Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.995 views

Tiga Langkah agar Ananda Patuh dan Disiplin saat Ramadan

 

Oleh: Umi Diwanti

Dibangunkan Shalat Subuh susah. Habis shalat Subuh tidur lagi. Mandinya entar siangan, sorenya kemagriban. Disuruh Murojaah bilang lelah tapi nonton TV tak pernah jengah. Tambahan ayat pun payah, bawaannya leyeh-leyeh. Apalagi bantu-bantu kerjaan rumah, jawabnya ogah.

Bunda pernah mengalami kejadian seperti di atas? Hal-hal seperti itulah yang akhirnya selalu membuat seorang ibu menjadi super cerewet karena enguras energi bahkan emosi.

Nah bagaimana kalau saat Ramadhan begini? Tentu saja kita berharap tidak banyak energi dan emosi yang terkuras agar amal ibadah yang lain juga bisa lancar dijalankan. Mumpung pahala dilipatgandakan. Tapi jiwa seorang ibu tidak akan bisa mendiamkan anak-anak begitu saja. Lagipula mengarahkan anak-anak untuk berbuat kebaikan juga salah satu kewajiban. Jangan sampai kita bisa banyak ibadah sunah tapi anak tidak maksimal diurusi.

Untuk itu, butuh langkah tertentu agar anak-anak mudah diarahkan tanpa banyak energi dan emosi yang Bunda keluarkan. Anak-anak harus dipahamkan hakikat amal-amal solih yang kita ajarkan. Sebaiknya kita juga memberikan stimulasi pada anak-anak kita. Diantaranya bisa dicoba cara berikut ini.

Pertama, buat kesepakatan dengan anak terkait reward dan punishment (hadiah dan sanksi). Anak-anak secara alamiah masih lebih mudah mengindra sesuatu yang nyata. Meski dosa dan pahala juga tetap harus kita jelaskan, pemberian hadiah dan sanksi yang nyata masih sangat perlu kita sertakan.

Isi kesepakatan itu minimal memuat dua poin besar; daftar amal solih beserta reward yang kita janjikan dan daftar amal salah yang akan dijatuhi sanksi jika mereka melakukan.

Tulislah daftar amal solih yang Bunda ingin ananda melakukannya. Misalnya puasa penuh seharian bagi anak yang sudah cukup usia atau puasa setengah hari bagi ananda yang masih kecil, untuk sekadar latihan. Shalat wajib lima waktu, tarawih, shalat tahajud, shalat duha, tadarus Al-Qur'an, murajaah hafalan, tambahan hafalan, belajar/membaca buku, dll.

Untuk hafalan bisa dinilai berdasar jumlah ayat yang dihafal, semakin banyak semakin besar hadiahnya. Misal 1 ayat 2 ribu rupiah. Maka jika sehari ananda bisa menghafal 5 ayat dia akan dapat 10 ribu. Ini cukup efektif membuat ananda menghabiskan waktunya untuk menambah hafalannya.

Adapun daftar amal salah bisa berisi berkelahi, berkata kasar, berbohong, marah-marah, mandi kesiangan, rebutan mainan, dll. Bunda lah yang paling tahu apa saja aktivitas anak-anak yang biasa sulit dikendalikan. Tuliskan semuanya.

Untuk hadiahnya, yang paling mudah digunakan adalah nominal uang. Besar kecilnya bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan orangtua dan sulit tidaknya ananda melakukannya. Amal yang lebih sulit ditunaikan ananda kita beri nilai lebih tinggi.

Adapun sanksi, kita berikan nilai negatif sebagai pengurang hadiah. Untuk amalan yang biasanya ananda paling susah dicegah bisa diberi sanksi levih besar. Ini akan membuat ananda lebih berusaha keras untuk tidak melakukannya.

Namun untuk menetapkan semua itu kita tetap harus berdiskusi dengan mereka. Sambil terus dijelaskan apa kebaikan dan keburukan dari amal-amal tersebut. Sehingga ananda akan legowo menerima konsekuensi dijalankannya kesepakatan tersebut.

Semakin tinggi kesadaran ananda, adakalanya justru mereka sendiri yang minta agar nominal hadiah dikecilkan dan nominal sanksinya dibesarkan.  "Banyakin aja Mi sanksinya, biar saya semangat gak ngerjain itu lagi."

Masya Allah, ternyata ananda kita juga tidak ingin punya kebiasaan buruk lho, Bund. Tapi mereka juga sadar belum bisa mengendalikan diri sendiri. Sehingga mereka juga senang dan menikmati program ini karena sadar itu untuk kebaikannya sendiri.

Sekali lagi ini bisa terjadi tentu saja karena adanya komunikasi dari hati ke hati dengan buah hati. Meski tidak bisa langsung berhasil, tapi yakinlah Bund setiap manusia itu fitrahnya baik. Apalagi mereka adalah anak-anak kita. Bukankah kita Bundanya juga orang baik, setidaknya selalu berusaha untuk menjadi baik. InsyaAllah nurun lah ya. 

Kedua, hadirkan keinginan kuat akan apa yang menjadi cita-citanya. Ini penting untuk mempertahankan ketertarikan sekaligus keterikatan anak pada kesepakatan yang sudah dibuat. Tanyakan padanya barang apa yang dicita-citakannya.

Ketika uang hadiah program Ramadhan ini bisa untuk mengabulkan keinginannya tadi maka biasanya ananda akan berusaha memenuhi kesepakatan sekuat tenaga. Otomatis Bunda tak perlu banyak tenaga lagi mengarahkan mereka. Karena ananda sudah punya dorongan kuat dari dalam dirinya sendiri. Hal ini juga akan membantu ananda agar hadiah yang didapatnya nanti tidak habis sia-sia.

Ketiga, buat jadwal harian. Selain daftar amal solih dan amal salah beserta hadiah dan sanksinya, jadwal harian ini penting untuk ditulis. Dari bangun tidur sampai tidur kembali. Jadwal kita bersama ananda. Sehingga ananda tahu Bundanya tidak cuma menyuruh ini dan itu untuknya, tapi juga melakukan yang sama bahkan lebih lagi. InsyaAllah jadwal ini juga memudahkan kita mengingatkan ananda dengan kesepakatan yang ada.

"Sudah jam 8 nih, yuk kita lihat sekarang jadwalnya apa."

Biasanya mereka akan bersegera melakukan tanpa kita harus lebih banyak mengarahkan lagi. Alhamdulillah saya sudah melakukan ini sejak tahun lalu dan hasilnya luar biasa. Semoga bisa menginspirasi para Bunda. Ananda bisa lebih mudah diarahkan dan Bunda bisa lebih mudah melakukan amal ibadah lainnya. Memaksimalkan momen Ramadhan sebaik-baiknya.

Jangan lupa selalu berdoa semoga kita diberikan kesabaran dan kecerdasan untuk menghantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak solih solihah, penyejuk mata di dunia dan pemberi syafaat di akhirat. Aamiin ya Robbal alamiin. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X