Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.679 views

Kriminalitas Meningkat, Ada Apa dengan Anak Muda Zaman Now ?

 

Oleh: Dhiniaty Amandha

"Anak muda zaman now" tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Namun apa sebenarnya karakter yang dibangun dari prespektif istilah tersebut? Banyak sekali cuitan di media sosial meramaikan komentar dengan istilah ini. Zaman now artinya zaman sekarang, sehingga bisa diartikan anak muda zaman sekarang.

Fakta di masa pandemi Covid-19 yang menimpa dunia, kasus kriminalisasi yang dilakukan anak muda justru meningkat. Di Kabupaten Madiun kasus anak muda hamil duluan naik signifikan, lebih dari 100 % dibandingkan kasus serupa pada tahun sebelumnya. Konsumsi disertai pesta menggunakan miras oplosan dan narkoba oleh anak muda juga meningkat. Aksi pembegalan oleh anak muda juga marak. Termasuk meningkatnya anak muda yang terlibat dalam jaringan prostitusi online. Tentu yang terlibat adalah anak muda yang berada pada masa produktifitasnya. Masih banyak fakta lain yang mengungkap bahwa kasus kriminalitas anak muda saat ini sangat memprihatinkan, bahkan terjadi di lingkungan sekitar kita.

Sebenarnya apa yang menjadi pangkal sebab anak muda kian hari terperosok dan jauh dari harapan kebangkitan?  Apakah teknologi yang canggih masih belum memadai untuk menjadi sarana bagi anak bangsa dalam mencapai keemasannya?

Fakta yang terjadi justru kecanggihan teknologi menjadi ‘pembawa’ arus kerusakan anak muda. Anak menjadi lalai akan segala hal baik dan produktif yang harus dilakukannya. Bahkan tidak sedikit orangtua yang menyalahkan teknologi atas kerusakan pada anaknya. Menyalahkan teknologi, tentu tidak akan menyelesaikan masalah. Karena teknologi hanya sarana. Bagaimanapun teknologi mempunyai dampak positif yang banyak bagi kehidupan manusia. Lalu apa yang harus kita benahi ?

Informasi. Secara tidak sadar pola pikir manusia tergantung atas informasi yang ia terima. Pola pikir itu membentuk menjadi sebuah persepsi. Dari persepsi inilah yang nantinya akan menentukan tindakan dan berakhirlah menjadi sebuah kebiasaan jika dilakukan terus menerus. Jika informasi yang disaring adalah informasi yang positif maka akan terbentuklah kebiasaan yang membawa anak pada hal yang positif, dan sebaliknya. Jika informasi yang diterima terus menerus adalah tentang musik, maka anak akan berpikir bahwa musik itu menyenangkan. Sehingga dalam tindakannya ia gemar bermain alat musik dan terbiasa memainkannya.

Jika menginginkan anak yang cerdas, taat kepada Allah, dan hal-hal baik lainnya maka gantilah informasi pada anak tersebut. Tentunya tidak semua anak muda pada zaman ini akan terlena oleh buaian dunia. Masih ada anak muda yang sangat perduli akan peradaban dunia.

Mengapa anak muda harus peduli dengan peradaban? Karena anak mudalah yang nantinya akan meneruskan apa-apa yang ada pada peradaban saat ini. Jika saat ini anak muda tidak mengambil peran, maka di masa yang akan datang merekalah yang akan mengemban kesengsaraannya. Tentu jika informasi yang diterima saat ini hanyalah kesenangan dunia semata, maka apa yang akan menjadi pencapaian? Tidak lain dan tidak bukan hanyalah materi dan kepuasan akan nafsu dunia.

Mari kita sedikit mengulik sejarah anak muda pada masanya. Mungkin cerita ini sudah sangatlah lampau. Ya, jika dibahas dari sisi teknologi tentulah tidak akan sama dengan apa yang ada di depan mata anak muda saat ini. Tapi ada hikmah dan pelajaran yang agung atas sejarah ini.

Muhammad al-Fatih salah satu dari banyaknya pejuang Islam. Beliau dijuluki seorang penakluk. Sejarah mencatat dalam usianya yang masih terbilang sangat muda yaitu 12 tahun, Beliau sudah diangkat menjadi Sultan Turki Ustmani (30 Maret 1432 - 3 Mei 1481). Pada usia ke 21 tahun, Muhammad al-Fatih berhasil menaklukkan konstantinopel, ibukota dari negara super power. Kota ini memiliki benteng legendaris yang tidak pernah tertembus musuh sebelumnya. Tapi apa nyatanya? Kota tersebut jatuh ke tangan Islam.

Muhammad al-Fatih juga mempunyai penguasaan dalam bidang ketentaraan, sains dan matematika. Bahkan beliau mampu menguasai 6 bahasa. Berkat karakter kepemimpinan yang ditanamkan sejak kecil, Muhammad al-Fatih membuat banyak kawan dan lawan kagum atas kepemimpinannya. Belum lagi kecerdasan taktik dan strateginya dalam berperang.  Tentunya semua itu adalah hasil dari motivasi dan didikan dari orangtua dan guru yang sangat luar biasa.

Masih banyak lagi inspirasi yang dapat diambil dari kisah Muhammad al-Fatih. Akan sangat panjang jika harus menguraikannya pada tulisan ini. Namun dengan sepenggal cerita di atas, muncul sebuah pertanyaan, "Apa yang membuat Muhammad al-Fatih begitu bersemangat dalam menggapai keinginannya?"

Tentu bukan harta ataupun tahta, apalagi wanita. Akan tetapi ketakwaanlah yang menjadi jawaban dari bisyarah Rasulullah yang tertera pada hadistnya. “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.” (HR Ahmad bin Hanval Al Musnad).

Muhammad al-Fatih sangat yakin bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam tidak pernah berbohong. Muhammad al-Fatih ingin memenuhi perkataan Rasulullah tersebut atas cintanya kepada Rasulullah dan agama yang dibawanya.

Kembali kepada point informasi, tentu informasi yang diterima oleh Muhammad al-Fatih dari sejak kecil bukanlah informasi yang membawanya akan kesenangan dunia. Karena beliau tahu bahwasanya ketika kita berjuang untuk akhirat, maka dunia dan seisinya akan di tangan.

Anak muda seharusnya tidak buta akan sejarah kebangkitan. Bagaimanapun Islam pernah berada pada masa keemasannya. Tidakkah kita ingin membangun peradaban ini dengan belajar dari sejarah kebangkitannya? Mari ubah informasi berawal dari diri sendiri! (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31


MUI

Must Read!
X