Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.305 views

Tiga Langkah agar Ananda Patuh dan Disiplin saat Ramadan

 

Oleh: Umi Diwanti

Dibangunkan Shalat Subuh susah. Habis shalat Subuh tidur lagi. Mandinya entar siangan, sorenya kemagriban. Disuruh Murojaah bilang lelah tapi nonton TV tak pernah jengah. Tambahan ayat pun payah, bawaannya leyeh-leyeh. Apalagi bantu-bantu kerjaan rumah, jawabnya ogah.

Bunda pernah mengalami kejadian seperti di atas? Hal-hal seperti itulah yang akhirnya selalu membuat seorang ibu menjadi super cerewet karena enguras energi bahkan emosi.

Nah bagaimana kalau saat Ramadhan begini? Tentu saja kita berharap tidak banyak energi dan emosi yang terkuras agar amal ibadah yang lain juga bisa lancar dijalankan. Mumpung pahala dilipatgandakan. Tapi jiwa seorang ibu tidak akan bisa mendiamkan anak-anak begitu saja. Lagipula mengarahkan anak-anak untuk berbuat kebaikan juga salah satu kewajiban. Jangan sampai kita bisa banyak ibadah sunah tapi anak tidak maksimal diurusi.

Untuk itu, butuh langkah tertentu agar anak-anak mudah diarahkan tanpa banyak energi dan emosi yang Bunda keluarkan. Anak-anak harus dipahamkan hakikat amal-amal solih yang kita ajarkan. Sebaiknya kita juga memberikan stimulasi pada anak-anak kita. Diantaranya bisa dicoba cara berikut ini.

Pertama, buat kesepakatan dengan anak terkait reward dan punishment (hadiah dan sanksi). Anak-anak secara alamiah masih lebih mudah mengindra sesuatu yang nyata. Meski dosa dan pahala juga tetap harus kita jelaskan, pemberian hadiah dan sanksi yang nyata masih sangat perlu kita sertakan.

Isi kesepakatan itu minimal memuat dua poin besar; daftar amal solih beserta reward yang kita janjikan dan daftar amal salah yang akan dijatuhi sanksi jika mereka melakukan.

Tulislah daftar amal solih yang Bunda ingin ananda melakukannya. Misalnya puasa penuh seharian bagi anak yang sudah cukup usia atau puasa setengah hari bagi ananda yang masih kecil, untuk sekadar latihan. Shalat wajib lima waktu, tarawih, shalat tahajud, shalat duha, tadarus Al-Qur'an, murajaah hafalan, tambahan hafalan, belajar/membaca buku, dll.

Untuk hafalan bisa dinilai berdasar jumlah ayat yang dihafal, semakin banyak semakin besar hadiahnya. Misal 1 ayat 2 ribu rupiah. Maka jika sehari ananda bisa menghafal 5 ayat dia akan dapat 10 ribu. Ini cukup efektif membuat ananda menghabiskan waktunya untuk menambah hafalannya.

Adapun daftar amal salah bisa berisi berkelahi, berkata kasar, berbohong, marah-marah, mandi kesiangan, rebutan mainan, dll. Bunda lah yang paling tahu apa saja aktivitas anak-anak yang biasa sulit dikendalikan. Tuliskan semuanya.

Untuk hadiahnya, yang paling mudah digunakan adalah nominal uang. Besar kecilnya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan orangtua dan sulit tidaknya ananda melakukannya. Amal yang lebih sulit ditunaikan ananda kita beri nilai lebih tinggi.

Adapun sanksi, kita berikan nilai negatif sebagai pengurang hadiah. Untuk amalan yang biasanya ananda paling susah dicegah bisa diberi sanksi levih besar. Ini akan membuat ananda lebih berusaha keras untuk tidak melakukannya.

Namun untuk menetapkan semua itu kita tetap harus berdiskusi dengan mereka. Sambil terus dijelaskan apa kebaikan dan keburukan dari amal-amal tersebut. Sehingga ananda akan legowo menerima konsekuensi dijalankannya kesepakatan tersebut.

Semakin tinggi kesadaran ananda, adakalanya justru mereka sendiri yang minta agar nominal hadiah dikecilkan dan nominal sanksinya dibesarkan.  "Banyakin aja Mi sanksinya, biar saya semangat gak ngerjain itu lagi."

Masya Allah, ternyata ananda kita juga tidak ingin punya kebiasaan buruk lho, Bund. Tapi mereka juga sadar belum bisa mengendalikan diri sendiri. Sehingga mereka juga senang dan menikmati program ini karena sadar itu untuk kebaikannya sendiri.

Sekali lagi ini bisa terjadi tentu saja karena adanya komunikasi dari hati ke hati dengan buah hati. Meski tidak bisa langsung berhasil, tapi yakinlah Bund setiap manusia itu fitrahnya baik. Apalagi mereka adalah anak-anak kita. Bukankah kita Bundanya juga orang baik, setidaknya selalu berusaha untuk menjadi baik. InsyaAllah nurun lah ya. 

Kedua, hadirkan keinginan kuat akan apa yang menjadi cita-citanya. Ini penting untuk mempertahankan ketertarikan sekaligus keterikatan anak pada kesepakatan yang sudah dibuat. Tanyakan padanya barang apa yang dicita-citakannya.

