Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.440 views

Menggeser Puan, Apa Strategi Ganjar Pranowo?

 

Tony Rosyid || Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

 

PUBLIK tahu Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah ingin nyapres. Publik telah membaca ambisi itu. Hal yang normal dan wajar. Hak setiap orang untuk mengejar karirnya. Satu-satunya peluang yang paling memungkinkan bagi Ganjar adalah menyingkirkan Puan Maharani, Putri Megawati Soekarnoputri. Karena itu, Ganjar harus bersikeras untuk menaikkan elektabilitasnya. Tim media Ganjar kerja masif dan ternyata efektif. Hanya dengan cara ini, popularitas Ganjar bisa naik. Dari sini, elektabilitas Ganjar juga bisa didorong untuk naik.

Nampaknya, Ganjar ingin mengulang kesuksesan Jokowi di 2014. Elektabilitas tinggi, tak ada pilihan lain bagi Megawati kecuali mundur dari pencapresan dan merelakan Jokowi maju. Desakan kader cukup efektif untuk meminta Megawati menyerahkan tiket PDIP ke Jokowi.

Bagaimana dengan Ganjar? Apakah akan semulus Jokowi?

2014 Jokowi rising star. Namanya melambung tinggi. Bahkan sejak Jokowi jadi Walikota Solo. Gagasan mobil Esemka dan performennya yang sederhana, kena di hati rakyat saat itu. Apalagi, Jokowi dianggap antitesa birokrat yang elitis. Prabowo merepresentasikan elit politik, Jokowi diimajinasikan sebagai wong cilik.

Ganjar belum nampak narasinya. Performen wong cilik sudah lewat. Justru sekarang rakyat merindukan seorang pemimpin yang tegas, wibawa, terukur dan terencana dalam kerja. Ini hanya soal tesa dan antitesa politik.

Manuver Ganjar melalui tim medianya nampak kurang disukai DPP PDIP. Ada instruksi resmi bagi kader PDIP untuk tidak follow akun Ganjar. Tapi, Ganjar gak peduli. Kerja tim media jalan terus, bahkan lebih masif. Wajar, karena ini peluang satu-satunya Ganjar jika ingin melanjutkan karirnya. Dari pada pensiun pasca gubernur, mendingan bertarung. Kalah menang itu urusan nomor dua belas. Dalam konteks ini, Ganjar gentlemen. Dan memang ia adalah petarung.

Dalam acara "Penguatan Soliditas Kader Menuju Pemilu 2024 di kantor DPD PDIP Jawa Tengah yang digelar oleh Ketua PDIP Jawa Tengah dan dihadiri Puan Maharani, Ganjar tidak diundang. Ketika dikonfirmasi, Bambang Wuryanto, Ketua PDIP Jawa Tengah berkomentar pedas: (Ganjar) "wis kemajon (kelewatan). Yen kowe pinter aja keminter (jika kamu pinter jangan bersikap sok pinter)". Jika sikap Ganjar yang terlalu ambisi dengan jabatan presiden tidak baik, tegas Bambang.

Sikap Bambang Pacul, panggilan akrab ketua DPD PDIP Jateng, dibully netizen yang diduga para pendukung Ganjar. "Gak apa-apa saya dibully. Saya gak butuh jaga image" kata Ketua PDIP Jateng ini.

Sejauhmana kekuatan Ganjar dan para pendukungnya mampu menundukkan Megawati dan menggeser posisi Puan Maharani? Masih perlu dilihat lebih jauh manuver yang akan dilakukan Ganjar kedepan.

Ada hal yang nampaknya juga dikhawatirkan oleh Megawati. Jika Ganjar didukung untuk maju, lalu jadi presiden, bagaimana nasib kepemimpinan PDIP pasca Megawati? Sebagai orang kuat, mudah bagi Ganjar untuk ambil alih kepemimpinan PDIP yang ditinggalkan Megawati. Karena, di PDIP tak ada yang lebih kuat dari Megawati selain presiden.

Megawati mungkin juga berhitung jika 2024 mendukung kader yang bukan trah Soekarno, atau tokoh yang sudah dipersiapkan oleh Megawati. Ini akan jadi ancaman. Merusak rencana kaderisasi.

Dalam situasi dimana Ganjar mulai diwaspadai, apakah Ganjar akan menggunakan pendukungnya untuk melawan dan mendesak Megawati? Apakah Ganjar juga akan menggunakan kekuatan Presiden Jokowi untuk mendesak Megawati? Sebagaimana Prasetyo Edi Marsudi ketika ingin menjadi ketua DPRD DKI. Atau Ganjar akan mencari tiket di luar PDIP?*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X