Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
1.979 views

Israel Klaim Hamas Gunakan Gedung AP Yang Mereka Hancurkan Sebagai Tempat Pengacak Irone Dome

AMERIKA SERIKAT (voa-islam.com) - Israel mengklaim pada hari Selasa (8/6/2021) bahwa gedung media Gaza yang mereka bom digunakan oleh Hamas untuk menghambat pertahanan udara tetapi Associated Press, yang kantornya dihancurkan dalam serangan itu, meminta bukti.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Gilad Erdan, memberikan penjelasan paling rinci tentang keputusan untuk menyerang menara saat ia bertemu dengan kepala kantor berita, Gary Pruitt, di kantor pusatnya di New York.

"Unit itu mengembangkan sistem jamming elektronik untuk digunakan melawan sistem pertahanan Iron Dome," kata Erdan, mengacu pada perisai anti-rudal yang mencegat roket Hamas.

Dia menawarkan bantuan Israel dalam membangun kembali biro Associated Press, salah satu kantor berita utama dunia bersama dengan Agence France-Presse dan Reuters, dan mengatakan dia tidak membayangkan karyawan AP mengetahui dugaan penggunaan gedung oleh Hamas.

Serangan udara itu juga menghancurkan kantor Al Jazeera dan Al Araby TV, stasiun TV berbahasa Arab dari The New Arab.

Pemilik Menara Jala tidak berhasil memohon 10 menit tambahan untuk membiarkan Al Jazeera mengambil peralatannya tetapi seorang perwira Israel menolak permintaan itu dan melanjutkan serangan.

"Israel melakukan segala yang bisa dilakukan untuk memastikan tidak ada karyawan atau warga sipil yang terluka selama operasi penting ini," katanya dalam sebuah pernyataan yang dirilis sehari setelah pertemuannya dengan para eksekutif AP.

"Sebaliknya, Hamas adalah organisasi teroris genosida yang tidak menghargai pers. Ia sengaja menempatkan mesin terornya di wilayah sipil, termasuk di kantor-kantor yang digunakan oleh media internasional," katanya.

Memperluas pernyataan duta besar, Pasukan Pertahanan Israel mengatakan bahwa Hamas menyimpan peralatan khusus di gedung Menara Jala yang bertujuan untuk mengganggu Irone Dome.

"Serangan itu dirancang untuk meruntuhkan gedung untuk memastikan penghancuran sarana khusus," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Target itu bernilai militer tinggi bagi Hamas dan diperiksa sesuai dengan prosedur ketat di dalam IDF, dan sesuai dengan hukum internasional."

Associated Press menyebut percakapan itu "positif dan konstruktif" dan mengatakan Erdan menjelaskan mengapa Israel melihat "ancaman mendesak" dari gedung itu.

"Kami belum menerima bukti untuk mendukung klaim ini," kata organisasi berita itu dalam sebuah pernyataan.

"AP terus menyerukan perilisan penuh dari setiap bukti yang dimiliki Israel sehingga faktanya terbuka untuk umum."

AP dan kelompok hak media internasional sebelumnya menyerukan penyelidikan independen atas tuduhan bahwa Menara Jala digunakan oleh Hamas.

Bulan lalu, pemilik gedung Gaza yang menampung media internasional yang hancur dalam serangan udara Israel mengajukan pengaduan ke Pengadilan Kriminal Internasional.

Komite Perlindungan Wartawan mengatakan Israel sengaja berusaha membungkam wartawan yang meliput kekejaman di daerah kantong yang terkepung itu.

"Serangan terbaru terhadap sebuah bangunan yang telah lama dikenal oleh Israel untuk menampung media internasional menimbulkan momok bahwa Pasukan Pertahanan Israel sengaja menargetkan fasilitas media untuk mengganggu liputan penderitaan manusia di Gaza," kata Joel Simon, direktur eksekutif CPJ. .

Serangan Israel di Gaza terjadi antara 10-21 Mei setelah Hamas meluncurkan roket ke Israel sebagai tanggapan atas serangan pasukan keamanan Israel terhadap jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsa, yang melukai ratusan orang.

Serangan Israel menewaskan 260 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak dan beberapa pejuang, dan melukai lebih dari 1.900 orang, kata kementerian kesehatan Gaza.

Roket dan tembakan lainnya dari Gaza menewaskan 13 orang di Israel. Sekitar 357 orang di Israel terluka.

Jalur Gaza telah berada di bawah pengepungan yang melumpuhkan oleh Israel selama 15 tahun terakhir. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

World News lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X