Ketika uang hadiah program Ramadhan ini bisa untuk mengabulkan keinginannya tadi maka biasanya ananda akan berusaha memenuhi kesepakatan sekuat tenaga. Otomatis Bunda tak perlu banyak tenaga lagi mengarahkan mereka. Karena ananda sudah punya dorongan kuat dari dalam dirinya sendiri. Hal ini juga akan membantu ananda agar hadiah yang didapatnya nanti tidak habis sia-sia.

Ketiga, buat jadwal harian. Selain daftar amal solih dan amal salah beserta hadiah dan sanksinya, jadwal harian ini penting untuk ditulis. Dari bangun tidur sampai tidur kembali. Jadwal kita bersama ananda. Sehingga ananda tahu Bundanya tidak cuma menyuruh ini dan itu untuknya, tapi juga melakukan yang sama bahkan lebih lagi. InsyaAllah jadwal ini juga memudahkan kita mengingatkan ananda dengan kesepakatan yang ada.

"Sudah jam 8 nih, yuk kita lihat sekarang jadwalnya apa."

Biasanya mereka akan bersegera melakukan tanpa kita harus lebih banyak mengarahkan lagi. Alhamdulillah saya sudah melakukan ini sejak tahun lalu dan hasilnya luar biasa. Semoga bisa menginspirasi para Bunda. Ananda bisa lebih mudah diarahkan dan Bunda bisa lebih mudah melakukan amal ibadah lainnya. Memaksimalkan momen Ramadhan sebaik-baiknya.

Jangan lupa selalu berdoa semoga kita diberikan kesabaran dan kecerdasan untuk menghantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak solih solihah, penyejuk mata di dunia dan pemberi syafaat di akhirat. Aamiin ya Robbal alamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Dapur Darurat: Berbagi Makanan untuk Isoman Penyintas Covid. Ayo Bantu..!!!

Lonjakan Covid meningkat tajam, Indonesia menempati nomor 1 di dunia dalam kasus harian dan kematian. Para penyintas Corona yang jalani isolasi butuh uluran tangan. Mari berbagi makanan siap...

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Latest News
On Cam Sebagian dari Adab

On Cam Sebagian dari Adab

Sabtu, 24 Jul 2021 22:26

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Seorang Imam Masjid Di Prancis Dipecat Karena Kutipan Ayat Dan Hadits Selama Khutbah Idul Adha

Sabtu, 24 Jul 2021 21:55

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Prof Huzaemah Wafat, MUI: Kita Lanjutkan Kaderisasi Ulama Perempuan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:26

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Taliban Sebut Kendalikan 90 Persen Perbatasan Afghanistan

Sabtu, 24 Jul 2021 21:25

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Pejabat Saudi: Jamaah Tidak Perlu Melakukan Tes COVID-19 Dan Isoman Sepulang Haji

Sabtu, 24 Jul 2021 21:10

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Fraksi PKS Minta Pemerintah Hentikan Impor Vaksin Sinovac Sebelum Ada Evaluasi Menyeluruh

Sabtu, 24 Jul 2021 20:06

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Politisi NasDem Minta Pemerintah Tutup Pintu Masuk TKA Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 24 Jul 2021 19:51

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Ketum PP Muhammadiyah Ungkap Lima Virus Pendidikan Nasional Indonesia

Sabtu, 24 Jul 2021 19:07

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Pejabat Afghanistan: Jam Malam Diberlakukan Di 31 Provinsi Untuk Batasi Gerak Taliban

Sabtu, 24 Jul 2021 19:03

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Anis: Bank Syariah Indonesia Harus Mencapai Target Tanpa Meninggalkan Umat

Sabtu, 24 Jul 2021 18:51

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Agar Tercipta Herd Imunity, Pemerintah Didesak Segera Sediakan Vaksin Merata di Seluruh Daerah

Sabtu, 24 Jul 2021 09:28

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Hebat! Sekolah Muhammadiyah Ini Raih 88 Prestasi pada Awal Tahun Ajaran 2021/2022

Sabtu, 24 Jul 2021 08:26

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Judoka Alzajair Mundur Dari Olimpiade Tokyo Setelah Menolak Bertarung Dengan Pejudo Israel

Jum'at, 23 Jul 2021 22:29

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Kelompok HAM: Iran Gunakan Kekuatan Melanggar Hukum Dan Berlebihan Terhadap Protes Krisis Air

Jum'at, 23 Jul 2021 22:00

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Bimas Islam: Prof Huzaemah Tahido Yanggo Perempuan Intelektual yang Patut Diteladani

Jum'at, 23 Jul 2021 21:19

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Untuk Pertama Kalinya Tentara Wanita Saudi Dikerahkan Untuk Pengamanan Ibadah Haji

Jum'at, 23 Jul 2021 21:00

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Naftali Bennet Bersumpah Bawa Pulang Warga Dan Mayat Tentara Israel Yang Ditahan Hamas

Jum'at, 23 Jul 2021 20:20

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Komisi IX Ingatkan Pemerintah Soal Bom Waktu Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Jum'at, 23 Jul 2021 20:14

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Dewan Dakwah Aceh Salurkan Daging Kurban untuk 440 Keluarga Kurang Mampu dan Muallaf

Jum'at, 23 Jul 2021 19:35

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Ketika Nyawa Jadi Tumbal Kebijakan Penguasa di Tengah Wabah

Jum'at, 23 Jul 2021 15:00


MUI

Must Read!
X