Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.498 views

Kampus Asing Pertama di Indonesia, Penjajahan Pendidikan di Dunia Islam

 

Oleh: 

Muthiah Raihana S.TP, M.P || Pengajar Kewirausahaan di Al-Izzah, Batu

 

KEHADIRAN kampus asing pertama di Indonesia menjadi angin segar untuk dunia pendidikan Indonesia. Monash University Indonesia digadang- gadang  akan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berdaya saing tinggi dengan pengetahuan dan ilmu yang mumpuni. Sehingga mampu bersaing dalam kompetisi global. Cetakan lulusannya diharapkan dapat berkontribusi secara luas terhadap pembangunan di bidang sosial, teknologi dan ekonomi Indonesia.

Terlebih adanya ambisi negeri dalam menyiapkan Indonesia menjadi negara dengan PDB terbesar ke-5 di dunia pada tahun 2045 mendatang. Yang diperkirakan Indonesia akan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital dalam waktu 15 tahun yang akan datang (fin.co.id,05/10/2021).   

Sayangnya, 2.000 mahasiswa yang dapat mendaftar setiap tahunnya di kampus asing ini, harus memiliki kantong yang tebal. Dilansir pada laman detik.com (05/10/2021), Dana yang dibutuhkan sampai lulus yaitu kisaran Rp 312 juta per 72 SKS sampai Rp 416 juta per 96 SKS pada empat jurusan yang ditawarkan.

Padahal kampus yang ada saat ini saja hanya 24,3 juta orang (9%) dari 270 juta penduduk indonesia yang mampu mengakses sampai jenjang perguruan tinggi (cnnindonesia.com, 14/10/2020).

Akses pendidikan berbiaya mahal masih menjadi momok bagi dunia pendidikan di Indonesia saat ini. Wajar saja, dalam sistem kapitalisme pendidikan adalah salah satu sektor jasa yang masuk dalam perjanjian GATS (General Agreement on Trade in Services). Tercermin pula pada Permendikbud No 92 tahun 2014 tentang syarat penjadi Profesor sesuai pertimbangan Ditjen Dikti yaitu wajib menulis di jurnal internasional bereputasi yang terindeks oleh Web of Science, Scopus, Microsoft Academic Search, atau lainnya.

Kaum intelektual dalam jeratan kapitalisme saat ini tampak  diberdayakan oleh negara untuk memutar roda perekonomian. Desain pendidikan pragmatis menjadikan dunia pendidikan untuk mencetak SDM sebagai pekerja alias buruh. Padahal sejatinya, pendidikan dibutuhkan untuk mencetak generasi unggul berperadaban mulia. Bukan hanya terampil dalam profesinya dan mengejar materi semata.

Kehadiran kampus asing dengan jurusan dan mata kuliah yang ditawarkan lebih mengarah pada kepentingan individualistik yang terpisah dari kepentingan umat dan tidak diajarkan untuk mencapai tujuan yang men-support kejayaan islam. Inilah bukti penjajahan intelektual muslim lewat pendidikan. Potensi intelektual muslim hari ini pada akhirnya sia-sia hanya untuk mengejar materi. Sibuk mencari nilai hingga lupa jati diri, bahwa hidup adalah untuk beribadah mengejar ridho Ilahi Rabbi.

Intelektual harus memahami potensi dan menyadari bahaya keberadaan pendidikan tinggi asing di dunia islam. Berkaca dari peristiwa kehancuran peradaban islam yang pertama. Yaitu ketika kaum muslim mengadopsi staqofah asing dan memandang baratlah yang harus diikuti peradabannya. Maka yang ada, negeri muslim tidak lagi menjadi umat terbaik.

Intelektual muslim harus kembali pada pandangan khas tentang pendidikan dalam islam. Arah pendidikan yang mampu menciptakan kesejahteraan untuk seluruh rakyat sebagaimana dulu peradaban agung itu hadir selama 13 abad yang memayungi 2/3 dunia.     

Tidak bisa dilupakan, bahwa pendidikan pada masa Kekhilafah islam telah berkontribusi besar dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia. Hal ini karena mengikuti langkah Rasulullah saw. yang menaruh perhatian besar pada dunia pendidikan dan hal tersebut menjadi tanggung jawab negara.

