Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.042 views

Jeratan Pornografi Kian Mencengkeram Dunia Remaja

 

Oleh: Tri Purwasih

Situs pornografi kian marak dan mudah diakses oleh semua kalangan, tidak terkecuali kalangan pelajar yang masih di bawah umur. "Penyelidikan terhadap grup WhatsApp (WA) berisi konten-konten porno yang adminnya dua pelajar SMP di Batam terus berlanjut di Polda Kepri. Fakta baru terkuak dari kasus ini adalah member atau anggota grup WA yang rata-rata pelajar di bawah umur itu terus bertambah setiap harinya. Mirisnya, member saling memasok konten porno ke grup itu." (batampos.co.id, 3/2/2021)

Kasus serupa juga pernah terjadi beberapa tahun silam. Tetapi tidak seheboh sekarang dan hanya selesai dengan dikeluarkannya beberapa siswi yang terlibat dari sekolah. Kasus pornografi yang melibatkan remaja seperti fenomena gunung es. Yang tampak hanya puncaknya saja. Akan tetapi kasus yang sebenarnya jauh lebih besar dan banyak yang tidak terekspos. Dan ini baru yang terjadi di Batam, belum di kota-kota yang lain.

Banyak faktor yang melatarbelakangi kasus-kasus serupa terulang. Kurangnya penanaman akidah oleh orang tua pada anak sedari dini. Islam dianggap sekedar agama ritual belaka yang hanya mengatur shalat, zakat, puasa dan ibadah-ibadah ritual. Padahal Islam memiliki seperangkat aturan yang lengkap untuk mengatur kehidupan.

Orang tua lebih merasa khawatir anaknya ikut kajian-kajian keislaman daripada pergi ke mall. Standar perbuatan tidak lagi sesuai aturan Islam. Halal haram tidak lagi dihiraukan. Pandangan masyarakatlah yang menjadi acuan. Kondisi inilah yang membuat anak-anak tidak mengerti mana perbuatan yang dibenarkan dan mana dilarang agama. Rasa takut akan dosa sudah lenyap. Rasa malu pun entah tidak tahu rimbanya.

Kurikulum pendidikan yang berbasis sekuler juga ikut menyuburkan munculnya kasus-kasus pornografi. Pelajaran agama hanya dua jam dalam sepekan. Itupun hanya membahas bab-bab taharah, shalat, puasa, huruf hijaiyah dan tajwid. Meski ada pelajaran akhlak, hanya sekadar penyampaian materi tanpa berbekas pada diri anak.

Diperparah adanya pandemi yang memaksa anak untuk belajar secara daring. Sehingga setiap hari, anak-anak harus berurusan dengan gadget. Pengawasan orang tua yang kurang, apalagi jika kedua orang tuanya bekerja. Anak akan lebih leluasa dalam menggunakan gadget. Padahal konten-konten porno beredar dengan leluasa di media sosial.

Berharap penyelesaian kasus pornografi dalam sistem saat ini seperti pepatah "Bagai pungguk merindukan bulan". Terbukti dengan terus terulangnya kasus yang sama.

Hanya Islamlah yang memiliki solusi yang dapat menumpas kasus ini dan mencegahnya kembali terulang. Kenapa hanya Islam yang memiliki solusinya? Karena Islam adalah agama yang diturukankan Allah, Sang Khaliq. Islam memiliki seperangkat aturan yang fundamental, yang dapat menyelesaikan semua permasalahan hingga tuntas.

Bagaimana Islam mengatasi kasus-kasus pornografi?

Pertama, penanaman dan penguatan akidah yang dimulai dari lingkup keluarga. Orang tua memiliki peran penting dengan menanamkan akhlak dan membentuk pola pikir serta pola sikap Islam pada anak. Membiasakan aktivitas-aktivitas dirumah yang membentuk ketaatan kepada Allah. Seperti tilawah, muroja'ah atau ikut kajian keislaman.

Kedua, kurikulum pendidikan berbasis Islam. Landasan kurikulum pendidikan Islam adalah akidah Islam yang bertujuan membentuk generasi berkepribadian Islam, menguasai tsaqafah Islam dan ilmu pengetahuan umum. Hal ini untuk membentuk generasi yang beriman dan bertakwa serta selalu terikat pada hukum syara.

Dalam proses belajar mengajar, guru tidak sekedar mentransfer ilmu tetapi juga membimbing. Guru merupakan orang tua kedua anak di sekolah. Sehingga guru harus memiliki akhlak yang baik agar menjadi panutan.

Ketiga, pentingnya kerjasama antara keluarga, sekolah, masyarakat dan negara. Mendidik generasi penerus bangsa bukanlah hal yang mudah dan bukan hanya tugas orang tua dan guru saja. Beban dan tanggujawabnya sangat berat sehingga perlu adanya peran masyarakat dan negara.

