Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.913 views

Persiapkan Generasi Emas 2024, PP IPM Dukung Revisi PP 109/2012 Soal Pembatasan Rokok

JAKARTA (voa-islam.com) – Setelah terlibat dalam proses dan materi Uji Publik Revisi PP No. 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Nashir Efendi menyatakan dukungan terhadap revisi PP 109/2012. 

Lewat siaran pers pada Sabtu (30/07), Nashir menilai PP 109/2012 sudah tidak relevan dengan perkembangan zaman. Misalnya soal pengaturan iklan, promosi, dan sponsor produk rokok, hingga rokok elektronik yang belum diatur dalam PP tersebut. 

Besaran peringatan kesehatan yang termuat dalam peraturan tersebut juga dia anggap terlalu kecil sehingga tidak lagi efektif untuk mencegah perokok pemula dari bahaya asap rokok.

“Perlu adanya penyempurnaan perlindungan terhadap generasi muda dan anak-anak dari bahaya merokok dapat dikurangi. Berdasarkan estimasi Bappenas, peningkatan prevalensi perokok pemula khususnya anak-anak dan usia remaja akan terus mengalami kenaikan apabila tidak ada kebijakan komprehensif untuk menekan angka prevalensi,” terangnya. 

Selanjutnya, Nashir mengatakan bahwa Revisi PP 109/2012 adalah target (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) RPJMN 2020-2024. Apalagi persentase merokok penduduk yang berusia 10-18 tahun atau usia dari basis masa IPM berjumlah sebanyak 9.1 persen. Ke depan, angka ini menurutnya harus bisa ditekan hingga 8.7 persen.

“Di IPM sendiri kami juga memiliki gerakan pelajar sehat yang mencakup pengembangan kawasan sehat yang terdiri dari: Pertama, meningkatkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kedua, meningkatkan pelayanan berhenti merokok; dan ketiga, pelarangan total iklan, promosi rokok, dan perbesaran pencantuman peringatan bergambar bahaya merokok serta larangan penjualan rokok secara eceran dan larangan memajang produk tembakau,” jelas Nashir. 

 

Dua Isu Penting Revisi 109/2012

Lebih lanjut, Nashir menyebut ada dua isu dalam revisi ini. Isu pertama adalah mengenai peringatan kesehatan bergambar (PHW). Saat ini PHW yang ada di kemasan rokok hanya sebesar 40 persen dan sebagian tertutup oleh penempatan pita cukai sehingga PHW tidak efektif.

Nashir Efendi mendukung usulan revisi dengan memperbesar ukuran PHW menjadi 90 persen dan mengatur penempatan serta ukuran besaran pita cukai sehingga tidak menghalangi pesan yang disampaikan terkait bahaya merokok yang tercantum dalam PHW di kemasan rokok. “Dengan memperbesar ukuran huruf dari 12 menjadi 16 dan warna huruf dari putih menjadi warna merah,” ucap Nashir.

Isu yang kedua yakni mengenai iklan, promosi, dan sponsor (IPS). Yang saat ini masih diperbolehkan di media luar ruang, cetak, penyiaran dan teknologi. Dalam hal ini, Nashir dan PP IPM juga turut menyatakan keberpihakkannya dalam mendukung untuk dilakukan pengetatan dan pelarangan iklan secara total, terutama media luar ruang dan internet. 

“Pilihan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan berbasis bukti berbagai survei menyatakan bahwa ada pengaruh iklan rokok terhadap kecenderungan untuk merokok pada anak muda. Perlu diketahui juga sebanyak 144 negara sudah melarang total iklan, promosi dan sponsor rokok. Di ASEAN, hanya Indonesia yang masih memperbolehkan iklan, promosi dan sponsor produk tembakau,” Papar Nashir. 

Selain dua isu yang tertera sebagaimana disampaikan Nashir, ayat terkait dengan larangan penjualan rokok secara eceran dan larangan memajang produk tembakau belum ada di dalam PP 109/2012. Sehubungan dengan itu, PP IPM mendukung usulan revisi tambahan ayat ini untuk mengurangi prevalensi perokok pemula. Karena menurut Nashir, dengan membeli rokok secara eceran sama dengan mempermudah distribusi dan konsumsi rokok kepada anak-anak. Karena harganya yang murah. 

“Kami berharap kepada kader IPM di seluruh Indonesia untuk mendukung revisi PP 109/2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa profuk tembakau bagi kesehatan untuk kebaikan kita semua di masa depan,” harapnya. 

Lanjut, Nashir juga berharap kepada seluruh elemen negara seperi Kemenko PMK, Kemenko Perekomian, Kementrian Kesehatan, Kemenkominfo, Kementrian Keuangan, Kementan dan DPR RI bisa merendahkan egonya masing-masing untuk bisa duduk bersama seraya memiliki perspektif yang sama yakni untuk kebaikan remaja dan anak-anak di masa depan. 

“Dengan menyambut baik revisi PP 109/2012 ini dengan mengesahkannya serta mengimplementasikannya dengan terstruktur, sistematis, dan masif ke seluruh pemerintah daerah di seluruh Indonesia,” pungkasnya. [syahid/voa-islam.com]

sumber: www.muhammadiyah.or.id

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Siap Muktamar, Waketum PERSIS: Transformasikan Gagasan untuk Kemaslahatan Umat Islam & Indonesia

Jum'at, 12 Aug 2022 11:09

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

AQL Islamic Center Gelar Khatam Quran Kemerdekaan

Jum'at, 12 Aug 2022 06:09

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Dua Pemimpin Komunitas Rohingya Ditembak Mati Di Kamp Pengungsi Bangladesh

Kamis, 11 Aug 2022 21:35

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Puluhan Ekonom Desak AS Kembalikan Aset Afghanistan Senilai $7 Miliar Yang Dibekukan

Kamis, 11 Aug 2022 20:45

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

42 Tentara Mali Tewas Dalam Serangan Islamic State Di Kota Tessit

Kamis, 11 Aug 2022 19:45

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Yuk Mulai usaha Siomay Tenggiri & Dimsum Modal Rp. 250 Ribu

Kamis, 11 Aug 2022 14:35

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Dari Duren Tiga Menuju KM 50

Kamis, 11 Aug 2022 14:19


MUI

Must Read!
X