Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.987 views

Optimalkan Ramadhan sebagai Bulan Pendidikan

 

Oleh:

Wahyu Utami,S.Pd, Guru di Bantul Yogyakarta

 

RAMADHAN adalah bulan yang penuh berkah, rahmat dan ampunan. Bulan pertama kali Al Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan.  

Ramadhan juga merupakan bulan bertabur kebaikan dimana Alloh melipatgandakan pahala atas amal yang dilakukan oleh kaum muslimin. Amalan wajib diganjar pahala 70 kali amalan wajib tersebut di bulan yang lain. Amalan sunnah diganjar pahala seperti melaksanakan amalan wajib di bulan lain.  Salman Al Farisi r.a meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : ‘Siapa saja yang mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu perbuatan kebajikan sunnah di dalam bulan Ramadhan, ia diganjar pahala sama seperti menunaikan kewajiban fardlu di bulan yang lain. Dan siapa saja menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan, ia diganjar pahala sama seperti orang yang mengerjakan 70 kali kewajiban tersebut di bulan yang lain” (HR Khuzaimah).

Selain itu bulan Ramadhan juga merupakan bulan membaca Alqur’an, bulan berbagi dengan kaum dhuafa dengan kewajiban zakat fitrah, bulan memakmurkan masjid, bulan silaturahmi antar sesama, bulan pengokohan iman dan bulan penyucian hati. Itulah bulan Ramadhan, bulan yang semua waktu dan aktivitas bernilai kemuliaan dan keutamaan. Namun sayang saat ini semua tidak bisa kita laksanakan dengan optimal karena tahun ini Ramadhan datang di saat dunia sedang menghadapi ancaman virus corona.  

Bagi para siswa sekolah, Ramadhan tahun ini juga menjadi istimewa karena terpaksa masih harus melaksanakan belajar daring dari rumah. Ibadah yang biasanya bisa dilakukan di masjid, sekarang juga harus dilakukan di rumah. Tuntunan ibadah yang biasanya didapatkan dari guru sekolah dan guru ngaji di masjid sekarang semua berpindah ke pundak orang tua. Inilah yang perlu dipikirkan secara matang oleh semua pihak terkait agar momen Ramadhan tahun ini tetap bisa dioptimalkan sebagai bulan pendidikan bagi siswa sekalipun dilakukan di rumah masing-masing.  Kesiapan negara dengan sistem pendidikannya, guru dan orang tua memegang peran kunci dalam keberhasilan ini. Apa saja yang perlu dipersiapkan?

Pertama, negara dengan sistem pendidikannya. Negara dan sekolah harus mempunyai paradigma yang jelas untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan pendidikan. Negara perlu bersungguh-sungguh untuk merumuskan kurikulum yang menyeluruh dan terpadu yang akan menjadi panduan siswa dan orang tua selama belajar di rumah. Materi dan tugas yang diberikan oleh semua mata pelajaran diarahkan dalam satu paradigma yang sama untuk menguatkan ibadah di bulan Ramadhan. Bahan-bahan ajar baik berupa video pembelajaran, buku-buku pendukung maupun bahan ajar lainnya harus disediakan oleh negara sehingga siswa dan orang tua bisa dengan mudah mengakses. Tidak kalah penting negara perlu menyiapkan anggaran pendidikan yang memadai untuk mendukung pelaksanaannya.

Kedua, peran guru. Guru adalah garda kedua dalam pelaksanaan kegiatan siswa. Pemberian tugas yang sesuai dan jalinan komunikasi yang rutin akan sangat menentukan semangat siswa untuk  belajar. Guru jangan hanya menjadi petugas penagih laporan kegiatan siswa selama di rumah. Guru harus kreatif dan inovatif sehingga sekalipun tidak bisa membersamai siswa belajar selama Ramadhan tetapi siswa tetap merasa senang dan tidak terbebani.