Masyarakat berperan sebagai pengontrol. Masyarakat tidak boleh acuh dengan rusaknya pergaulan, justru harus saling mengingatkan. Negara memiliki peran yang jauh lebih krusial yakni sebagai pembuat kebijakan. Negaralah yang memiliki wewenang untuk mencegah dan memberikan sanksi yang tegas serta memberikan efek jera bagi pelaku pornografi.

Keempat, negara harus mengontrol media televisi, media cetak maupun media sosial. Negara harus melarang tayangan-tayangan yang mengandung konten-konten pornografi atau yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Memblokir semua situs-situs yang berbau pornografi. Melakukan sensor pada semua tayangan yang akan ditampilkan di media televisi maupun media sosial. Melarang majalah, koran, siaran televisi dan situs-situs milik asing untuk beredar bebas.

Terbukti hanya Islamlah yang memiliki solusi yang dapat menuntaskan kasus-kasus pornografi yang melibatkan remaja. Karena Islam memiliki aturan yang jelas, tegas dan aplikatif. Wallahu A'lambishhawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Smart Teen lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Wakaf Sumur: IDC Salurkan Tandon Air 2200 Liter dan Pipanisasi ke Masjid Al-Huda Plupuh Sragen

Mari berlomba-lomba dalam kebaikan dan wakaf. Semoga menjadi pahala yang berlipat-lipat dan terus mengalir tak terbatas umur, seiring banyaknya warga yang memanfaatkan wakaf tersebut untuk kemaslahatan...

Latest News
Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Persis Minta Polisi Ungkap Tuntas Tewasnya Ustaz Usai Ditembak di Tangerang

Senin, 20 Sep 2021 22:20

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Anis Byarwati: Utang Pemerintah Akan Menjadi Beban Berat di Masa Mendatang

Senin, 20 Sep 2021 22:12

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Israel Pukuli Dan Siksa 2 Pelarian Palestina Terakhir Selama Penangkapan

Senin, 20 Sep 2021 20:30

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

PBB Kecam Keras Pemberontak Syi'ah Houtsi Karena Eksekusi 9 Warga Sipil

Senin, 20 Sep 2021 17:45

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Tablig Akbar Wahdah Islamiyah Bahas Tema Bakti dan Setia untuk NKRI

Senin, 20 Sep 2021 15:52

Jaminan Pangan Halal

Jaminan Pangan Halal

Senin, 20 Sep 2021 14:08

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Politisi PKS: Pemerintah Jangan Gegabah Mengumbar Tuduhan Radikal

Senin, 20 Sep 2021 13:00

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Taliban Sebut Anak Perempuan Dapat Kembali Bersekolah Setelah Lingkungan Aman

Senin, 20 Sep 2021 12:55

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Kecam Penyerangan Tokoh Agama di Tangerang dan Makassar, Legislator Desak Polri Tangkap Pelaku

Senin, 20 Sep 2021 12:27

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Fahira Idris Dukung Langkah Pemprov DKI Jalankan Putusan Pengadilan Soal Polusi Udara

Senin, 20 Sep 2021 11:58

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Laporan: Mossad Bunuh Ahli Nuklir terkemuka Iran Dengan 'Robot Pembunuh'

Ahad, 19 Sep 2021 21:00

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

ISIS Nyatakan Tanggung Jawab Atas Pemboman Pipa Gas Alam Utama Di Tenggara Suriah

Ahad, 19 Sep 2021 20:35

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Israel Klaim Tangkap Kembali 2 Pejuang Palestina Tersisa Yang Kabur Dari Penjara Gilboa

Ahad, 19 Sep 2021 20:06

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Bekali UMKM, Yayasan Amaliah Astra Gelar Workshop 'Usaha Moncer di Masa Pandemi'

Ahad, 19 Sep 2021 19:53

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Hadiri Tablig Akbar Wahdah Islamiyah, Ini Pesan Menparekraf Sandiaga Uno

Ahad, 19 Sep 2021 15:35

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Senin – Rabu, Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Shafar 1443 H

Ahad, 19 Sep 2021 14:30

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Over Kapasitas Lapas, Apa Solusinya?

Ahad, 19 Sep 2021 11:46

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Mengurai Akar Permasalahan Literasi Media dalam World View Islam

Ahad, 19 Sep 2021 09:18

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ustaz di Tangerang Ditembak OTK Setelah Shalat Magrib Jamaah di Mushala

Ahad, 19 Sep 2021 08:20

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Diet Pikiran & Perasaan adalah kunci 'SEHAT TANPA OBAT'

Sabtu, 18 Sep 2021 21:31


MUI

Must Read!
X