Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.794 views

Kalau Gak Ada Gebrakan, Buat Apa Ada Kongres Umat Islam?

Tony Rosyid

[Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa]

Konggres Umat Islam digelar lagi. Setelah sempat mati suri di awal Orde Lama dan terkubur di sepanjang era Orde Baru. 1998 Orde Baru tumbang, Kongres Umat Islam hidup kembali. Tapi, tak seheroik era tahun 1938 yang mengukuhkan Majlis Islam A'la  Indonesia (MIAI) dan 1945 yang berhasil melahirkan Partai Masyumi. Satu-satunya partai yang merepresentasikan umat Islam saat itu. Pemilu tahun 1955 Masyumi dapat suara. 20,9 persen. Sebelum akhirnya NU menarik diri dari Masyumi. Masyumi makin melemah dan akhirnya dibubarkan oleh Soekarno. Di era Soeharto ganti nama menjadi Parmusi. Tapi, tak lama lahir, dihajar, dan mati juga. Reborn melalui PBB di era reformasi, tapi Wassalam!



Hebatnya Kongres Umat Islam saat itu, langsung masuk pada jantung masalah. Berani dan bernyali untuk ambil peran di saat Indonesia sedang mencari bentuk. Rekomendasinya riil, konkret dan terukur. Bagaimana dengan kongres sekarang yang dikomandoi panitianya oleh K.H Zaitun Rasmin, Wasekjen MUI yang namanya viral dan makin populer setelah debat di ILC dengan Ngabalin, utusan dari istana.

Soal isu, saat ini tak kalah besar dengan isu di tahun 1938 dan 1945. Jika pra dan pasca kemerdekaan isunya adalah bagaimana umat Islam mengambil peran kemerdekaan dan ikut mengisi panggung politik Indonesia yang sedang mencari bentuk, maka isu saat ini bagaimana umat Islam memulihkan perannya setelah banyak diambil, bahkan dirampok oleh para pemilik modal (kapitalis) yang mengendalikan negeri ini, baik ekonomi maupun politik, melalui tangan-tangan kekuasaan.

Fakta bahwa reformasi telah melahirkan oligarki tak bisa dibantah. Merekalah yang mengendalikan negara ini melalui proses industrialisasi politik. Demokrasi dikendalikan secara liberal oleh penyertaan modal para cukong sebagai investasi untuk memborong saham di setiap pemilu. Akibatnya, para pemimpin, elit dan pejabat tinggi tidak lahir dari hati rakyat, tapi mereka dilahirkan oleh kepentingan konglomerasi.

Umat Islam di Indonesia adalah mayoritas. 86 persen. Jumlah sebesar itu mesti menyadarkan Umat Islam untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Peran ini bisa diperjuangkan secara struktural melalui parpol, dan secara kultural melalui ormas yang semua perwakilannya hadir pada hari ini di kongres.

Umat Islam punya partai Islam. Ada PKS, PKB, PPP dan PAN. Selama ini empat partai Islam ini nyaris gak pernah akur. Kerja sendiri-sendiri dengan agenda dan kepentingan masing-masing. Bersaing dengan isu-isu klasik seperti wahabi, khilafah, Islam garis keras, dst untuk saling melemahkan. Padahal, partai-partai Islam inilah yang paling potensial untuk menyuarakan secara struktural berbagai kepentingan Umat Islam dibanding partai-partai lain.

Umat Islam menginginkan adanya aturan halal food, halal tourism, dan halal finance misalnya, mungkinkan bisa melalui partai di luar empat partai Islam itu? Ayo obyektif!

Inilah yang disorot oleh gubernur Bangka Belitung, Dr. Erzaldi Rosman Djohan, dalam pembukaan seminar "Halal Internasional" di hadapan para peserta Kongres Umat Islam ke-7 ini. Gubernur Babel mengeluh kenapa Kredit Usaha Rakyat (KUR) lebih banyak melibatkan bank konvensional, bukan bank Syari'ah. Dimana keberkahannya, tanya orang nomor satu di Babel ini. Ia juga menyoroti RUU Omnibus Law terutama soal pihak yang akan mensertifikasi halal. Gak usah ribut soal siapa pihak yang berhak mengeluarkan sertifikat halal, tapi yang lebih penting adalah bagaimana mengatur strategi untuk memperjuangkan halalisasi industri. Mosok kalah sama Jepang dan Australia, katanya. Sebuah pemanasan yang inspiratif dan sedikit berani. Keren Pak Gubernur!

Melalui kekompakan empat partai Islam, idealnya umat Islam bisa menitipkan semua aspirasi kepentingan dan harapannya. Baik kepentingan struktural maupun kepentingan substansial.