Ketiga, peran orang tua. Dalam konsep belajar daring, orang tua merupakan garda terdepan dalam keberhasilan menjadikan Ramadhan sebagai bulan pendidikan. Orang tualah yang akan selalu membersamai siswa dalam setiap aktivitas. Momen ini bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk melihat anak sudah lancar membaca Al Qu’an atau belum, wudhu dan shalat sudah benar atau belum dan aktivitas-aktivitas lainnya. Momen ini juga akan semakin mendekatkan orang tua dengan anak-anak atas kebersamaan dalam setiap kegiatan ibadah pada bulan Ramadhan.

Bagi orang tua yang ilmu agamanya minim, semoga menjadi momen yang tepat untuk belajar bersama anaknya. Saat ini banyak pilihan saluran-saluran di youtube yang bisa dimanfaatkan orang tua untuk belajar. Dengan dukungan kurikulum yang tepat dari negara dan sekolah, target menjadikan Ramadhan sebagai bulan pendidikan akan bisa tercapai.

Mari jadikan Ramadhan istimewa tahun ini untuk menempa anak-anak kita menjadi pribadi yang meningkat baik dalam ibadah, budi pekerti dan ilmunya. Ajak anak-anak kita untuk menambah kedekatan dan ketaatan kepada Allah. Semoga  Allah segera mengangkat wabah ini dari kehidupan kita sebagai balasan atas segala upaya kita semakin dekat dan taat kepada-Nya.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Aktivis Desak Tangkap Mantan Presiden George W. Bush Atas Kejahatan Perang Di Irak

Kamis, 23 Sep 2021 18:30

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Mayoritas Orang Eropa Percaya AS Telah Terlibat Perang Dingin Dengan Cina Dan Rusia

Kamis, 23 Sep 2021 12:05

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Hukum Tak Tegas Dinilai Jadi Penyebab Kasus Teror kepada Tokoh Agama Kembali Terulang

Kamis, 23 Sep 2021 09:18

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Jalan Terjal Penghapusan Kekerasan Seksual di Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:47

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Brigjen Tumilaar “Mempertahankan Bangsa”, di Mana Salahnya?

Kamis, 23 Sep 2021 08:39

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Dihapusnya BOS, Dilema Pendidikan Indonesia

Kamis, 23 Sep 2021 08:37

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Media Sosial, Wadah Propaganda Halal Lifestyle

Kamis, 23 Sep 2021 08:21

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Ketika Makanan Menjauhkan dari SurgaNya

Kamis, 23 Sep 2021 07:59

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Wahdah Islamiyah Gelar Webinar Ketahanan Keluarga

Kamis, 23 Sep 2021 07:51

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16  tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Imaam Yakhsyallah Tulis Buku ke-16 tentang Tha’un, Covid, dan Yahudi

Kamis, 23 Sep 2021 07:45

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

ISYEFPreneur Kembali Hadir, ISYEF dan BI Perkuat Komitmen Dorong Wirausaha Berbasis Masjid

Rabu, 22 Sep 2021 22:30

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Ilmuwan Ubah Limbah Durian Jadi Perban Antibakteri

Rabu, 22 Sep 2021 22:21

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Bersiap Menjadi Ibu Tangguh Masa Kini

Rabu, 22 Sep 2021 21:56

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

PPHN Harus Dibatalkan dan Digagalkan

Rabu, 22 Sep 2021 21:03

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Adara Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Ibu, Anak, dan Palestina

Rabu, 22 Sep 2021 20:40

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Lithuania Desak Warganya Buang Ponsel Cina Secepat Mungkin Dan Tidak Membeli Yang Baru

Rabu, 22 Sep 2021 20:35

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Bukhori Yusuf: Pemerintah Seolah Tidak Berdaya Memutus Teror pada Ulama

Rabu, 22 Sep 2021 19:44

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Apresiasi Krisdayanti yang Berani Blak-Blakan

Rabu, 22 Sep 2021 19:02

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Ahmad Massoud Dan Amrullah Saleh Sudah Kabur Dari Afghanistan Setelah Pengambilalihan Taliban

Rabu, 22 Sep 2021 18:15

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Jangan Bernyanyi di Panggung yang Salah

Rabu, 22 Sep 2021 17:56


MUI

Must Read!
X