Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.820 views

Menemani Anak Nonton Video Porno, Anda Sehat?

 

Oleh: Emil Apriani, S.Kom 

“Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”. (QS. Al-Israa : 32)

Arus global liberalisasi mengepung kaum muslim saat ini di seluruh aspek kehidupan, baik kalangan orang tua maupun anak-anak. Dengan pandangan ide liberalisasi tersebut, memberikan ruang kebebasan bagi seseorang atas perilaku yang dilakukan.

Belum lama ini, sempat menuai kontroversi pengakuan dari seorang publik figur terkait sikap dirinya jika anak-anaknya menonton konten film porno. Ia menyatakan bahwa dirinya membolehkan anak-anaknya menonton film atau konten porno. Menurutnya orang tua tidak boleh bersifat kolot dan mesti berpikir terbuka. Karenanya dia menilai, pembelajaran tentang seks sejak usia dini sangat penting saat ini.

Terkait pernyataan tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI), Susanto menilai bahwa konten porno tak boleh ditonton oleh anak-anak meski diawasi atau ditemani. Menurutnya, konten porno tetap memiliki dampak buruk. Bahkan dia meminta orang tua berhati-hati dalam mendidik anak (detik.com, 28/6/2021). Namun ternyata tidak sedikit juga yang malah mengapresiasi dan mendukung sikap publik figur tersebut.

Inilah salah satu fakta yang menjadi keprihatinan gaya asuh bagi keluarga muslim saat ini. Di mana orang tua yang seharusnya menjadi kontrol terdekat dalam pengawasan anak-anaknya terhadap konten pornografi, malah memberi peluang bagi anak dalam mengakses hal tersebut. Menonton video berkonten pornografi dengan diawasi ataupun ditemani orang tua, justru akan meracuni pemikiran anak. Menjadikan anak berpikir bahwa boleh-boleh saja dilakukan dan bukan sesuatu yang salah.

Pemikiran terbuka orang tua dalam memberikan pendidikan seksual sejak dini ternyata akan memberikan pengaruh buruk bagi anak. Hal tersebut tidak lepas dari arus global yang disebarkan oleh Barat selama ini dalam menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif.

Dilansir dari CNNIndonesia.com, Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) menyarankan setiap negara di dunia untuk menerapkan pendidikan seksual yang komprehensif, termasuk Indonesia. Rekomendasi ini berdasarkan pada kajian terbaru dari Global Education Monitoring (GEM) Report, UNESCO (14/06).

GERM Report menyebut bahwa pendidikan seksual mesti dimulai sejak dini. Anak-anak usia lima tahun misalnya, perlu memahami fakta-fakta dasar tentang tubuh mereka, keluarga, hubungan sosial, mengenali perilaku yang tidak pantas, dan mengidentifikasi pelecehan. Anak-anak dan remaja juga harus menerima pendidikan seksual komprehensif sebelum menjadi aktif secara seksual.

Dengan dalih memberikan pembekalan informasi kepada anak dengan pendidikan seksual komprehensif malah memberi ruang terbuka kebebasan di tengah kondisi kehidupan yang semua aspeknya digempur budaya overseksualiasi. Di mana nilai kehidupannya mengagungkan kebebasan dan kepuasan diri termasuk di dalamnya kepuasan seksual sebagai puncak kebahagiaan.

Bahkan sistem saat ini memfasilitasi individu dan korporasi meraup untung sebesar-besarnya dari industri dengan konten seksual dan pornografi. Dampak dari budaya overseksualisasi tersebut berupa kerusakan yang merajalela, seperti praktik prostitusi dan aborsi dimana-mana, yang membawa kerugian materiil bahkan ancaman lost generation.

Hal ini sebagai bentuk dari ide liberalisme yang dijajakan ke negeri-negeri Muslim termasuk Indonesia. Liberalisme adalah paham kebebasan yang muncul dari sekularisme yang dimiliki oleh ideologi kapitalisme. Di mana sekularisme memisahkan dan menjauhkan aturan agama dari kehidupan, termasuk menjauhkan pendidikan generasi dari aturan agama Islam. Mendorong adanya liberalisasi seksual dan menjadikan manusia sebagai penentu aturan berdasarkan hawa nafsunya.

Padahal sebagai seorang muslim, seharusnya tunduk dan taat pada aturan Allah SWT yang menciptakannya. Islam memberi ruang privat (pribadi) dalam pembahasan seksual terkait dengan gharizah nau, yaitu naluri melestarikan jenis atau keturunan sebagai bagian dari ibadah. Adapun pemenuhan naluri tersebut melalui hubungan pernikahan, sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Allah punmemberikan aturan-Nya terkait hal tersebut.

Islam menempatkan naluri seksual secara indah, menyelaraskan dengan tujuan penciptaan manusia. Menerapkan aturan-aturan, tidak membebaskan dan bukan pula dengan mengebirinya. Islam memerintahkan menundukkan pandangan, menutup aurat, melarang khalwat dan ikhtilat, juga mengharamkan zina dan liwath dengan sanksi yang sangat tegas.

Maka cara Islam ini bukan hanya menjaga generasi dari bahaya serta kehinaan dunia dan akhirat. Namun juga meniscayakan hadirnya sebuah generasi peradaban mulia. Wallahu’alam bishowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Hamas: 6 Orang Yang Kabur Dari Penjara Israel Jadi Prioritas Dalam Setiap Pertukaran Tahanan

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Pejabat Menumpuk Harta, Disparitas Sosial Makin Nyata

Sabtu, 18 Sep 2021 20:45

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

801 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Yang Menargetkan 174 Toko Roti Sejak 2011

Sabtu, 18 Sep 2021 20:25

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Telah Habiskan 427,5 Miliar Untuk Buru 6 Pejuang Palestina Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Sabtu, 18 Sep 2021 19:48

 HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

HNW Apresiasi Perpres Dana Abadi Pesantren dan Sampaikan 4 Catatan Kritis

Sabtu, 18 Sep 2021 16:55

Arah Demokrasi Terpimpin

Arah Demokrasi Terpimpin

Sabtu, 18 Sep 2021 16:47

Ah Dudung, Memang Parah

Ah Dudung, Memang Parah

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Studi: Indonesia Akan Miliki 165 Juta Konsumen Digital di Akhir 2021

Sabtu, 18 Sep 2021 16:45

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Konsep Musibah di dalam Al-Quran Tidak Selalu Bermakna Negatif

Sabtu, 18 Sep 2021 15:45

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Istiqlal Destinasi Wisata Baru

Sabtu, 18 Sep 2021 15:41

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Aturan Baru Penyaluran Dana BOS, Menghambat Pendidikan Nasional?

Sabtu, 18 Sep 2021 09:36

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Pesta Miras Berujung Nahas, Islam Punya Solusi Tuntas!

Sabtu, 18 Sep 2021 09:10


MUI

Must Read!
X