia di bawah umur dikawinkan pada masa pandemi lalu. Mereka tidak diberi pilihan (voaindonesia.com, 10/3/2021). Fenomena ini dianggap sebagai salah satu bentuk penindasan dan pengambilan hak bagi anak oleh para aktivis feminis.

Korban Kawin Anak

Rasminah, seorang wanita pelaku kawin anak, menceritakan bahwa ayahnya lumpuh sejak kecil. Keluarganya miskin. Saat menginjak usia 13 tahun, ia diminta untuk menikah saja. Karena orangtuanya tak punya biaya untuk menyekolahkannya. Sayang, dua tahun pernikahannya sang suami hilang entah ke mana. "Mungkin karena saya ga bisa ngurus suami dan anak. Kan saya masih kecil. Masih seneng main sama teman-teman. Suami dan anak diurusin ibu saya," begitu ungkapnya.

Rasminah dijadikan sosok korban pahitnya kawin anak. Penyesalan demi penyesalan dilontarkan. Lebih baik sekolah dulu tinggi-tinggi, dapat pekerjaan yang layak, baru memikirkan tentang menikah.

Para aktivis menyuarakan bahwa perkawinan anak ini sangat membahayakan, sehingga harus dihentikan sampai ke akarnya. Membongkar tafsir agama, adat, juga masalah struktural seperti kemiskinan agar dihasilkan satu suara yang sama, mendorong anak untuk sekolah dan bekerja sampai usia dewasa, bukan menikah.

Apalagi anak-anak dianggap belum siap secara mental dan psikologis dalam menjalankan perannya sebagai istri, ibu, menantu. Sebagaimana yang disuarakan pakar psikolog bahwa remaja masa-masanya labil, jiwa pemberontak dan ingin berpetualang. Semakinlah menguatkan citra bahwa pernikahan dini merupakan salah satu pelanggaran bagi hak anak.

Waspada Jebakan Feminis Liberal

Sebagai muslim, tentu kita harus menggunakan islam sebagai standar dalam berpikir, menilai sesuatu dan juga beraktivitas. Islam memandang perkawinan sebagai ikatan suci yang menggetarkan Arsy Allah.

Islam memandang pernikahan sebagai jalan mulia dalam melangsungkan kelestarian kehidupan manusia di bumi ini. Islam pun mengatur hak dan kewajiban suami istri dalam berumah tangga. Suami memang diberikan peran sebagai qawwam, karena ia akan dimintai pertanggungjawaban yang berat di hari penghisaban kelak. Tapi, dalam bergaul dengan istri dan anak-anaknya, suami dianjurkan untuk berbuat ma'ruf, sebagaimana Rasul berbuat ma'ruf kepada istri dan keluarganya.

Pemikiran yang memusuhi pernikahan dini atau kini bahasanya menjadi perkawinan anak harus kita waspadai. Karena secara tidak langsung justru menyerang agama ini. Islam tidak melarang pernikahan dini. Apalagi dalam sirah diceritakan bahwa Rasul menikahi Aisyah binti Abu Bakar saat ia berusia 9 tahun. Umur yang masih sangat belia bukan?

Tapi, di umurnya yang belia itu, ia sukses dididik menjalani perannya sebagai istri dan ummul mukminin. Tak hanya itu, ia pun dikenal dengan kecerdasannya. Ia bisa memahami hadits-hadits Rasulullah SAW, mengingatnya, dan kemudian meriwayatkannya.

Inilah potret keberhasilan pendidikan dalam Islam. Baik pendidikan dalam rumah tangga atau pendidikan secara umum. Laki-laki disiapkan menjadi qawwam yang baik bagi istri dan anaknya. Perempuan disiapkan menjadi istri, dan ibu bagi anaknya.

Akhirnya...

Sejatinya pelarangan pernikahan dini adalah bentuk kegagalan sistem kapitalisme sekulerisme dalam mencetak manusia yang bisa menjalani perannya. Baik peran dalam keluarga, masyarakat, bahkan bernegara.

Mari beralih pada sistem yang shohih, yang Allah ridhoi dan berkahi, yakni sistem Islam kaffah. Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

ILustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Intens Gerakan Pengendalian Tembakau, Muhammadiyah Raih Penghargaan WHO

Senin, 14 Jun 2021 07:23

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Kasus Covid Kembali Melonjak, Gubernur Anies Instruksikan Kewaspadaan kepada Semua Pihak

Senin, 14 Jun 2021 07:08

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Riset CTIEF tentang Dana Haji

Ahad, 13 Jun 2021 22:33

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Perangi Rokok dengan Pendekatan Budaya, Abdul Mu’ti Protes: Kudus Bukan Kota Kretek

Ahad, 13 Jun 2021 22:08

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

PAN Desak Pemerintah Cabut Draf RUU 'Pajak Pendidikan'

Ahad, 13 Jun 2021 21:45

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Azerbaijan Bebaskan 15 Tentara Armenia Dengan Imbalan Peta 97.000 Ranjau Di Nagorno-Karabakh

Ahad, 13 Jun 2021 21:20

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Innalillahi, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri Wafat

Ahad, 13 Jun 2021 21:15

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

TuanTanah Di Maroko Tolak Sewakan Lahan Untuk Diplomat Israel

Ahad, 13 Jun 2021 21:00

Your Life is Your Choice!

Your Life is Your Choice!

Ahad, 13 Jun 2021 20:52

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Hamas: Hasutan UEA Sejalan Dengan Propaganda Israel

Ahad, 13 Jun 2021 20:00

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Jihad Islam Serukan Persatuan Untuk Melawan 'Pos Pemeriksaan Kematian' Israel

Ahad, 13 Jun 2021 18:55

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Soal Capres 2024, Fahri Hamzah: Bukan Bicara Figur Doang, Tapi Idenya Apa?

Ahad, 13 Jun 2021 17:20

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Rawwan Dwaik, Gadis Down Syndrome Penghapal Quran 30 Juz

Ahad, 13 Jun 2021 12:40

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Fahri Kritik Pegawai KPK yang Marah Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono Balas Menohok

Sabtu, 12 Jun 2021 21:48

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Politisi Gerindra: PPN Sembako Korbankan Rakyat Kecil

Sabtu, 12 Jun 2021 21:08

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Analisis: Strategi Hamas Dan Perang Asimetris Melawan Israel

Sabtu, 12 Jun 2021 20:45

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Zulhas: PAN dan Muhammadiyah Bagi Tugas, Tolak PPN Pendidikan

Sabtu, 12 Jun 2021 20:41

HRS Ulama Terzalimi

HRS Ulama Terzalimi

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Ribuan Warga Kanada Berunjuk Rasa Mengecam Islamofobia Setelah Pembunuhan Keluarga Muslim

Sabtu, 12 Jun 2021 20:15

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Hapus Saja Dewan Komisaris BUMN

Sabtu, 12 Jun 2021 19:57


MUI

Must Read!
X