Kepentingan struktural artinya umat Islam mesti memiliki keterwakilan secara proporsional dan signifikan di struktur kepemimpinan bangsa ini.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, akan lebih efektif jika Kongres ke-7 kali ini ikut merekomendasikan partai-partai Islam seperti PKS, PKB, PPP dan PAN berkoalisi dalam setiap pemilu, baik pilpres maupun pilkada. Lalu mendorong umat Islam untuk memberi dukungan kepada calon-calon pemimpin yang didukung oleh empat partai tersebut sebagaimana era 1955 ketika Masyumi jadi satu-satunya representasi hasil kongres Umat Islam tahun 1945. Berani? Atau mau diskusi panjang dulu sampai gagasan ini akhirnya masuk selokan karena tak adanya nyali para ulama dan tokoh Islam yang ikut Konggres ini.

Secara substansial, banyak problem serius yang sedang dihadapi oleh umat Islam, dan juga bangsa saat ini. Tidak saja problem ekonomi yang dikuasai oleh 1-10 persen orang terkaya di Indonesia, tapi juga problem hukum dimana institusi-institusi penegak hukum tak ada tanda-tanda punya kemauan sungguh-sungguh menjadi panglima keadilan. Tapi sebaliknya institusi-institusi ini justru seringkali dipakai untuk kepentingan pragmatis kekuasaan.

Tidak saja merekomendasikan, tapi Kongres Umat Islam juga mesti mengawal dan memastikan bahwa rekomendasi itu terealisasikan. Jangan sampai ada anggapan publik bahwa kongres Umat Islam hanya ritual lima tahunan. Kegiatannya gak didengar umat, rekomendasinya tak lebih dari asesoris kegiatan. Sekedar kumpul-kumpul ulama, pimpinan ormas dan pejabat.

Jangan sampai pula masyarakat di bawah nanya: Kongres Umat Islam itu apa sih? Kan gak lucu kalau pertanyaan itu yang muncul. Ayo buktikan! [PurWD/voa-islam.com]

Bangka Belitung, 27 Pebruari 2020

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Sudah 500 Lebih Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Besar Di Turki Dan Suriah

Senin, 06 Feb 2023 17:35

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Muhammadiyah Sidoarjo Siapkan Makanan Gratis Peserta Seabad NU

Senin, 06 Feb 2023 16:22

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Sedikitnya 176 Orang Tewas Akibat Gempa Bumi Yang Mengguncang Suriah Dan Turki

Senin, 06 Feb 2023 13:17

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Blokade Israel Sebabkan Peningkatan Angka Kanker Di Gaza

Senin, 06 Feb 2023 11:35

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Laporan: Iran Sewa Geng Kriminal Untuk Bunuh Pembangkang Di Luar Negeri

Senin, 06 Feb 2023 10:23

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Kepala Wagner: Pertempuran Sengit Sedang Berlangsung Di Utara Kota Bakhmut

Ahad, 05 Feb 2023 21:48

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Pervez Musharraf – Orang Yang Bantu AS Menginvasi Afghanistan Meninggal Setelah Sakit Berkepanjangan

Ahad, 05 Feb 2023 20:29

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Cina Marah Balon Mata-matanya Ditembak Jatuh AS

Ahad, 05 Feb 2023 15:55

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Pelaku Pemerkosaan Anak, Bukti Sistem Sekuler Merusak

Ahad, 05 Feb 2023 13:22

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Jalan Panjang Larangan LGBT di Negeri Muslim

Ahad, 05 Feb 2023 09:20

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Pakistan Blokir Wikipedia Karena 'Konten Menghujat'

Sabtu, 04 Feb 2023 21:15

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Wapres: Aneh Bila Ada Larangan Penggunaan Jilbab Bagi Pramugari

Sabtu, 04 Feb 2023 20:50

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Tahanan Wanita Palestina Disiksa Dan Dilecehkan Oleh Penjaga Penjara Israel

Sabtu, 04 Feb 2023 20:35

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Pakistan Akan Minta Pemimpin Taliban Hibtaullah Akhundzada Kendalikan Para Militan Di Pakistan

Sabtu, 04 Feb 2023 17:36

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Palestina Juga Punya Hak Membela Diri

Sabtu, 04 Feb 2023 16:45

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Türki Tarik Mundur Pasukan dari Pos Pemeriksaan di Jalan Raya M4 Suriah

Sabtu, 04 Feb 2023 12:12

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Anggota Komisi VIII DPR Tolak Kenaikan Biaya Haji Karena Memberatkan

Jum'at, 03 Feb 2023 21:25

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jangan Jadi Kader Penjilat

Jum'at, 03 Feb 2023 21:12

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Sabtu - Senin Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1444 H

Jum'at, 03 Feb 2023 20:37

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Brigade Al-Qassam Gunakan Rudal Darat Ke Udara Untuk Hadapi Serangan Udara Israel Di Gaza

Jum'at, 03 Feb 2023 17:45


MUI

Must Read!
X