Rasulullah saw memberi syarat untuk tebusan tawanan perang Badar yaitu mengajarkan tulis menulis kepada 10 anak kaum muslimin. Apa yang dilakukan Rasul diikuti oleh para khalifah selanjutnya yaitu dengan membangun berbagai lembaga pendidikan mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi untuk meningkatkan pemahaman umat terhadap agama, sains, dan teknologi.

Tercatat beberapa lembaga pendidikan Islam yang pernah mencapai puncak kejayaan, seperti Al-Qarawiyyin (859 M—sekarang) di Fez, Maroko; Al-Azhar (975 M—sekarang) di Mesir; Sankore (989 M—sekarang) di Timbuktu, Mali, Afrika. Dan Nizhamiyah (1067—1401 M) di Baghdad.

Intelektual sebagai problem solver, agent of change dan iron stock dengan berbagai keahlian akan dicetak secara massal oleh negara yang nantinya akan melayani kepentingan vital umat dan menjaga urusan-urusan umat. Seperti Al-Ghazali, Ibnu Ruysdi, Ibnu Sina, Ibnu Khaldun, Al-Farabi, Al-Khawarizmi, dan Al-Firdausi.

Banyak orang Barat yang belajar di dunia islam ketika itu. Mereka secara bebas menerjemahkan karya-karya berbahasa Arab – tanpa perlu membayar Hak Cipta. Dalam buku berjudul “What Islam Did For Us: Understanding Islam’s Contribution to Western Civilization” (London: Watkins Publishing, 2006) Pengakuan Wallace-Murphy dinyatakan  “The Wes’st Debt to Islam” atau hutang barat terhadap islam mewakili pujian cendekia barat atas jasa dunia islam yang berhasil mentransfer ilmu pengetahuan dari dunia islam ke barat pada zaman pertengahan (the Middle Ages) yang saat itu eropa menemui masa kegelapan adalah hal yang tak ternilai harganya dan tidak akan dapat pernah terbayarkan kapan pun.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Analysis lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Rusia Siapkan Serangan Multi-Front Terhadap Ukraina Dengan Kekuatan 175.000 Tentara

Sabtu, 04 Dec 2021 21:45

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Polisi Tahan Puluhan Orang Yang Dituduh Membunuh Penista Agama Asal Sri Lanka Di Pakistan Timur

Sabtu, 04 Dec 2021 21:16

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Arab Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Festival Musik Terbesar Di Timur Tengah

Sabtu, 04 Dec 2021 20:05

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

IDEAS Proyeksi Jumlah Orang Miskin Melonjak Jadi 29,3 Juta pada Tahun 2022

Sabtu, 04 Dec 2021 17:18

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Ketum MUI Ajak Semua Pihak Dukung Kongres Ekonomi Umat II

Sabtu, 04 Dec 2021 17:10

 Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Partai Gelora Bakal Terapkan Strategi 'O Poin O' untuk Menghadapi Pemilu 2024

Sabtu, 04 Dec 2021 16:47

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Munas Wanita Al Irsyad ke-13 Fokuskan Soal Ketahanan Keluarga

Sabtu, 04 Dec 2021 15:25

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Lewat Lomba Baca Kitab Kuning, PKS Ajak Masyarakat Hormati Ulama

Sabtu, 04 Dec 2021 15:20

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Kemenag Beri Apresiasi kepada Lembaga-Pegiat Zakat dan Wakaf

Sabtu, 04 Dec 2021 15:03

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Serangan Drone AS Tewaskan Komandan Senior Al-Qaidah di Idlib Suriah

Sabtu, 04 Dec 2021 15:02

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

AIDS di Kalangan Anak Muda Tinggi, Legislator Kritik Strategi Pemerintah

Sabtu, 04 Dec 2021 11:50

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Wapres Minta Umat Islam Siap Hadapi Era Masyarakat 5.0

Sabtu, 04 Dec 2021 11:39

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Capres Potensial Jadi Korban Sistem, Fahri Hamzah: Presiden Threshold Mesti Nol Persen

Sabtu, 04 Dec 2021 10:13

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Asosiasi Muslim Kanada Luncurkan Situs Web Baru Untuk Perangi Islamofobia

Jum'at, 03 Dec 2021 21:15

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Ilmuan Temukan Area Pertempuran Mohacs Di Hungaria

Jum'at, 03 Dec 2021 20:45

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42


MUI

Must Read!
X